SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Dasar Cavan


__ADS_3

Cavan menggenggam tangan Aileen erat, membelai pipi gadis itu lembut, hatinya amat marah ketika melihat gadis yang biasanya ceria itu kini terbaring lemah penuh luka, Cavan tak terima dengan perlakuan orang orang yang telah menyakiti Aileen


Tiba tiba jemari Aileen bergerak pelan diiringi dengan sayup sayup matanya terbuka


" Tuan Cavan..." panggil Aileen lemah


" Aileen kau sudah... sudah siuman... aahh bentar jangan dulu bergerak biar aku panggil dokter untuk memeriksa mu..." Cavan langsung gopoh memanggil dokter, dia sangat bahagia melihat Aileen memanggil namanya


" Briaann... Briaann... istriku sadar Brian...!!!" panggil Cavan, membuat Assisten Lee dan Davin langsung menghampiri Cavan


" Biar saya yang panggil kan tuan..." Assisten Lee berinisiatif


" Cepatlah... suruh Brian segera memeriksa Aileen... untuk memastikan dia tidak kenapa napa...!!" suruh Cavan


" Baik tuan...!!"


Cavan kembali masuk ke ruang rawat, duduk disamping Aileen sambil tersenyum sendu, senyuman hangat yang mungkin belum pernah Aileen lihat dari wajah kaku dingin itu


" Aileen... syukurlah kau sudah sadar... aku.. aku sangat khawatir dengan mu...kalau tau terluka mengapa kau nekat menyusul ku ke hutan... kau tau kan jika hutan sangat berbahaya untuk mu.. apalagi dalam keadaan terluka...!!" baru juga siuman udah langsung dapet kotbah dari Cavan


" Aku menghawatirkan anda tuan... aku mendengar nona Jo dan Mr X sengaja menjebak anda agar anda masuk kehutan... aku tidak mau sesuatu yang buruk terjadi pada anda..."


" Anda tak perlu khawatir tuan... anda percaya kan kalau aku hebat...!!" jawab Aileen sambil tersenyum, wajah pucat nya memaksakan untuk tersenyum hangat


" Buktinya kau tak terlalu hebat... kau masih membuat ku panik karena tak sadarkan diri...kau tau aku hampir ingin membunuh siapa saja yang sudah menyakiti mu...!!!" sungut Cavan, entah kenapa sikapnya yang seperti ini terlihat sedikit manja


" Jangan banyak dendam tuan... dendam tidak akan menyelesaikan masalah...yang penting aku baik baik saja... aku masih disini kan bicara sama tuan...aku masih sama ..."


Dokter Brian masuk,


" Selamat sore nona Aileen... bolehkah saya memeriksa kondisi anda dulu..." ujar Dokter Brian mengkode agar Cavan sedikit memberikan nya ruang untuk memeriksa Aileen


" Aku mau kau cek semua kondisi istriku.. pastikan tidak ada hal hal yang membahayakan nya... dan luka luka nya bisa sembuh tanpa meninggalkan bekas..." suruh Cavan


" Bisakah kau Minggir dulu... aku tidak bisa bekerja jika kau berada disitu...!!" sahut Brian ketus


" Aku ingin memastikan istri ku baik baik saja..." jawab Cavan gak kalah ketus


" Heiii... kau menyuruhku untuk memeriksa istrimu tapi kau mengganggu kerja ku lalu apa yang harus aku lakukan...!!! kau bisa mengerti tidak kau mengganggu tugas seorang dokter...!!"


" Tuan... aku gak papa... tuan bisa sedikit menggeser duduk tuan..." Aileen ikut menengahi, kalau tidak dua orang ini hanya akan berdebat tanpa ada yang mengalah


Dengan terpaksa Cavan menggeser duduknya, hanya sedikit, seolah dia tidak mau memberikan Brian ruang untuk leluasa memegang Aileen


" Kau boleh memeriksa nya tapi jangan sentuh dia... atau aku patahkan tangan mu...!!" ancam Cavan sambil berbisik


" Cavan...!!! aku ini seorang dokter... tugasku adalah memeriksa pasien ku... jika aku tidak menyentuh atau memegangnya bagaimana aku tau kondisinya...!!" bantah Brian kesal


" Kau bisa menggunakan cara lain kan... tak perlu mencari kesempatan untuk menyentuhnya...!!! aku disini mengawasi mu...!!"


" Kau keterlaluan Cavan... kau sangat posessive...!!!"

__ADS_1


Aileen hanya terkekeh geli melihat Cavan dan Dokter Brian saling debat, bisa bisa nya Cavan se posesive itu, sampai seorang dokter yang disuruhnya memeriksa Aileen tidak boleh menyentuh tubuh Aileen


" Aku tidak mengijinkan kau menyentuh istriku sembarangan...!!!"


" Tuan... Dokter Brian kan mau memeriksa ku... jadi ijinkan dia memegang atau menyentuh ku tuan... toh tuan disini... jadi tuan bisa melihat langsung..." bujuk Aileen


Cavan mendengus kesal


" Ya sudah....!!! segera lalukan..."


" Kau ini memang keterlaluan Cavan...!!" Brian bersungut sungut, tetapi langsung memeriksa Aileen


Setelah dipastikan Aileen baik baik saja, kondisinya juga tak ada masalah, dia hanya dehidrasi dan kelelahan makanya sampai pingsan, Brian langsung mengecek beberapa luka yang cukup serius di kulit Aileen


" Heeiii mau apa kau...!!" tuding Cavan begitu Brian memegang tangan Aileen dan membuka sedikit lengan baju Aileen


" Aku sedang memeriksa luka di kulit Aileen Cavan...!!! tak bisakah kau bersikap profesional sedikit...!!!" omel Brian


" Bagaimana.. apa luka nya serius... tetapi masih bisa sembuh kan...!!! tidak akan meninggalkan bekas kan...!!!" tanya Cavan bertubi tubi


Brian hanya melirik Cavan dengan wajah yang kesal


" Nona Aileen... apa yang anda rasakan saat ini...??" tanya Brian pada Aileen, dia tak menggubris ocehan Cavan lagi


" Baik dok... hanya sedikit lemas..." jawab Aileen


" Luka mu cukup serius... harus menjalani treatment khusus supaya luka luka ini tidak meninggalkan bekas dan proses penyembuhan nya juga cepat..."


