SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Nasehat Para Keluarga


__ADS_3

Sepasang pengantin itu sedang memainkan ekting nya didepan seluruh keluarga besarnya, pagi ini mereka keluar kamar sambil bergandengan tangan menuju tempat sarapan pagi, tetapi sebelum itu Cavan memberikan briffing terlebih dahulu pada Aileen mengenai apa saja yang harus mereka lakukan dan yang tidak harus dikatakan


" Aileen tunggu...!!!" cegah Cavan begitu Aileen mau nyelonong keluar kamar hotel sendirian


" Kenapa tuan...!!! aku sudah sangat lapar ini... semalem kan melewatkan makan malam gegara kecapean..." sahut Aileen terburu buru


" Kau lupa jika diluar keluarga kita sedang mengumpul dan sarapan pagi... kita harus terlihat mesra didepan mereka...!!"


" Aahhh iya aku lupa... yaudah ayoo tuan cepat...!!" Aileen inisiatif menggandeng tangan Cavan duluan, doi udah kelaperan


" Sebentar...!!"


" Apa lagi tuan...!!"


" Ingat... bersikaplah yang wajar tetapi tetap terlihat mesra dan saling peduli... kalau mereka tanya soal hubungan kita katakan baik baik saja dan kita sudah sering melakukan hubungan suami istri..." briffing Cavan


" Emang mereka bakalan nanyain itu tuan...?? vulgar amat..!!"


" Yahhh siapa tau aja... disana kan banyak para tante tante kan... biasanya mereka yang suka ribet banyak mau tau..."


" Heemmm baiklah...!!! ada lagi...??"


" Tidak ada...!!"


" Oke ayooo kita sarapan aku sudah sangat lapar tuan...!!" Aileen menarik paksa lengan Cavan dan menggandengnya ke tempat makan


" Selamat pagi...!!!" sapa Aileen dengan senyum manis dan seramah mungkin


" Pagi pengantin kita...!!! waaahhh romantis banget sih...." sapa balik para sepupu dan saudara Cavan dengan antusias apalagi melihat mereka datang sambil bergandengan tangan mesra


" Nduk... arep sarapan bareng to...???" tanya saudara Aileen dari Jawa


" Njih bude... badhe sarapan sendamel ( iya bude mau sarapan sekalian...)" jawab Aileen sambil mengambil makanan yang mau dimakan nya


" Eee... kamu mau makan apa...??" tanya Aileen pada Cavan


" Sandwich..." sahut Cavan lalu duduk diantara semua keluarga mereka


" Jeme bule kalu sarapan roti ao... roti ngay telor...( orang bule kalau sarapan roti sama telor)" komen saudara Aileen dari Dusun


" Die dide galak makan nasi Leen...??? ( Suamimu gak suka makan nasi Leen)" tanya mereka lagi

__ADS_1


" Galak wak... ame kalu la sarapan jarang makan nasi..." sahut Aileen


Mereka pun sarapan dengan menu makanan sesuai keinginan mereka masing masing


Setelah sarapan, Aileen dan Cavan dibuat mabok dengan petuah dan nasehat dari masing-masing keluarga


Dari keluarga Cavan menasehati bagaimana Cavan menjadi sosok yang bertanggungjawab, wajib peduli perhatian dan mencintai Istrinya, dia harus merubah sikap kaku dan dingin nya menjadi Care agar Aileen bahagia bersama nya


Dari keluarga Aileen yang dari Jawa memberikan nasihat bagaimana hidup berumah tangga antara suami istri, saling menghormati, menghargai.. bagaimana Cavan harus bersikap dan bagaimana Aileen harus patuh pada suaminya


Dari keluarga Pagaralam memberikan nasihat untuk segera memiliki momongan, jangan menunda lagi toh pernikahan mereka sudah masuk 3 bulan jadi menurut mereka sudah cukup waktu untuk berduaan nya


Semua keluarga malah setuju dengan nasihat keluarga Aileen dari Dusun, mereka semua mendorong Cavan dan Aileen untuk segera memiliki anak, Cavan dan Aileen hanya cengar cengir sambil tersenyum kecut


Tapi jauh dalam lubuk Cavan dia mulai menyadari jika permainan nya ini telah memgutuk jalan nya sendiri, dia terjebak dalam permainan yang dia buat, akan banyak hati yang patah dan hancur ketika mereka mengetahui apa yang sebenarnya terjadi... akan banyak orang yang marah dan kecewa jika tak lama lagi pernikahan yang mereka banggakan ini usai begitu saja


Cavan merasa terjebak, dia mulai gusar dan gundah... akan kah Cavan benar benar ingin melanjutkan pernikahan nya dengan Aileen...??? menambah masa kontrak atau menghapus kontrak itu dan menjadi pernikahan yang sesungguhnya...????


