SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Nambah Lagi Lagi dan Lagi


__ADS_3

Seharian ini mereka tak pergi kemana mana, rencana mau meng eksplor Karimunjawa dengan pantai dan laut yang biru indah nyatanya mereka hanya diam di kamar, sepertinya tenaga nya habis terkuras dengan pendakian panjang Cavan malam dan diulangi pagi tadi


" Kau tak lapar Aileen...??" tanya Cavan setelah lelah berkutat dengan layar laptopnya, nyatanya Cavan masih tetap disibukan dengan segala pekerjaan nya itu


" Lumayan..." sahut Aileen yang sepertinya sudah mulai boring tiduran rebahan gak jelas, tapi apa daya tenaga nya sudah habis terkuras mengimbangi permainan Cavan yang cukup ganas itu


" Mau makan apa...??"


" Bukan nya tu..eeh kamu janji mau ngajak aku keliling Karimun...??" tanya Aileen balik menagih janji Cavan


" Hari sudah sore besok saja jika mau keliling Pulau Karimunjawa..." sahut Cavan


" Aku pesen steak wagyu mau...??" tawar Cavan lagi


" Boleh lah.. pakai nasi ya..."


" Pakai nasi...??" tanya Cavan dengan wajah bingung, Aileen mengangguk yakin


" Bukan kah devinisi makan harus ada nasi...?? kalau cuman daging tok ya sayang atuh tuan Cavan.... itu namanya bukan makan tapi ngemil..."


" Ya... tapi steak wagyu sudah cukup Aileen... apalagi ditambahi sayuran juga ada wortel, kentang, kacang bukan kah kentang juga karbo...!!"


" Tuan... aku ini orang Indonesia asli... gak akan kenyang kalau makan gak ada nasi... lagi pula tenaga ku habis terkuras tak ada sisanya lagi... jadi nasilah sumber energi...!!"


Cavan hanya terheran heran, bukan kah biasanya dia makan steak saja sudah kenyang... sama artinya dengan makan tetapi mengapa Aileen merasa makan harus dengan nasi....


" Oke baiklah.. aku akan turun memesan ke chef kita tunggulah disini...!!"


Cavan segera pergi menuju dapur, Aileen merenggangkan otot otot tegang nya berjalan pelan menuju balkon kamar menikmati pemandangan sore hari yang nampak cantik


Rupanya hari sudah kembali sore, ternyata seharian ini Aileen dan Cavan hanya tiduran di kamar tanpa bergeming kemana pun, mereka benar benar sedang menikmati tumbuhnya cinta dengan tiba tiba, membiarkan akar akar nya menjalar menguat di relung hati yang terdalam


Bercak jingga kemerahan diujung barat mulai nampak, berada di sekitaran laut memang tampak menakjubkan ketika pagi dan sore tiba, bahkan kilauan air laut yang biru mulai tampak bergemerlap terkena pantulan cahaya senja... suasana yang syahdu dan romantis


" Gue benar benar telah sepenuhnya menjadi milik nya... mahkota yang gue jaga selama ini dengan baik akhirnya dengan sukarela gue serahkan padanya... Ya Tuhan semoga ini bukan langkah yang salah... Cavan benar benar sungguh sungguh mencintai ku... bukan hanya sekedar basa basi manis ketika ingin memiliki tubuh ku...!!" gumam Aileen masih dengan segala keraguan nya


" Apakah setelah ini gue beneran akan menjalani kehidupan berumah tangga dengan nya...??? melahirkan anak anak nya...?? aahh mengapa tampak canggung sekali...!!!"


Aileen menghela nafas panjangnya, mencoba tenang dan menata hatinya, sepertinya ada banyak hal yang akan berubah pada kehidupan nya setelah ini, dia harus bisa membiasakan diri ada Cavan disetiap langkahnya,


Aahh lelaki menyebalkan itu, boss jutek si kulkas dua belas pintu apakah Aileen akan sanggup menghadapi sifat dingin dan menyebalkan nya...??? ini berlaku seumur hidup lhooo


" Aileen...!!" panggil Cavan membuyarkan lamunan Aileen


" Sedang apa kau disini...??"


" Lihatlah... senja di laut nyatanya sangat menakjubkan... suasana syahdu yang begitu cantik..." tunjuk Aileen


" Apa kau menyukai nya...??" tanya Cavan sembari mendekat dan mendekap Aileen dari belakang, tubuh mungil ini sepertinya akan menjadi bagian dari candu untuk Cavan


" Sangat menyukai nya..."

__ADS_1


" Bagaimana jika kita tinggal disini saja...??" ajak Cavan


Aileen membalikkan badan menatap Cavan serius


" Kamu serius mau tinggal dan menetap disini...??" tanya Aileen, Cavan mengangguk


" Kenapa...?? kamu takut jauh dari mana mana.. segala kebutuhan mu tak tercukupi... kau lupa jika suami mu ini adalah Cavan Mallory yang bisa melakukan apa saja di dunia ini...!!!"


" Bukan itu... aku percaya uang mu akan mampu membeli apapun kebutuhan ku... tapi coba kamu pikir kita hidup di pulau tanpa tetangga... dikelilingi laut lepas... apa kamu gak ngerasa parno atau ngeri kalau kalau tiba tiba ada tsunami kita mau melarikan diri kemana...??? renang pun jika mengarungi laut seluas ini keburu pingsan di jalan...!!!"


