SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Titik Kesepakatan


__ADS_3

" Baiklah pak Suhaimin... saya rasa niat baik kami ini sudah anda terima... mari kita berembug seperti apa acara kedepan nya..." ujar tuan Mallory setelah lama berbincang bincang dengan keluarga Aileen


" Ame aku sebagai bapak... aku serahkan gale nye pada Aileen... sebagai orang tua hanya bisa mendukung bae..." jawab pak Suhaimin bijak, dia juga tak mau terlalu memaksakan keinginan nya pada anak gadis nya itu


" Ee maaf pah... om... tapi saya rasa untuk saat ini saya mau mengadakan acara yang sederhana saja, paling acara ijab Qobul saja dulu... untuk pesta dan undangan keluarga besar ditunda dulu..." usul Cavan yang sampai jangan keduluan ayahnya membuat kesepakatan


" Why son...???" prores tuan Mallory


" Bukan kah ini acara pernikahan kau dengan your girl... gadis yang kamu pilih... kenapa tidak sekalian kita undang Media untuk meliput...???"


" Mama setuju Cavan...." ujap nyonya Adena Mallory


" Ini kan acara sekali seumur hidup mu, bukan kah lebih bagus jika kita buat pesta yang besar...??? supaya keluarga tuan Leteshia benar benar tau jika kau sudah memiliki pendamping sehingga kau menolak perjodohan itu..."


" Aku tau mah... tapi untuk saat ini..." Cavan bingung mencari alasan, kakinya mengetuk kaki Aileen memberi kode


Aileen langsung paham


" Ee maaf tante om... bapang nga ibu... jadi sebenernya saya yang keberatan jika acara pernikahan kami dibuat mewah dan mengundang banyak teman dan juga kerabat..." ujar Aileen menyela


"Loh kenapa nduk.... bukan nya kamu pernah bilang sama ibu kalau kamu mau nikah pengen acara nya dibuat meriah ala ala princes..." ibu Aileen memprotes


" Iya buk... tapi gak sekarang soalnya...aahh nanti saja buk... aku mau kak Cavan mempelajari dulu adat Melayu kita dan Jawa kita... baru nanti kita adain pesta besar besaran dengan menggunakan tiga konsep budaya... makanya sekarang yang penting sah dulu buk..." alasan Aileen


Bapak cukup menerima alasan anak nya, karena dilihat memang Cavan belum sama sekali masuk kriteria bapak sebagai anak mantu, jadi biarlah acaranya dibuat sederhana dulu aja, yang penting mereka sah dan tidak meninbulkan fitnah dimata para tetangga


" Bapak setuju nga Aileen... lebih baik acaranye dibuat sederhana kudai... ame kle Cavan dem pacak mengikuti budaye kite barulah kita buat acara semeriah mungkin..."


" Terimakasih om sudah setuju..." Sahut Cavan senang,


" Saya akan berusaha belajar adat budaya kalian dulu... saya janji akan belajar sungguh sungguh..."


" Baiklah kalau itu yang kalian sepakati..." tuan Mallory akhirnya ikut menyetujui


" Lalu kapan acara pernikahan akan dilangsungkan...???"


" Minggu depan pah..." sahut Cavan lagi

__ADS_1


Aileen langsung menatap Cavan, tapi ada benarnya juga sih kalau pernikahan kontrak itu segera dimulai jadi akan cepat pula berakhirnya, supaya Aileen cepat cepat terbebas dari perjanjian urusan dengan Cavan Mallory


" Bagaimana pak Suhaimin...???" tuan Mallory meminta persetujuan bapak Aileen


" Boleh..." sahut pak Suhaimin sambil mengangguk anggukan kepala


" Kami akan persiapkan segala keperluan nya..."


" Ohh baiklah kalau begitu... saya senang jika bapak mau menerima niat baik kami dengan tangan terbuka... sebentar lagi kita akan jadi besan... semoga terjalin dengan baik ya pak..."


" Amiin pak... kami juga senang bisa menyambung keluarge dengan keluarge bapak yang terpandang itu..."


