
Mata itu....
Aileen terdiam kaku, seakan tubuhnya dialiri listrik berjuta juta wath sampai dia tak mampu lagi bergerak, dia beku dengan ketidak percayaan nya sendiri
" Aku memang bodoh... mungkin anda tahu nya aku lugu... tetapi selama ini aku tau siapa suami ku..."
Mr X gantian yang terkesiap kaget mendengar ucapan Aileen
" Seperti hal nya aku tau mata ini... aku sangat mengenalnya dengan baik... hanya saja sekarang aku merasa menjadi orang asing yang tak dikenali mata ini..." lanjut Aileen setengah menahan isak tangis
Tiba tiba dadanya terasa sesak, sekali lagi bukan karena kaget mendengar Cavan seorang Mafia, sebenarnya kaget... dia juga tak menyangka selama ini dia berurusan dengan orang orang mengerikan macam mereka ini...
Tetapi Aileen amat sangat terkejut tatkala menyadari tatapan mata itu milik siapa...
Inilah alasan mengapa Aileen memberanikan diri untuk menyusun rencana ini, bukan dia tak tau resiko besar yang akan dia hadapi, masuk ke kandang macan... sama artinya dengan menyetor nyawa...
Tetapi Aileen harus tau... apa yang sebenarnya terjadi... bersama siapa Azmi... seperti apa isi hati lelaki itu...dan... dan Mr X... lelaki bertopeng ini sangat menyita rasa penasaran Aileen
Mr X langsung membuang muka, ulu hati nya terasa nyeri mendengar ucapan Aileen barusan, dia bersusah payah mencoba menguasai dirinya sendiri
" Bisakah anda menjelaskan pada saya tuan... mengapa mata ini begitu asing pada saya... mengapa mata ini menganggap saya adalah musuh... bukan kah mata ini yang selama ini begitu teduh... mengajari saya arti kehidupan...tolong tuan... saya tidak mau kehilangan mata ini...hiks hiks hiks..." Aileen mulai mengisak tangis
Dia saat ini sudah mampu menggerakkan tubuhnya tetapi langsung menggigil dan lemas, kenyataan yang begitu menyakitkan.. pertanyaan yang terus berputar diotaknya adalah apa yang sebenarnya terjadi...!!!
" Kau mengenali ku...??" tanya Mr X gamang
" Aku sangat mengenali mata ini dengan baik tuan... aku bahkan masih bisa merasakan betapa pemilik mata ini mencintai ku... " sahut Aileen pelan
" Lalu setelah kau mengetahui nya kau mau apa...!!! mau membongkarnya pada Cavan...??? terlambat...!!! sebentar lagi lelaki mu itu akan mati di tangan ku...!!" Mr X kembali dingin, dia bahkan benar benar memberikan jarak tembok setinggi mungkin pada Aileen, dia tak mau goyah dengan tangisan manja itu
" Apa yang sebenarnya terjadi...???? dimana pemilik mata yang ku kenal ini...!!! apa yang anda lakukan pada nya tuan...!!!"
" Dia hanyalah laki laki bodoh yang terlalu naif... dia begitu baik hingga kebahagiaan nya dihancurkan oleh laki laki kejam anak kesayangan tuan Mallory...hingga memaksa ku untuk hidup di dalam diri laki laki bodoh itu... Cavan telah menghancurkan hidupku... membuat ku kehilangan keluarga ku...!!! aku akan membalasnya... dia bahkan semua keturunannnya harus aku musnahkan...!!!"
Aileen masih terus menangis terisak isak
" Bang... ingat wak sandi ghumah... wak selalu rindu nga kamu...selalu berdoa supaya kamu dek salah jalan... anye ngape luk ini bang....!!!"
Lelaki berjubah itu meneteskan Airmata, rupanya Aileen benar benar mengenali nya
__ADS_1
" Dari gale jeme disini... ngape kaba kenal aku...!!! ngape kaba keruan siapa aku...!!"
Tangis Aileen makin pecah... jawaban lelaki berjubah itu benar benar membuat Aileen yakin siapa laki laki dibalik topeng kebesaran nya itu
" Aku dindak bocorka rahasia kamu... lakukan ape nak kamu lakukan bang... anye aku nitip Azmi... ini bukan jalan die bang...pulangkan Azmi... biarkan die begawe yang benar..."
Mr X memeluk Aileen erat, tangisnya tumpah di pundak gadis itu, gadis kecil yang selalu disayang nya, yang selalu dimanja nya, ternyata hari ini... dia berhasil menghancurkan hatinya... cinta Aileen begitu tulus... sampai Aileen mengenal baik siapa dirinya dibalik topeng nya....
" Aku tetap akan menuntut balas pada Cavan... aku harus m*mbun*hnya..." bisik Mr X
" Telat tuan... kamu lupe siapa aku...???"