" Belum lagi jauh dari ibu sama bapak... gimana kalau mereka mau ketemu kita... naik kapal butuh waktu tiga hari sekali baru ada kapal pedangang yang berbelanja dari pasar Jepara ke sini...!!"


" Pikiran mu terlalu jauh sayang..." satu kecupan mampir di bibir Aileen, seluet senja menjadi saksi nya


" Nyatanya selama ini tak pernah terjadi hal hal menakutkan itu kan..."


" Namanya musibah kita kan gak tau kapan datengnya....!!"


" Baiklah... kita tidak akan tinggal disini... tapi jika kau merindukan nya aku akan langsung membawa mu kesini..."


" Benar kah...??" tanya Aileen dengan mata berbinar binar


" Untuk istri ku...!!"


Aileen tersenyum lebar lalu memeluk Cavan erat, tubuh kekar itu terasa begitu hangat dan nyaman untuk nya


" Jangan memeluk ku seperti itu atau kau akan menanggung akibatnya lagi..."


" Karena kau adalah magnet ku...!!!"


" Dasar aja otak nya mesum...!!"


" Kau lupa jika papa meminta kita untuk segera memberikan nya cucu...!!! bukannkah kita harus kerja lebih ekstra agar segera mewujudkan keinginan nya...!!"


" Itu sih tuan aja yang pengen...!!"


" Jadi kau tak ingin memberikan cucu untuk ibu dan bapak...??"


" Ya... ya mau... tapi kan gak harus ektra ekstra banget kali...!!! ikuti alur nya aja...!!!"


" Sudahlah nanti kau juga akan menikmati nya... malah kau yang akan lebih sering merengek meminta nya..." goda Cavan tapi emang kenyataan nya kek gitu sih hihihihiii


" Huuuu itu mah maunya kamu...!!!" Aileen rada kikuk manggil Cavan dengan panggilan kamu atau sebut nama sangking berusaha membiasakan untuk tak memanggilnya dengan panggilan tuan


" Aku akan mengajari mu banyak gaya... nanti kau bisa memilihnya satu persatu... tenang saja sekedar melayani mu sepuluh sampai dua belas kali bukan hal sulit untuk ku...!!"


" Jangan sombong takutnya K.O nanti kan malu...wleeeekkk...!!"


" Jadi kau menantang ku...!!! sepertinya kau meragukan kemampuan ku... bagaimana jika kita buktikan saja sekarang...!!"


Cavan langsung menyergap tubuh Aileen dan menguncinya hingga tak bisa bergerak, lagi lagi Cavan mulai menciumi setiap jenjang tengkuk Aileen hingga membuat gadis itu menggelinjang kegelian

__ADS_1


" Ssstttthhh eemmmmhhhhfff...." Aileen menikmatinya dengan baik


Nyatanya tubuhnya merespon setiap sentuhan Cavan seperti menginginkan terus dan terus diulang meskipun tenaganya sudah habis terkuras tinggal sisa sisa lagi


" Kau menyukainya...??" tanya Cavan sembari menggigit kecil cuping telinga Aileen


" Geli...!!"


Cavan hanya tersenyum mendengus penuh arti, jawaban Aileen terlalu jujur dan polos


" Setiap hari akan ku buat kau selalu meracau dengan desyahan desyahan syahdu itu... aku akan membuat mu tak berkutik lagi dihadapan ku...kau hanya bisa pasrah dan menikmatinya..."


" Ttthhffff ssssttttt mmmmhhhh...."


" Tuan makanan anda sudah siap...!!" tiba tiba suara sang cheff mengganggu permainan mereka yang mulai kehilangan kesadaran


Cavan dan Aileen refleks menghentikan permainan mereka, meskipun wajah Aileen tampak memerah membiarkan sesuatu yang mulai beranjak lolos begitu saja hilang tiba tiba...


" Maaff tuan saya ee..."


" Bawa makanan nya ke kamar chef aku ingin menikmatinya di kamar bersama istriku..." potong Cavan cepat, kasihan juga ngliat wajah sang Cheff yang merasa canggung, bingung tapi juga pengen ketawa


" Baik tuan..." cheff segera pergi dengan langkah yang begitu cepat


" Ayo makan baru kita lanjut lagi...!!" ajak Cavan sambil menggandeng tangan Aileen mesra


" Aku malu..."


" Kenapa malu...??"


" Ke gep chef..."


" Seharusnya dia juga tau... dia pernah mengalaminya bukan ketika dia menjadi pengantin baru... bukan kah ini suatu hal yang wajar....!!!" jawab Cavan santai, laki laki emang enteng bet kalau ngomong mana cuek nya luar biasa lagi...


" Hhhfffhhhh... " Aileen hanya menghela nafas panjang, perasaan perempaun dan laki laki memang berbeda jauh, tapi ya sudah lah mau bagaimana lagi nyatanya sudah terlanjur ke gep...


" Steak wagyu dan nasi...!!"


Aileen tersenyum, air liurnya tiba tiba ingin netes aja kayaknya doi emang udah kelewat laper, tanpa basa basi langsung aja memulai makan


" Selamat makaaaannn....!!" ujar Aileen penuh semangat


" Makan lah yang banyak amunisi mu harus cukup untuk menampung ribuan calon Mallory junior..."


" Ssssttt lagi makan jangan bahas yang lain dulu...!!"


Bersambung~


Jangan lupa Kasih Vote yaaa


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2