Acara pertunangan berlangsung dengan lancar, mereka memang ingin mempercepat segala sesuatu nya, mengingat masih banyak urusan yang harus Cavan selesaikan setelah ini


Cavan pulang mengendarai mobilnya sendiri, tadi Lee sempat mengantarkan mobil tuan nya sebelum Cavan keluar dari rumah keluaga Aileen


Kriiiinggg


Panggilan masuk berdering, Cavan melirik ponselnya, nama Guntur memanggilnya


" [ Ada apa...???]" tanya Cavan pada Anak buahnya ini


" [ Cegat mereka... ambil lagi barang milik kita... jika mereka tidak bisa dengan cara baik baik...maka bunuh mereka... tapi kau harus wadpada mereka pasti membawa senjata lengkap...]" Cavan memberi solusi


" Baik tuan... kami akan segera bertindak...,!!!" balas Guntur patuh


" [ Ingat....!!! eksekusi dengan rapi jangan sampai ada police yang bisa melacak tindakan kalian... aku paling malas berurusan dengan mereka....]" pesan Cavan


" Baik Tuan kami mengerti...!!!"


Klik


Panggilan dimatikan


Cavan tersenyum sinis layaknya iblis, matanya memicing tajam lurus kedepan


" Mr X....!!! lagi lagi kau selalu mencari masalah dengan ku... bahkan kau tampak seperti pengecut, menggunakan topeng untuk merahasiakan identitas mu... tapi kau terus menyerang musuh musuhmu...kau cukup membuat ku ketawa meremehkan mu...!!!!"

__ADS_1


Cavan memarkirkan mobilnya ke sebuah tempat mewah mirip hotel berbintang, ini adalah markas terbesar nya, markas dengan fasilitas mewah dan sangat menakjubkan, setiap orang yang baru pertama kali datang kemari akan terpana dan merasa nyaman, tanpa mereka sadari mereka sebenarnya masuk ke kandang macan lapar


" Davin apa kau sudah menemukan dimana Jovanca berada...!!!" tanya Cavan begitu dia masuk keruangan mewah dan besar... ini adalah tempat mereka mengadakan meeting


Semua yang ada diruangan itu langsung membungkuk hormat, menyambut kedatangan tuan nya


" Tuan..." Davin segera menbungkuk memberi hormat


" Untuk saat ini belum tuan..hanya kemarin anak buah saya sempat melihat nona Jovanca ditemui seorang laki laki disebuah cafe di kota terpencil.... namun saat anak buah saya membuntuti mereka... tiba tiba anak buah saya diserang tuan... dia terluka parah sehingga tidak bisa melanjutkan aksinya..." terang Davin panjang lebar


" Kau tau ciri ciri lelaki itu...???" tanya Cavan tajam


" Sepertinya anggota dari klan Mr X tuan... sebab dia memiliki tatto naga di tangan nya..." jelas Davin memperkirakan


" Rupanya tikus kecil itu mencari sekutu..." cibir Cavan sinis


" Sepertinya kita biarkan saja tikus kecil itu berkeliaran dulu... aku mau tau apa yang akan tikus kecil itu lakukan pada ku... apakah dia akan datang melalui lobang tikus dan menggerogoti kayu...???? kita ikuti permainan mereka...."


" Jadi... rencana Lee untuk menyingkirkan nona Jovan kita tunda tuan...???" tanya Davin memperjelas


" Iya... kau sampaikan lah padanya supaya satu tugas nya berkurang... tapi tetap untuk memberi pelajaran keluarga Leteshia harus segera di jalan kan... aku sudah tak mau menubda lagi... aku mau mereka merasakan akibat dari kelancangan mereka sudah berani menantangku...!!!!


" Suruh si lemot itu untuk segera menjalankan tugasnya... atau aku akan membuat botak kepalanya itu...!!!!"


" B...baik tuan...!!!" Davin semu ngeri tapi semu pengen ketawa juga membayangkan kepala Lee yang mendadak botak karena tuan Cavan,


Wajah putih dan mata sipitnya pasti akan terlihat semakin lucu hahahaha


Davin segera pergi dari ruangan Cavan diikuti beberapa anak buahnya, meninggalkan tuan nya bersantai ria diruangan nya sendiri


" Haaaahhh lucu sekali... minggu depan aku akan segera menikah dengan gadis konyol itu...!!! kalau bukan karena Jovanca aku masih ingin bersenang senang dengan dunia ku saat ini... aku tak perlu repot repot membuat perjanjian nikah kontrak dengan gadis itu...karena kedepan nya nanti hanya akan menyulitkan ku...!!!!"


Bersambung~


Jangan lupa di Vote ya guys


Dukung terus karya author kesayangan kalian ini

__ADS_1


Happy Reading....


__ADS_2