
Aileen kembali ke ruangan Assisten Lee, masuk keruangan nya tanpa permisi hingga membuat laki laki manis itu kaget dan menatapnya heran
" Aileen...!!!"
" Aahhh maaf pak Assisten... aku keburu buru..." jawab Aileen cuek, mengabaikan wajah Lee yang kusut cemberut karena sudah di kagetkan dengan kedatangan Aileen tanpa permisi lalu seenaknya memanggilnya dengan sebutan pak Assisten
Lee mengabaikan Aileen yang duduk di kursi sebelahnya sambil mengatur nafasnya, mau gimana lagi Aileen kan memang tak punya tugas pasti seperti karyawan lain jadi biarkan saja dia bertingkah sesukanya asal tidak memanggilnya dengan sebutan pak Assisten lagi
" Kenapa sih...!!! kayak habis dikejar maling aja...!!!" tanya Lee Akhirnya sebab sedari tadi Aileen mengatur nafasnya yang masih saja tak bisa diatur huhuhu
" Lagi gemeteran ketakutan pak Assisten... hampir aja aku dilahap..." sahut Aileen sekenanya
" Heeehhh panggil aku assisten Lee tanpa pakai pak...!!!" protes Lee yang sudah jengkel dengan panggilan yang diberikan Aileen untuk nya
" Ohhh maaf itu refleks..." sahut Aileen
" Memang apa yang membuatmu ketakutan sampai seperti ini...???" tanya Lee lagi
" Tuan Cavan...!!"
" Kamu kena marah...??? tunggu ...!!! bukan nya tuan Cavan ditunggu nona Jo di ruangan nya dan kau diajak nya bukan...!!! lalu apa yang terjadi apa kau kena marah...???"
Aileen menggeleng
" Lalu...??? nona Jo ingin mencelakai mu lagi..."
" Bukan juga Assisten Lee...!!!"
" Lalu...??" Lee makin kepo
" Aku hampir di lahap tuan hanya karena biar membuat si nona Jo percaya...!!!"
Lee melongo...
" D... di.. dilahap...!!!"
Aileen menatap Lee serius
" Anda tau assisten Lee... seumur hidup ku.. aku belum pernah dicium cowok.. aku menjaga diriku dengan sangat baik... bahkan bibir ku ini masih virgin dari sentuhan siapapun...!!! tapi tuan Cavan dengan seenaknya mengambil dan melahapnya tanpa permisi...!!! bahkan aku hampir saja di lahapnya habis habisan...gimana aku gak takut dan jantungan...!!!"
" Kalau aku tau resiko menjadi istri kontraknya seperti ini mendingan aku tolak dari awal...!!!"
Lee terdiam mendengar penjelasan Aileen, diera serba modern seperti ini masih ada rupanya gadis yang benar benar menjaga harga dirinya seperti Aileen... bahkan dia merasa ketakutan dan marah ketika seorang tuan Cavan menciumnya, padahal di luaran sana banyak gadis gadis yang mungkin rela menyerahkan dirinya secara cuma cuma untuk disentuh tuan Cavan
" Tapi kau tak jadi di lahap nya bukan...??!" tanya Lee yang sebenarnya bingung mau membalas apa atas curhatan Aileen
__ADS_1
" Kagak sih...!!! soalnya nona Jo kek nya udah kepanasan duluan lihat kemesraan tuan Cavan... jadinya di suruh stopp...!!!" Jawab Aileen
" Anda tau pak Lee...!!!" Aileen memegang tangan Assisten Lee sambil menatapnya
" Assisten Lee...!!!" protes Lee
" Aahhh iya itu maksudnya...!!!! nona Jovanca marah besar dia gak terima dengan kekalahan nya itu... dia bakalan sering datang mengganggu aku dan tuan Cavan... dia bilang dia bakalan ngajarin gimana cara nya menjadi istri tuan Cavan yang berkelas, mulai dari cara berpakaian, cara bersikap bahkan cara melayani tuan Cavan..."
" Dia bicara begitu pada mu..???"
" Yeesss...!!!" jawab Aileen sembari menganggukan kepala
" Benar benar tak tau malu...!!! kalau dia memang wanita berkelas yang tau betul cara melayani tuan Cavan... tak mungkin tuan menolaknya dan mencari wanita yang bisa diajak nikah kontrak...!!!" tuding Lee
" Nona Aileen...!!!"
" Iya pak Assisten Lee..!!!"
Mereka saling pandang serius layaknya dua detektif yang sedang bertukar pikiran
" Menurutku anda harus lebih menunjukan sikap anda yang arogan di depan nona Jo... anda harus bisa memperlihatkan betapa anda berkuasa sebagai istri tuan Cavan... jangan terlihat takut, canggung atau masih merasa hubungan anda dengan tuan Cavan hanyalah sebatas nikah kontrak... karena itu berbahaya...!!!" saran Assisten Lee dengan mimik wajah serius
" Maksudnya...???"
