SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Hari Bahagia


__ADS_3

Pakaian kebaya pengantin berwarna putih sudah Aileen kenakan, riasan sanggul, dan segala asesoris pernikahan adat Jawa serta kembang kantil melati asli sudah bertengger di sanggul nya,


Di kamar lain, Cavan pun sudah siap dengan pakaian pengantin nya, sebentar lagi acara ijab Qobul dilaksanakan, entah kenapa malah hati Cavan cukup deg degan dan gelisah, dia merasa sedikit gugup saat ini, ada sesuatu yang harus dilakukan nya dengan benar, ada hal yang harus diselesaikan nya dengan sakral, sepertinya Cavan lupa kalau pernikahan yang dia lakukan hari ini hanyalah pernikahan kontrak, dia malah merasa ini adalah hal yang sangat berarti dan penting bagi momen nya


Cavan di jemput Lee untuk segera keruang akad, bapak penghulu sudah menunggu nya


" Permisi tuan... anda sudah ditunggu bapak penghulu dan para saksi...." ujar Lee sambil mengetuk kamar rias Cavan


Cavan segera berdiri, rupanya dia agak kesulitan jalan ketika memakai jarik pakaian pernikahan, Lee merasa aneh dengan cara jalan tuan nya


" Lee tunggu...!!! coba kau lihat penampilan ku dulu... apakah sudah rapi sudah bagus...???" tanya Cavan menyuruh Lee memperhatikan baik baik penampilan nya


Lee malah merasa bingung, bukan nya tuan Cavan hanya melakukan pernikahan kontrak tapi kenapa sikap nya malah kaya orang yang benar benar serius menjalankan pernikahan... Aahh tapi Lee gak mau sok tau, mungkin tuan Cavan hanya tidak mau penampilan nya kurang menarik takut menjatuhkan ketampanan dan karisma nya


" Sudah bagus tuan..." sahut Lee setelah pura pura memperhatikan, padahal doi lagi berkomentar soal sikap Cavan tadi


" Coba perhatikan baik baik Lee... ini jarik yang ku pakai... lalu baju yang ku kenakan...blangkon nya sudah pas atau belum... assesoris lain... ini bunga melatinya ada yang hilang gak....!!!!" tanya Cavan detail, menyuruh Lee untuk melihat dengan teliti


Sangking polos nya Lee dia malah beneran memperhatikan tiap helai bunga melati yang dikalungkan di leher Cavan


" Tidak ada tuan... semua sudah rapi... sudah sesuai adat yang diinginkan.."


" Oke aku percaya pada mu... ayooo kita segera keluar...." jawab Cavan sembari berjalan duluan meninggalkan Lee yang masih bengong


" Katanya nikah bohongan... kenapa sedetail itu nilai penampilan nya...!!!" gerutunya lirih


Cavan duduk di depan meja putih dengan empat kursi, di depan nya ada bapak penghulu, lalu bapak Suhaimin bapak Aileen, tuan Mallory beserta nyonya, tak lama Aileen datang bersama ibu nya dan satu perias pengantin mendudukkan Aileen di kursi sebelah Cavan


Cavan menatap Aileen pangling, gadis yang biasanya polosan tanpa make up dengan pakaian yang cenderung tomboy itu hari ini terlihat sangat anggun dan cantik, wajahnya yang memang lebih berdominan Jawa, hari ini terlihat seperti Nyimas Sekartaji, anggun, cantik dan mempesona, Cavan menatapnya sampai tak berkedip sedikit pun


" Eeehmmm....!!! bagaimana apa acara ijab Qobulnya bisa kita mulai... sepertinya mempelai laki laki sudah tidak sabar sedari tadi calon istrinya di tatap terus tanpa kedip...." ujar bapak penghulu mengomentari sikap Cavan yang kesengsem dengan Aileen


Semua orang yang ada diruangan itu tertawa, termasuk Lee yang merasa tuan nya memang terpesona dengan kecantikan Aileen, hari ini Aileen memang sangat cantik dan manglingi


Cavan yang gengsi langsung membuang muka, kembali dengan wajah jutek nya yang super dingin


" Ahhh kau ini... semalam saja kau banyak gaya sok gak peduli... hari inu belum apa apa udah ditatap terus tanpa kedip...!!!" komen tuan Mallory meledek anak lelaki nya, membuat Cavan makin kesal, gengsi di depan Aileen


" Nona Aileen terlihat cantik ya tuan... manglingi... udah kaya putri putri Keraton Jawa aja..." Lee ikutan meledek Cavan dengan cengengesan