" Kenapa lu diem...??" tanya Geron sepupu Cavan yang melihat Cavan tampak kebingungan


" Its oke gue cuman kelelahan.." jawab Cavan sambil berusaha tersenyum hangat


" Baru juga disuruh cepet punya anak udah bingung gitu muka lu... bukan nya malah bagus kan bikin nya tiap hari..." ledek si Geron


" Hahaha gak usah muna lu... siapa sih yang gak nolak punya istri se **** Aileen...!!!"


Mendengar Geron menyebut Aileen **** membuat Cavan marah


" Lu memperhatikan istri gue...!!! berani sekali... gue colok mata lu ampe buta...!!!" ancam Cavan geram


" Sellow sellow.... "


Aileen malah terkekeh sendirian mendengar pertama kalinya Cavan menggunakan kata lu gue dalam percakapan nya, kenapa terdengarnya cukup fals yaaakk


" Leen... bojo mu wong sugeh... seng ngati ati yo... pinter pinter ngrumat awak... ngrumat penampilan... ben gak ke gudho wedoan neng jobo... saiki kan okeh wedoan seng senengane nggoda bojo ne wong..." ujar bibi Aileen dari Jawa


" Hehe njih bi..." sahut Aileen


" Iyo Leen bojo mu gek sugih, ngganteng... pokoke idaman ne arek arek wedok...dadi kudu seng ati ati lan pinter pinter njogo..." sambung bibi yang lain lagi


" Harus pacak melayani Leen.. pacak masak lemak untuk suami kaba itu... kalu masakan kaba dek lemak pacak die makan di luar..." tambah ayuk ayuk dari Dusun

__ADS_1


" Ao.. tenang bae... aku la dem paham luk mane gawe die dek berkutik hihihi..." sahut Aileen santai


Rasanya telinga Aileen sudah panas sedari tadi mendapatkan wejangan yang gak kelar kelar, andai aja gak menghormati mereka Aileen milih kabur jalan jalan keliling taman hotel supaya dapet udara seger... ketimbang disini mendengarkan ceramahan para orang tua yang tengah membagikan pengalaman mereka


" Sayang... mau kah kamu menemani ku jalan jalan...??" ajak Cavan tiba tiba


Aileen merasa kali ini tuan Cavan cukup peka pada nya, atau mungkin sebenarnya Cavan juga sudah bosen mendengar petuah bijak mereka semua makanya sengaja melarikan diri dengan mengajak Aileen jalan jalan


" Aahh iya... kita kan udah janji mau jalan jalan ke taman hotel..." sahut Aileen antusias


" Ayoo mumpung masih pagi udaranya juga masih segar...!!" Aileen langsung bangkit dan mengajak Cavan, ini kesempatan nya untuk melarikan diri


" Berdua doang gak ngajak ngajak yang lain...??" Bobby sepupu Cavan berkomentar


" Jangan ganggu pengantin baru... atau kalian akan jadi obat nyamuk...!!" sahut Cavan sambil menggandeng Aileen pergi


" Apa kau bosan mendengarkan nasehat mereka...??" tanya Cavan begitu mereka sedang berjalan pelan disekitaran taman


" Bosen banget tuan.. kepala ku mendadak migran..." sahut Aileen sambil duduk disalah satu bangku panjang di taman


" Aku heran mengapa orang orang tua selalu merasa paling berpengalaman dalam rumah tangga... mereka akan memberikan nasehat panjang lebar pada setiap pengantin baru... apa mereka pikir kita ini bodoh...!!" keluh Cavan


" Mungkin menurut mereka kita ini belum berpengalaman tuan... mereka sudah melewati asam garam berumah tangga makanya mereka banyak ngasih nasehat...!!" sahut Aileen menenangkan


" Tapi bukan kah setiap masalah rumah tangga orang berbeda...!!"


" Ya iya sih... tapi yaudahlah niat mereka kan baik supaya kita bisa menjalani rumah tangga kita sudah berbekal nasehat mereka..."


" Apa kah nanti jika aku sudah menjadi orang tua akan menyebalkan seperti mereka...??"


" Gak perlu nunggu tua sekarang aja udah nyebelin...!!!" jawab Aileen seenaknya sendiri


Cavan langsung menoleh kearah Aileen, tetai tiba tiba bayangan tubuh polos dengan lekuk tubuh yang menantang terlintas di pikiran Cavan, punggung mulus nyaris tak ada noda, pinggang ramping sintal membuat Cavan terus terusik dan ingin menggampainya... bahkan seluet bayangan itu yang membuat Cavan harus menuntaskan sesuatu sendirian di kamar mandi pagi tadi


" Ke.. kenapa tuan...??" tanya Aileen takut


" Kau lebih menyebalkan...!!" jawab Cavan singkat, menyebalkan dengan penuh Arti maksud laki laki itu


Bersambung~


Double Up nya yaaaa

__ADS_1


Pokokya wajib Kasih VOTE


Happy Reading


__ADS_2