
Assisten Lee terlihat panik melihat Alexa kembali kritis, bahkan sejak datang ke klinik dia terus berdiri didepan pintu ruangan rawat Alexa sembari menatap gadis itu dari balik kaca, memperhatikan apapun yang dokter upayakan untuk menyelamatkan gadis itu
Davin memperhatikan sahabat nya dengan serius, lelaki yang sangat kasihan nasib nya, menyandang status jomblo terakut hampir separuh hidupnya dia habiskan sendiri, terus terbebani tugas tugas dari tuan Cavan yang hampir kadang membuat nya seperti zombie
Baru kali ini mata kaku itu menatap seorang wanita dengan tatapan penuh kasih dan cinta yang tak bisa dia jelaskan
" Gue tau lu khawatir... tapi bisakan lu duduk... gue takut lu varises..." Goda Davin sambil menepuk pundak Lee
" Kau terlalu sok tau lelaki kadal...!!" sungut Lee langsung duduk meninggalkan Davin yang tersenyum mengejek nya, lelaki macam Davin jelas paham betul gestur laki laki yang sedang dilanda kasmaran pada wanita
" Jangan berani ngeles sama gue... lu tau kan gue pakar penakluk wanita...jadi gue kenal betul sikap laki laki kalau lagi jatuh cinta..."
" Bisakah kau diam...!! atau mulut mu aku sumpal...!!! kau tidak prihatin teman teman kita sedang berjuang hidup dan mati...!!!"
" Hahahaha... naif lu...!!! Davin kok di kibulin...udah ketebak...!! lu naksir Alexa kan...!!! hahaha sepertinya predikat jomblo akut sudah mau lu lepas... udah bosen mengering tanpa sentuhan wanita...!!"
" Mulut lu banyak omong...!!! lebih baik kau diam sebelum gue sumpal dengan tissue kamar mandi klinik...!!" ancam Lee sensi, si Davin bikin Lee salting ketahuan
" Hehe sellow sellow... orang kalau lagi kasmaran emang hobbi nya marah marah... kayak wanita lagi datang bulan...!!!"
Dokter yang menangani Benni keluar, wajahnya terlihat kelelahan, Davin segera berlari menghampirinya
" Dokter bagaimana keadaan sodara kami...??" tanya Davin langsung
" Bersyukurlah... dia sudah melewati masa kritisnya... dia akan segera sadar..." jawab Dokter dengan wajah lega kelelahan
" Ohhh My God thank you..." jawab Davin pelan
" Tetapi biarkan dia beristirahat jangan dulu di ganggu..." saran Dokter
" Baik dok terimakasih..."
" Benni sudah berhasil melewati masa kritis nya tinggal menunggu dia sadar... setidaknya hal buruk sudah berhasil dia lalui..." Davin mengabarkan pada Lee
Assisten Lee melirik Alexa yang masih terbaring memperjuangkan antara hidup dan mati di dalam sana
" Aku harap kau baik baik saja... kau bisa melewati masa kritis ini...aku disini menghawatirkan mu...!!" ucap batin nya tulus
Dari lorong masuk terlihat Aileen datang tergopoh gopoh di papah Cavan, langkah Aileen cukup berat terlihat kondisinya masih lemah
" Assisten Lee... tuan Davin bagaiamana kondisi Veronca... Romer..Arganta... Benni dan Alexa...!!" tanya Aileen menyebutkan semua nama Bodyguard nya
" Nona Aileen... anda belum pulih... mengapa anda datang kemari... anda harus beristirahat nona..." ujar Davin menghawatirkan Aileen
__ADS_1
" Aku sudah baik baik saja... aku harus memastikan kondisi mereka.. mereka terluka karena menjaga ku... aku tak mungkin berdiam diri sedang mereka terluka parah..."
" Tenangkan dirimu nona... Romer, Veronca dan Arganta baik baik saja... mereka sudah berada diruang perawatan... kondisi mereka juga sudah stabil..." Assisten Lee memberikan penjelasan pada Aileen agar gadis itu tenang
" Benni sudah berhasil melewati masa kritisnya... dia akan segera siuman..."
" Alexa...!!! Alex mana Assisten Lee... terakhir aku lihat dia di benturkan ke dinding oleh anak buah Tiger Dark... dia sempat adu berantem dengan tiga orang yang menyerangnya..." tanya Aileen semakin panik, ketika Assisten Lee tidak menyebut nama Alexa itu artinya gadis itu tidak baik baik saja
" Aileen... aku mengijinkan mu menjenguk mereka karena kau sudah janji pada ku akan tenang... kau juga harus pikirkan kondisi mu.." Cavan berusaha menenangkan Aileen
" Tapi tuan... lihatlah Alexa... dia bahkan rela mengorbankan dirinya demi melindungi ku tuan... aku.. aku gak bisa melihat nya seperti ini...ini salah ku tuan... aku tidak bisa menjaga diriku dengan baik... aku membuat mereka semua celaka...!!"
Cavan kembali memeluk Aileen, andai ada orang yang harus disalahkan dalam masalah ini tentu orang itu adalah dirinya... semua berawal Dari Cavan dengan musuh musuhnya.. termasuk Jovanca wanita yang telah dia sakiti hatinya...
Mereka semua dan Aileen adalah korban... musuh menggunakan mereka untuk melumpuhkan Cavan
" Tenang lah... jangan menyalahkan dirimu sendiri... pikirkan kondisi mu... kau juga belum pulih Aileen..."