Seketika Lee langsung di berikan tatapan membunuh dari Cavan, tatapan mengerikan yang langsung membuat nyali Lee ciut

__ADS_1


" Baiklah langsung kita mulai saja ya ijab Qobul ini... maaf mempelai laki laki silahkan jabat tangan saya..." ujar bapak penghulu memulai acara sakral ini


Acara berjalan dengan lancar, bahkan Cavan juga sangat lancar mengucapkan ikrar sumpah pernikahan nya, Aileen menatap Cavan dengan hati yang campur aduk ketika Cavan mengucapkan ijab qobulnya, semua berakhir ketika semua saksi mengucapkan kata


SAAAAHHHH


Mulai hari ini dan sampai batas waktu yang ditentukan, Aileen sudah resmi menjadi istri Cavan Mallory, dan mulai hari ini dia akan menjalani sebuah pernikahan kontrak, pernikahan palsu, dan mulai hari ini Aileen sudah memulai membuat kekecewaan pada kedua orang tuanya, mempermainkan kesakralan sebuah janji pernikahan, tak terasa Aileen menangis merasakan tekanan demi tekanan yang membuat sesal di hatinya


Cavan menatap Aileen yang sedang menangis, menarik paksa tangan nya dan memasukkan cincin pernikahan di jari manis Aileen dan begitupun sebaliknya, lalu Cavan mencium kening Aileen dengan amat sangat terpaksa


Setelah ditutup dengab doa keselamatan dan keberkahan, selanjutnya Aileen dan Cavan berjalan menuju ke tempat pelaminan dituntun oleh si dukun manten dan si tukang rias yang mereka sewa untuk memandu semua acara pernikahan sakral ini, yang tentu nya mereka adalah orang Jawa asli yang sangat menjunjung adat pernikahan Jawa


Mereka mengusung dekorasi joglo Jogja dengan di depan nya dihiasi dua janur yang sudah di anyam menjadi sepasang Kembar Mayang , di samping nya dan dibeberapa dinding dihiasi bunga bunga yang indah dan cantik, sangat Jawani sekali


Pertama Aileen disuruh mencuci kaki Cavan dengan air bunga setaman yang di taruh di dalam kendi antik, lalu setelah itu saling kembar kembang kantil dan pandan, kemudian menginjak telur, dengan kaki Aileen di bawah dan Cavan diatasnya sampai si telur pecah, setelah itu menanam padi di sekitar tanah yang sudah terlebih dahulu dilubangi dengan alu


Sedang kedua orang tua Aileen sedang bersiap siap memecahakan kendi yang berisi berbagai makanan dapur yang masih mentah, dengan cara di di coblos sebuah alu hingga pecah, baru setelah itu kedua mempelai di suruh sungkeman dengan keempat orang tua mempelai secara bergantian


" Aku restui kaba anak ku... semoga jadi keluarge yang bahagia... Sakinah Mawadah Warohmah... bapang doakan hidup kalian bahagia, lemak dan semoga pilihan kaba ini adalah pilihan yang tepat... yang pacak jadi pengganti bapang jaga kaba... menuntun kaba menjadi lebih baik aghi...." ucap Bapak ketika Aileen meminta restu


Mendengar kata kata bapak Aileen langsung berhambur memeluk laki laki cinta pertama nya sembari menangis, ada rasa sesek dan bersalah ketika mendengar harapan bapak barusan, Aileen semakin merasa berat telah mempermainkan kedua orang tua nya


" Dem jangan nangis... ini adalah hari bahagia mu nak....kaba harus cantik...." bapak sebenernya berat melepas anak gadisnya menikah dengan laki laki pilihan nya sendiri, tapi mau gimana lagi, anak gadisnya sudah dewasa, sudah waktunya membina kehidupan nya sendiri


Cavan hanya diam, ini adalah permintaan yang sangat berat, bertolakan dengan rencana sebenarnya, tapi dia juga tak bisa membantah atau semuanya akan berantakan


" Bu...." panggil Aileen sambil sungkem di pangkuan ibu nya, ibu langsung ikut menangis, suasana yang sangat haru dan menyesakkan dada memang


" Ibu restui kamu nduk.. jadi istri yang baik ya... patuh dengan suami... jadi ibu yang bisa mendidik anak anak mu kelak.... jangan lagi jadi pembangkang... ingat statusmu sekarang adalah istri...." pesan ibu menasehati Aileen


" Doain Aileen ya buk..."


