
Semua berjalan kembali seperti biasa, Aileen kembali bekerja di perusahaan seperti biasanya meskipun memang lima bodyguardnya tetap setia mendampingi nya
" Leen.. kamu itu sebenarnya disini itu siapa sih...!!" tanya Vanya rada sinis
" Ngapa..??" tanya balik Aileen cuek
" Lu karyawan yang kerja nya gak jelas di bagian apa... tapi lu dapet fasilitas bodyguard bahkan nyampe lima...!!"
" Eeehh kalian gak pada ngliat video yang beredar apa...?? mungkin aja si Aileen ini simpanan nya tuan Cavan... yah semacam Gundik gitu kalau jaman kerajaan...gak mungkin kan tuan Cavan mau nikahin modelan kek dia... nona Jovanca aja ditolak..." Egita nyinyir, mulutnya pedes banget kek bon cabe level 30
Aileen terkekeh menanghapin nyinyiran mereka, doi selow dan santai aja ngadepin nya
" Kenapa sih kalian itu hobby banget ngurusin hidup orang..." sahut Aileen
" Lu pinter cari muka kayaknya yahh... makanya tuan Cavan ampe percaya banget sama lu...!!" Dion ikut nimbrung, cowok mulut lemes ini seenak jidat kalau ngomong
" Muka gue udah cantik, manis imut lucu ngapain pakai cari muka lagi..." ejek Aileen
" Kalian semua inget kan waktu Aileen mergokin pak Roger, terus OB yang katanya mata mata musuh tuan CEO.. terus kemarin soal produk...ngapain sih lu sok jadi pahlawan gitu...!!"
" Tandanya gue punya loyalitas sama perusahaan.. apa yang gue lakuin menguntungkan perusahaan makanya tuan Cavan baek ama gue terus ngasih gue fasilitas lebih..." jawab Aileen cuek
" Daripada kalian hobby nyinyir...gak ngelakuin apapun... kerja ala kadar yang penting udah gugurin kewajiban... kapan ada tambahan kerja dikit yang sekiranya gak ada di perjanjian ngeluh... protes... gimana mau jadi karyawan kesayangan..."
" Satu lagi ya... kayaknya jadi gundik CEO cukup berkelas lhooohh.. daripada sekedar nyinyir dan ngrendahin orang..."
Semua langsung kicep di speak sama Aileen, emang kelakuan orang jaman sekarang kapan ada rekan kerja yang bagus dapat reward bukan nya termotivasi malah di nyinyirin... hatinya terlalu jelek... berfighter tapi fighter yang hanya ingin saling menjatuhkan
" Blagu banget sih lu...!!! paling nanti kalau udah dibuang sama CEO ya nangis dipojokan sambil gigit jari...!!" bentak Egita marah, gak terima dikatain Aileen
" Diihh nyolot...!!! kalaupun nanti gue dibuang... setidaknya sekarang gue udah menikmati apa yang lu belum pernah rasain... paling cuman ngimpi doank..." cibir Aileen gak kalah pedes kayaknya nih level 50 hihihihi
" Oke gue cabut dulu ya mau cari muka yang lebih banyak lagi... biar kalian makin panas... bye..." ejek Aileen sengaja memanas manasi mereka sambil melambaikan tangan
Entah apa umpatan dan srapah mereka pada Aileen, gadis itu tak memperdulikan nya lagi
" Nona... apa kami perlu memberikan mereka penegasan... agar mereka bisa lebih sopan bicara pada Anda...!!" ujar Alexa yang merasa geram dengan sikap para tukang nyinyir tadi, sebagai bodyguard Aileen tentunya mereka harus siaga pada siapa saja yang mengganggu nona nya
" Tak perlu Alexa... jangan buang energi mu untuk hal yang tidak penting..." jawab Aileen melarang
__ADS_1
" Tapi mereka sudah kurang ajar dengan anda nona..."
" Biarlah... mereka bukan kamu yang paham arti tugas dan tanggungjawab... mereka kan tau nya kerja harus sesuai dengan gaji kalau bisa malah kerja dikit gaji besar... gak mau rugi..."
" Oya yang lain dimana...??" tanya Aileen menanyakan 4 bodyguard nya yang lain
" Diluar nona... mereka sedang berjaga jaga di luar..."
" Hemm baiklah... aku mau ke ruangan tuan Cavan kau bisa menunggu ku disini saja..."
" Baik nona..."
***
Aileen terdiam merenung di kamar, di benaknya saat ini banyak pertanyaan yang masih belum menemukan jawaban
Mulai dari dia yang selalu bertanya siapa senenarnya tuan Cavan...!!! apa yang sudah tuan Cavan lakukan sampai Mr X menaruh dendam sebesar itu padanya, apa yang terjadi... apa arti semua ini...