" Tidak...!!! luka ini tidak akan menyebabkan infeksi atau pun pembengkakan... robekan dan darah nya sudah dibersihkan jadi tak ada masalah... hanya memang luka nya cukup dalam jadi harus dilakukan treatment khusus..." jelas dokter Brian


" Baiklah... nanti akan saya rekomendasikan ke dokter spesialis kulit untuk penanganan lebih lanjut...jika nona Sudah baik baik saja, anda bisa pulang dan istirahat dirumah tapi nunggu infuse nya habis ya..."


" Baik dok terimakasih..."


" Aku sudah selesai memeriksa istri mu..kau tak perlu khawatir aku akan menggoda nya aku tau istri mu itu sangat setia pada mu... meskipun sebenarnya aku lebih memesona dibandingkan kamu lelaki super kaku..." cibir Brian pada Cavan


" Aku cukup takjub melihat mu Cavan... baru kali ini aku melihat kau begitu posessive dengan wanita mu... dan kau terang terangan mengakui dia adalah istrimu... ini adalah perubahan yang luar biasa dalam hidup seorang Cavan Mallory... sepertinya nona Aileen ini sangat spesial..."


" Bukan suatu hal yang berlebihan bukan jika aku menstreet istri ku dari laki laki mana pun... termasuk kau...!!" jawab Cavan dingin


" Hahaha rupanya kau masih mengakui saja jika aku adalah saingan terberat mu..." tawa Brian bangga


" Nona Aileen bersabarlah menghadapi suami yang super kaku dan angkuh ini... andai kita bertemu lebig dulu.. saya tidak akan membiarkan anda terjebak hidup dengan laki laki dari kutub timur ini...!!" ledek Brian


" Heiii... jaga bicara mu.. aku bisa saja menbuatmu tak bisa lagi berbicara...!!" sungut Cavan


" Kau lihat kan nona selain dingin dan kaku dia juga sangat pemarah... sangat posesive..."


Cavan makin kesal sebab Brian terus mengejeknya, apalagi di depan Aileen, bisa bisa nya Brian mempermalukan nya... dasar si Brian kucrut...!!!


" Jika sudah tidak ada urusan sebaiknya kau segera pergi... tugas seorang dokter hanyalah memeriksa bukan mempermalukan ku didepan istriku..." usir Cavan

__ADS_1


" Heiii... kau memang...!!! kau berani nya mengusirku...!!!"


" Pergilah... cepat lah menikah agar kau tak mengganggu ku lagi...!!"


" Si*lan kau...!!! awas saja... aku akan membongkar semua aib mu didepan istri mu...!!" ancam Brian sambil pergi


Aileen hanya terkekeh melihat tingkah dua laki laki didepan nya ini


" Kau senang melihat ku dipermalukan dokter menyebalkan itu..." sungut Cavan


" Aku senang tuan... kalau tau tuan akan memanggil ku dengan istri didepan semua orang aku rela dicambuk nona Jo sering sering..." sahut Aileen meledek


" Kau sama sinting nya dengan dokter itu...!!! sudah cepat istirahat kau harus cepat sembuh...!!!"


" Istirahat bukan paksaan tuan....." protes Aileen


Davin masuk menghampiri Cavan


" Tuan maaf jika saya lancang mengganggu anda dan nona... saya dan Assisten Lee harus segera ke klinik.. Benni dan Alexa kritis lagi..." Davin meminta ijin


Mendengar nama bodyguard nya kritis Aileen langsung kaget


" AAPAAA...!!!!"


" Apa yang sudah terjadi dengan Benni dan Alexa tuan Davin...!!"


" Sudah lah focus pada kesehatan mu.. mereka hanya terluka..." jawab Cavan menenagkan


" Apa mereka terluka ketika melindungi ku...!!! tuan... aku harus melihat mereka tuan... aku harus tau kondisi mereka... mereka terluka karena melindungi ku... aku harus bertanggungjawab tuan..."


" Aileen dengarkan aku... itu memang sudah jadi tugas mereka... sumpah mereka untuk setia dan bersedia mengorbankan diri mereka demi menjaga mu.... jadi bukan salah mu..."


" Nggak tuan.. ini karena ku... nona Jo menginginkan aku... mereka jadi korban karena melindungi ku...!!! aku harus melihat nya tuan..."


" Davin pergilah...!!!" suruh Cavan cepat


" Baik tuan...!!! nona Aileen jangan menyalahkan diri anda... ini sudah menjadi tugas kami untuk setia menjaga anda...!!! cepatlah sembuh nona itu sudah cukup untuk kami..." ucap Davin sembari pamitan pergi


" Hiks hiks hiks.... Tuhan aku mohon... sembuhkan Benni, Alexa... mereka orang orang baik Tuhan... mereka hanya menjalankan tugas dengan sangat patuh... tolong jangan sakiti mereka..." tangis Aileen panik


Cavan memeluk Aileen erat, mendekap nya agar dia lebih tenang


" Mereka akan baik baik saja... percayalah..."


Bersambung~


Maaf baru Up ya Gengs


Seharian aku tepar... pala pening kurang duettt hihihhihi


Just kidding

__ADS_1


__ADS_2