" Anda sudah melihat sendiri bukan jika tuan Cavan tidak main main... dia bahkan membawa anda bertemu clien nya termasuk tuan Robert... tuan juga menunjukan keintiman hubungan kalian didepan nona Je... itu artinya tuan Cavan sudah terang terangan memperkenalkan anda...!!! jiia anda tidak bisa mengimbangi dengan ekting yang baik maka rahasia kalian bisa terbongkar ke publik...jadi anda harus bisa memerankan peran anda dengan baik benar benar mendalami karakter sebagai istri tuan Cavan....!!!" jelas Lee
" Kalau begitu buat lah tuan Cavan benar benar ingin memiliki mu...!!!" saran Lee dengan enteng sambil mengangkat dua alisnya
" Haaahhh....!!! jadi pacar dia gitu atau istri beneran...!!! kayaknya nggak deh pak Assisten...!!! tuan Cavan orang nya angkuh, jutek, suka marah marah, ngomong semaunya... gak ada romantis romantisnya...!!! aku hidup sama dia kelamaan bisa kena stroke...!!!" cibir Aileen mengomentari sikap Cavan selama ini pada nya
" Iya juga sih...!!!" Lee juga meng iya kan semua tudingan Aileen untuk tuan nya
" Kayaknya cuman anda yang tabah dan paling sabar dengan tuan...!!;" ejek Aileen pada Lee
" Betul...!!! sebab aku memiliki tanggungjawab besar atas kepercayaan yang tuan berikan pada ku yaaahhh meskipun hampir setiap ngasih tugas gak ngira ngira... macam robot...!!!" keluhnya sedih, mereka malah jadi saling curhat terutama Lee yang seakan mendapat kesempatan untuk mengeluarkan unek uneknya selama ini
" Hihihiii ternyata penderitaan ku belum seberapa di bandingkan anda yah Assisten Lee..." tawa Aileen receh
" Berarti kita harus lebih banyak bersabar nona Aileen... demi sebuah tanggungjawab yang sudah kita sepakati... lagi pula memang hak tuan Cavan mau menyuruh kita seperti apa... pada dasarnya kan kita bekerja dengan nya bukan...!!!"
" Betul...!!!"
Kriiing kriiinggg
Panggilan masuk di ponsel Assisten Lee berdering, diliriknya ternyata panggilan masuk dari Davin rekan nya dari markas besar, Assisten Lee melirik Aileen tak mungkin dia mengangkat panggilan dari Davin didepan Aileen bisa bisa kebongkar rahasia besar tuan Cavan
__ADS_1
" Ee Nona Aileen apa anda sudah tidak ada tugas lagi..???" tanya Lee
" Gak ada...!!!" sahut Aileen sambil menggeleng
" Anda tau kan kalau tugas ku disini gak jelas...!!! kenapa??! mau ngangkat telpon tinggal diangkat aja... aku juga gak bakalan kepo kok..." tambah Aileen
" Bu..bukan begitu... hanya ini soal pribadi saya tidak enak..."
" Hahaha apa dari pacar Assisten Lee...??? wah pasti pacar nya sering ngamok ngamok ya karena anda jarang ada waktu dengan nya kebanyakan tugas dari tuan Cavan...!!!"
" Andaikan ada waktu untuk nyari pacar nona sekedar bernafas saja terkadang dibatasi..." keluh Lee dalam hati
" Oke baiklah aku akan keluar dan tidak menguping...." Aileen segera pergi dari ruangan Lee, langsung di kunci pintunya rapat rapat supaya Aileen ataupun siapapun tak bisa masuk lagi sembarangan
" Hallo Vin..." sahut Lee setelah dirasa semua aman
" Woeee jomblo akut kemana aja lama sekali kau mengangkat telpon ku...!!!"
" Berisik sekali kau PK...!!! mengapa kau memanggil ku... apa kau ingin bertukar tugas dengan ku...??? aahhh sangat kebetulan sekali aku memang sedang ingin berganti tugas dengan mu..." balas Lee
" Terimakasih tapi aku sama sekali tak berminat...!!!!" tolak Davin cepat
" Aku sedang pusing dengan tawanan tuan ini... aku sangat gatal ingin menyiksa nya dan membunuhnya... tetapi kenapa tuan membiarkan dia tenang tenang dan tidak boleh menyiksa nya ...!! apakah tuan sudah taubat tidak mau lagi bersenang senang dengan musuh...!!!" keluh Davin di ruang penyiksaan, saat ini dia sedang mengganggu si tawanan dengan memamerkan pisau tajam nya di pipi dan leher si tawanan
" Jangan berani melakukan sesuatu tanpa seijin tuan kau... atau kau yang akan di cincang nya...!!!" sahut Lee
" Tuan pasti ada rencana sendiri mengapa tuan membiarkan tawanan itu masih hidup sampai hari ini... jadi jangan gegabah tunggu saja perintah dari tuan...!!!"
" Tapi aku ingin bersenang senang dengannya...!!!" keluh Davin jenuh, dia bukan tipe penyabar yang membiarkan musuhnya masih bernafas didepan mata nya, dia adalah pembunuh berdarah dingin, dia sangat menikmati pertarungan bahkan menyukai penyiksaan
" Sabarlah sedikit... tunggu perintah dari tuan...!!!"
" Apa tuan tidak membunuhnya karena ingat pesan gadis itu...??? aahh sejak kapan tuan mau mendengarkan omongan wanita...!!!" tanya Davin lagi
Lee terdiam membenarkan apa yang diucapkan Davin
" Betul juga... sejak kapan tuan jadi penurut...!!!"
" Aku akan tanyakan pada tuan kau tunggulah kabar dari ku... jangan dulu bertindak bodoh..!!" sahut Lee memberi solusi
" Oke baiklah...!!!"
Bersambung~
Jangan lupa kasih Vote yang banyak ya Readers
__ADS_1
Happy Reading....