Aileen mengusap kasar wajahnya, sejak pertemuan nya dengan Mr X kemarin... hatinya semakin gusar, dia merasa harus tau siapa tuan Cavan sebenarnya
" Tapi... jika aku mengetahui siapa tuan Cavan sebenarnya... andai itu di luar apa yang ku pikirkan... apa tidak membuat ku kecewa...??? ingat Aileen... lu disini hanya menjalankan sebuah tugas... menjadi istri kontrak nya sampai waktu yang sudah di tentukan..."
" Eeehh bentar bentar...!!! tapi kan selama ini pernikahan kita itu disembunyikan... bersifat rahasia... lalu ngapain gue berusaha berekting kalau dia laki laki yang baik bertanggungjawab pada istri...!!! bukan nya awal tuan Cavan membuat perjanjian kontrak nikah hanya karena dia mau menghindari perjodohan dengan nona Jo... sekarang kan tuan Mallory sudah memberi restu atas pernikahan kita...aahhh gue jadi bingung sih...!!!"
" Gue harus tanya tuan Cavan nih... kalau sekiranya gak ada lagi yang perlu di lakukan mendingan diakhiri aja kontrak pernikahan ini..."
Aileen bergegas keluar kamar, dia menghampiri kamar Cavan, sepertinya kegabutan Aileen kali ini membuatnya ingin menanyakan lagi soal status nikah kontrak mereka
Thoookkk tookkk
" Permisi tuan..."
Tak ada sahutan, Aileen mengetuk pintu nya sekali lagi
" Tuan... anda belum tidur kan... tumben banget jam segini udah tidur..." tetep gak ada sahutan, Akhirnya Aileen memberanikan diri untuk membuka sedikit membuat celah untuk mengintip, tapi sepertinya Cavan tak ada dikamar nya
" Gak ada...!!! apa diruang kerja nya yahh...!!!" gumam nya pelan
" Ngapain sih laki laki satu itu siang malam pikiran nya cuman kerja... iya sih jadi pengusaha sukses termuda... tapi hidupnya jadi gak asyik... terlalu kaku.. dingin.. jutek... gak ada woles wolesnya..."
__ADS_1
" Aku merasa Mr X sempat membicarakan sesuatu pada Aileen... mungkin dia membocorkan sebuah rahasia tentang identitas ku... kau harus selidiki dan pastikan itu..." suara tuan Cavan yang sedang berbicara pada Benni dan Veronca
Mendengar namanya disebut, Aileen pasang kuping kali ini doi mau nguping pembicaraan tuan Cavan
" Aileen cukup cerdas dan jeli... kau lihat sendiri bukan... bagaimana rapi nya dia menyusun rencana.. aku yakin apa yang dia lakukan sampai dia berani datang dan disekap oleh Tiger Dark pasti ada tujuan tertentu... jika Mr X terbongkar rahasia nya maka identitas ku juga akan terbongkar..." lanjut Cavan
" Waiitt...!!! tuan Cavan perasaan gak pakai topeng kayak Mr X... tapi kenapa dia bilang identitas rahasia nya terbongkar...!!!" gumam Aileen bingung
" Gue makin pinisirin apa yang tuan Cavan lakukan sebenarnya... jangan jangan dia melakukan bisnis gelap alias ilegal lagi..." tebak nya seenak jidat
" Lalu bagaimana dengan laki laki bernama Azmi tuan... apakah kami harus tetap mengawasinya... kami takut dia akan membahayakan nona Aileen..." tanya Benni
" Kalian cukup pantau apapun yang Aileen lakukan... aku yakin cepat atau lambat Aileen akan menemui laki laki itu..."
" Baik tuan... kami akan laksanakan perintah tuan dengan baik..." jawab Benni dan Veronca serempak
" Tuan aku boleh masuk kan... " Aileen main nongol didepan pintu
" Kau belum tidur...??? kau mencari ku rupanya..." sahut Cavan dibuat semanis dan selembut mungkin
" Anda tidak ada dikamar makanya aku mencarinya kemari... apa sedang membicarakan hal penting...??"
" Tak ada...!!! sudah selesai..." Cavan memberikan kode pada dua bodyguard itu untuk segera pergi meninggalkan ruangan nya,
" Kami permisi tuan..."
" Ada apa kau mencari ku...!!!" tanya Cavan setelah Benni dan Veronca pergi
" Ada hal yang ingin aku bicarakan pada tuan..." Aileen langsung duduk di kursi depan Cavan
" Katakan..."
" Ini soal pernikahan kita tuan..."
Bersambung~
Jangan lupa VOTE yang banyak yaaa
Happy Reading...
__ADS_1