" Aku gak tega melihat mereka tuan... aku merasa bersalah... karena aku mereka seperti ini... kenapa gak aku aja yang sakit jangan orang orang baik seperti mereka... hiks hiks hiks..."
" Kita berdoa saja semoga Alexa segera melewati masa kritis nya..."
Cavan bisa merasakan betapa baik dan tulusnya hati Aileen, seharusnya Aileen tau mereka adalah para bodyguard yang sudah pasti akan menjaga dan melindungi tuan nya walaupun nyawa menjadi taruhan itu sudah bagian dari resiko pekerjaan, namun tidak bagi Aileen... dia tetap merasa mereka bagaikan para pahlawan yang sudah rela mengorbankan dirinya hanya demi melindungi Aileen, dan Jika terjadi sesuatu yang buruk pada Alexa maka Aileen akan terus menyalahkan dirinya sendiri
" Nona Aileen... syukurlah anda sudah bersama tuan Cavan... maafkan kami nona kami tidak bisa menjaga anda dengan baik... kami terlalu ceroboh..." ujar Veronca menyalahkan dirinya sendiri
" Apa yang terjadi pada anda nona mengapa anda luka luka seperti ini... lalu nyonya besar bagaimana...??? sungguh kami tak punya muka lagi bertemu tuan besar dan juga nyonya..." Romer ikut menyalahkan diri
" Jangan salah kan diri kalian... kalian sudah menjalankan tugas kalian dengan baik... buktinya kalian rela mengorbankan diri kalian demi menjaga ku... kalian lihat Alexa dia sampai berjuang antara hidup dan mati demi aku...!!! nyonya baik baik saja dia sudah dirumah... dan luka ku ini hanya luka kecil tak usah kalian pikirkan... justru pikirkan lah kesehatan kalian..."
" Kalian baru saja tertusuk dan sekarat...!!"
" Sudahlah sebaiknya kalian balik istirahat....biarkan nona Kalian tenang dulu..." suruh Cavan
" Baik tuan... sekali lagi kami minta maaf..." sahut Romer, lalu mereka kembali ke kamar rawat nya
Davin masuk ke ruang rawat Benni, kata dokter Benni sudah siuman dari kritisnya, Assisten Lee tetap diam di depan kaca ruangan Alexa, menatap gadis itu dengan parau...
Aileen duduk bersandar di bahu Cavan, kondisinya masih sangat lemah, tapi dia memaksa untuk datang ke klinik melihat kondisi para bodyguard nya
" Kau harus istirahat Aileen... jika kau tak mau kembali ke rumah sakit... aku akan menyiapkan kamar untuk mu beristirahat disini... kau pulihkan dulu dirimu baru pikirkan orang lain..." pinta Cavan
" Benar nona... luka luka anda juga masih cukup parah... saya akan meminta suster untuk menyiapkan kamar agar anda bisa istirahat..." timpal Lee
__ADS_1
" Aku baik baik aja... aku gak papa..."
" Sudahlah jangan membantah...menurutlah dengan ku..."
Aileen akhirnya menurut apa yang diperintahkan Cavan, setelah Assisten Lee menyiapkan kamar untuk nya, Aileen ngikut aja dibawa Cavan untuk beristirahat
" Berjanjilah pada ku Aileen... jangan lagi bersikap konyol tanpa memperhitungkan kesehatan mu... kau harus segera pulih... keadaan diluar sana masih belum aman... aku tidak bisa membiarkan mu seperti ini..." pinta Cavan dengan nada lembut, suara yang amat sangat merdu bagi Aileen
" Aku baik baik saja tuan... percayalah... aku kuat..." sahut Aileen memaksakan untuk tersenyum se manis mungkin
" Tuan... Alexa sudah siuman..." lapor Davin
" Aku ingin melihat nya tuan... aku harus memastikan Alexa baik baik saja...!!!"
" Tenang Aileen... aku baru saja menyuruh mu istirahat...!! disana sudah ada Assisten Lee dan Davin... kau tenang lah...!!"
" Alexa pengawal yang baik... dia sangat baik dan tulus menjalankan tugasnya... aku gak mau kalau terjadi sesuatu dengan nya karena ku..."
" Oke... aku akan membawa mu menemui dia... tapi kau harus ingat pikirkan kesehatan mu juga..."
" Iya tuan... percayalah...."
Cavan akhirnya membawa Aileen kembali ke ruang rawat Alexa, gadis itu masih tergeletak lemas meski dia sudah terbangun dari kritisnya, melihat Aileen datang Alexa langsung tersenyum
" Anda baik baik saja nona...??"
" Alexa... bahkan dalam keadaan seperti inj kau masih memikirkan ku...!!! berjanjilah Alexa kau harus sembuh...ada Assisten Lee yang sangat menghawatirkan mu..."
Celetukan Aileen sontak membuat semua yang ada diruangan itu menatap Aileen, mengapa disaat lagi suasana haru dia tetap saja membongkar rahasia Lee
" Sedari tadi wajah nya panik kayaknya udah mau nangis kalau gak malu diketawain tuan Davin..."
" Nona Aileen... jangan menceritakan sesuatu yang tidak ada bukti...!!" protes Lee kesal namun dia takut pada Cavan jika harus memarahi Aileen, yang main ceplas ceplos membuatnya salting
" Bener kan tuan Davin...!!" Aileen malah menyeret Davin
" Ee... i.. iya...nona..." jawab Davin terpaksahh
Lee makin salting, wajahnya memerah mirip kepiting rebus, dia benar benar mati kutu dihadapan Alexa
Bersambung~
Jangan lupa bantu VOTE ya gengs
__ADS_1
Happy Reading...