Mr X terdiam, dia masih belum mengerti maksud Aileen
" Aku pacak bae ame nak nolak ajakan Azmi... sandi awal aku dem curige... anye aku diam.. aku ikuti bae kendak die... tau kenapa...?? sebab aku nak ingin tau ape tujuan Azmi, luk mane kesetiaan die nga aku... dan yang pasti... aku nak keruan siape Mr X musuh laki aku...!!!"
" Sekarang pergilah tuan... pergilah sejauh yang anda bisa... saya minta jagalah abang ku tuan... bawalah dia pulang ke rumah dengan selamat... ibu nya sedang menunggu kepulangan nya dengan penuh rindu...!!! cepat pergi tuan... anda tidak punya banyak waktu lagi... sebentar lagi tuan Cavan akan datang..." pinta Aileen sembari membalas pelukan Mr X erat
" Kau pikir aku adalah pecundang...!!! aku akan menghadapi nya...!!! aku akan menumpas habis klan Cavan Mallory supaya tidak ada lagi klan kebesaran dan kebanggaan keluarga Mallory itu..." tolak Mr X dengan jiwa kesatria nya
" Jangan konyol tuan... tuan akan kalah telak... pergilah tuan... cepat bawa anak buah tuan pergi... aku janji... aku tidak akan membocorkan rahasia ini... pergilah..."
" Siaaalll....!!!! kau tebuyan Aileen... bange...!!!" maki Mr X kesal
" Kau menggagalkan rencana ku...!!! kau sudah merusak apa yang sudah ku susun dengan baik...!!"
" Supaya anda tau... anda tidak hanya menghadapi tuan Cavan yang tampan, cerdas dan hebat tapi juga ada saya istrinya yang genius... jadi cepatlah selamatkan diri anda... saya tidak mau abang saya terluka karena keegoisan anda...!!" jawab Aileen
" Ini belum berakhir... aku belum kalah... aku akan tetap menutut balas pada Cavan dan seluruh anak buah nya...!!"
" Baiklah... aku akan membantu anda untuk mengatur waktu itu... aku juga ingin tau apa yang sebenarnya terjadi... mengapa tuan Cavan sampai membunuh seluruh keluarga anda...!!! tapi tidak sekarang tuan... berilah waktu saya untuk berfikir..."
" Baiklah...!!! setelah ini berjanjilah tak akan membahas hal ini lagi... termasuk jika kita bertemu di rumah..." pinta Mr X
" Aku mengerti...!!!"
Lelaki berjubah itu segera pergi melesat entah kemana
" Bang... aku kecewa nga kaba.. anye aku sayang kaba.. ngape bang.. ngape kaba jadi luk ini..."
__ADS_1
Benar saja... tak selang lama lelaki berjubah itu pergi, Cavan mendobrak pintu ruang penyekapan Aileen, mata elang nya begitu bengis, siapapun musuh dihadapan nya akan langsung dia babat habis, begitu melihat Aileen terikat di kursi dengan badan lemas, Cavan langsung berlari
" Aileen...!!"
" Tuan...!!! tuan ada disini...!!"
Cavan langsung memeluk Aileen erat, saat ini Aileen bisa merasakan jika Cavan begitu khawatir dan peduli dengan nya
" Its oke... aku disini... aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti mu lagi..." bisik Cavan lembut
Cavan melihat baju Aileen robek, lengan nya terluka akibat cakaran yang cukup dalam, wajah ayu nya lebam dan pelipisnya berdarah membuat Cavan makin marah
" Siapa yang berani menyakiti mu...!!! akan aku patah kan lehernya sampai putus...!!! geram Cavan
" Maafkan aku Aileen... aku lalai menjaga mu... sampai kamu harus terluka seperti ini..." Cavan kembali memeluk Aileen, setelah melepaskan tali pengikat tangan dan kaki Aileen, Cavan segera menggendong Aileen keluar karena saat ini tubuh Aileen memang benar benar lemas
" Tuan... dimana Azmi... jangan sakiti dia tuan... kita harus membebaskan dia..." pekik Aileen panik, dia ingat sahabatnya yang juga disekap karena membela nya
" Dia adalah tiger Dark Aileen... dan dia yang sudah menculik mu..." tolak Cavan
" Dia sahabatku tuan... dia melakukan nya hanya karena patuh pada tugas...!!! dan dia juga disekap karena sudah melindungi ku..."
" Oke tenanglah... biarkan anak buah ku yang nencari nya... kau tunggu di mobil.. tubuh mu sangat lemas... jangan buat aku khawatir dengan kondisi mu saat ini..."
" Aku tidak apa apa tuan... anda tak perlu khawatir... anda datang disaat yang tepat..." sahut Aileen sambil tersenyum
" Aaaoooowwww..." pekik Aileen meringis kesakitan
" Kenapa..??"
" Pipiku kebas dan sakit tuan untuk tersenyum.. kapal tangan tuan Reyden boleh juga..." sahut Aileen
" Reyden...!!!!"
Bersambung~
Jangan lupa VOTE yaaahhh
Happy Reading...
__ADS_1