" Pasti nduk... restu ibu sama bapak selalu menyertai langkah mu..."


" Cavan.... jadilah suami yang baik... yang bisa menjaga istrimu... jangan pernah sakiti istrimu dan rubahlah sedikit sifat angkuh mu itu..." pesan nyonya Mallory saat Cavan sungkem di pangkuan nya


" Kalau kamu menyakiti istrimu berarti kamu menyakiti mama...!!!" lanjut nyonya Mallory memberi penegasan pada anak lelakinya


" Apa mama menyukai nya...???" tanya Cavan


" Tentu....!!! Aileen adalah menantu idaman mama... jadi kau harus jaga dia baik baik...!!!"

__ADS_1


Makin rumit, Cavan merasa bakalan makin terjebak dalam permainan nya sendiri


" Tolong jaga anak ku... aku sudah serahkan die pada mu... jangan sakiti die apalagi kau berani permainkan die..." pinta bapak Suhaimin ketika Cavan sungkem pada nya, tenggorokan Cavan terasa tercekat kata kata bapak mertua nya sangat menohok dan sinis, seolah memang tak percaya dengan Cavan


" Tidak perlu kau berjanji nga aku... cukup buktikan bae...!!!"


" Cepet kasih mama dan papa cucu ya sayang...." begitulah celetukan permintaan nyonya Mallory pada Aileen saat Aileen sungkem dengan nya


Aileen hanya meringis bingung, benar benar akan terjadi huru hara besar dan menyakiti hati orang tua ketika waktu itu tiba, waktu dimana Aileen harus melepaskan pernikahan kontrak ini, Ahhhh semua semakin terasa menyakitkan


Acara hampir di penghujung, Cukup sederhana dan simple memang karena tidak semua adat Jawa yang mereka digunakan, sesuai request Cavan, acara di selenggarakan sederhana saja, yang penting keinginan mereka untuk memakai adat Jawa masih di laksanakan


Adat selanjutnya adalah kedua mempelai ikut memegangi tumpeng nasi kuning dan ingkung, lalu mereka disuruh saling tarik ingkung hingga terbelah menjadi dua, yang kemudian daging nya mereka ambil sedikit untuk disuapkan ke pasangan masing masing


Disini Aileen gantian grogi, ketika dia harus bertatapan langsung dengan Cavan, menatap mata kedung laki laki itu sedang tangan nya bergerak menyuapi laki laki itu, kemudian si balas dengan Cavan yang juga menyuapinya, tangan Aileen tiba tiba gemeteran, jantung nya terpacu tanpa kendali


Cavan hanya cuek, dia hanya berusaha mengikuti prosedur adat yang digunakan tanpa mau ribet agar semua cepat selesai, meskipun dalam hatinya sebenernya dia sangat mengikuti dengan patuh segala serangkaian adat yang mereka lakukan, Cavan seakan sangat menghormati dan mematuhi adat yang mereka gunakan, agar semua lebih terkesab sakral tanpa kecacatan


Lee menatap tuan nya yang sangat menikmati serangakaian prosesi pernikahan nya jadi makin bingung, benar benar diluar ekspetasi nya, dia pikir tuan Cavan bakalan banyak melakukan kesalahan karena tak serius, taoi nyatanya... tuan Cavan malah mengikuti nya dengan sangat baik


Aileen yang gugup dan dag dig dug jadi salting tatkala meminum minuman yang Cavan suapkan, membuat dia tersedak dan batuk batuk


Uuuhhhuuukkk uhhuuukkkk


Cavan langsung sigap mengusap sisa air dipipi Aileen, membuat Aileen terdiam menatapnya bahkan pak Suhaimin ikut menatapnya dengan heran


" Kalau kau minum saja sudah grogi bagaimana setiap hari hidup dengan ku....!!!" komen Cavan memprotes


Aileen hanya diam dengan tatapan bingung


Bersambung~


Haiiii haiii


Untuk Novel Aileen dan tuan Cavan si Mafia tampan, Author memang agak lama dikit Up nya ya Readers


Sebab Author masih pengen focus di Cinta Tanpa Status dan PE Teacher Is My Husband


Jadi harap bersabar yaaahhhh


Kalau kangen author bisa mampir di novel author yang lain yaahhh hihihiii

__ADS_1


Jangan lupa kasig Vote yang banyak biar makin cemungut Up nya


Happy Valentine and Happy Reading....


__ADS_2