SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN

SUAMIKU SANG MAFIA TAMPAN
Dua Kembar Sial eeh Siam...


__ADS_3

" Maaf tuan... di markas perbatasan kita baru saja di datangi musuh... tetapi mereka tidak ada yang melakukan penyerangan... mereka hanya datang lalu menanyakan soal barang tuan..." ujar Assisten Lee memberi laporan pada Cavan begitu Cavan tiba di markas dan duduk di kursi ruang pribadinya


" Barang...???" tanya Cavan balik dengan mengerutkan jidat, merasa aneh dengan yang mereka lakukan


" Benar tuan...!!! mereka datang menanyakan barang yang katanya pernah tuan ambil dari bos besar mereka..." Davin ikut memberi penjelasan


" Barang apa...??? bahkan aku sama sekali tak mengenali siapa Mr X itu...manusia yang penuh misteri.. lalu bagaimana aku pernah berurusan apalagi mengambil barang dari nya...!!! sejak awal kemunculan mereka dan mengusik klan kita... aku bahkan sama sekali tak tau apa motif tunjuan nya... yang ku ingat kita pernah mengalahkan mereka dalam sebuah pertarungan dan mengambil apa yang menjadi taruhan mereka...." Ucap Cavan sembari mengingat peristiwa apa yang menjadi penyebab permusuhan mereka


" Mungkin ada hal yang tuan lupa...???" Assisten Lee mencoba mengingatkan Cavan


Cavan diam berfikir keras


" Lalu apa lagi yang mereka katakan...???" tanya Cavan setelah beberapa menit dia berfikir tetapi tetap tak menemukan jawaban


" Tidak ada tuan... hanya itu..mereka menanyakan barang... lalu mereka pergi tanpa membuat keributan apapun..." jawab Davin


" Tetapi menurut saya tuan... ini seperti pancingan Mereka... mereka sengaja membuat seolah tuan melupakan sesuatu dari mereka yang akhirnya membuat permusuhan ini... sedangkan ini adalah kelemahan kita yang bisa membuat mereka menyerang kita kapan saja..." Assisten Lee menyampaikan analisa nya


" Mengapa kau bisa berfikir seperti itu...???" tanya Cavan penasaran


" Jika masalahnya hanya sebuah barang... mengapa tidak mereka mengirim orang suruhan untuk datang ke perusahaan dan menemui tuan...!!! bukan kah itu lebih terlihat seperti sesama pembisnis...??? jika mereka memilih mendatangi markas kecil di perbatasan... bukan kah itu hanya alibi atau rencana mereka saja....!!!!" sahut Lee menjelaskan


" Saya pikir mereka sengaja supaya saya atau Davin tuan utus kesana di perbatasan dan mereka akan dengan mudah masuk dan menyerang markas besar...."


Davin terdiam mendengarkan analisa Lee yang terdengar cukup masuk akal


" Saya sempat berfikir tuan... bukan kah kita pernah menemukan anak buah mereka yang kita tawan pernah ditemukan adanya chip yang besar kemungkinannya itu adalah alat pendeteksi tempat atau sebuah lokasi...???" tambah Lee lagi


" Tapi sebentar....!!!" potong Davin tiba tiba, seperti mengingat sesuatu


" Bukan kah di kantor Mr X sudah mengirimkan mata mata lewat ob mencurigakan itu...??" Davin mengingatkan sesuatu yang beberapa hari ini dilupakan mereka, Cavan langsung menoleh ke Assisten Lee dari tatapan nya seakan ingin memakan Lee yang lalai dengan tanggungjawabnya


" Maafkan saya tuan... saya belum sempat lagi mengobservasi Ob itu... saya... saya terlalu disibukan dengan urusan Clien tuan..." ucap Lee yang paham dengan tatapan maut Cavan

__ADS_1


" Apa kau sudah bosan bekerja...!!!" desis Cavan menakutkan


" Kau sudah banyak mengeluh dengan tugas tugas mu...!!!! apa kau sudah berani membantah ku...!!!!"


" Ti.. tidak tuan...!!!! maafkan atas kelalaian saya... saya janji akan segera menyekesaikan semua nya tuan...!!!" Lee menciut ketakutan, si Davin malah cengingisan melihat Lee yang mati ketakutan


" Aku tidak mau tau...!!!! kau selesaikan tugas mu atau kau selesai dengan ku...!!!" ancam Cavan memberi gertakan


" B..baik tuan...!!" Lee langsung mati kutu ketakutan, dia tidak mungkin berani membantah apapun perintah Cavan atau resikonya nyawa nya akan melayang dari raga


" Kalian bagi tugas...!!! Kau Lee tetap selesaikan semua tugas dan pekerjaan mu... aku tak mau lagi kau bertindah bodoh dan lelet...!!! dan Kau Davin kau terus pantau pergerakan Mr X dan anak buahnya... aku ingin tau apa sebenarnya yang dia ingin kan...!!!" titah Cavan


" Ini trik yang terlalu memalukan...!!!!!" umpat Cavan mencibir musuhnya


" Siap laksanakan tuan...!!!" sahut dua bocah itu bebarengan


Cavan langsung pergi dari markas


" Hahahahaaa ma*pus lu hampir aja lu di penggal tuan hahahaha....!!!" ledek Davin menertawakan nasib Lee


" Jelas donk...!!! siapa sih yang gak bahagia lihat teman nya susah hahahaaa...." sahut Davin enteng


" Kalau gue gak ada semua urusan dan pekerjaan jatuh ke lu semua beg*....!!! hahahaha... lu akan gantiin posisi gue jadi zombie yang gak pernah bisa tidur terus diburu tuan untuk menyelesaikan tugas....!!!" balas Lee


Seketika wajah Davin langsung pucat, membayangkan nasib nya jika di muka bumi ini tidak ada Lee...


Dia akan menjadi satu satunya orang yang terus di kejar kejar tugas... bahkan urusan perusahaan yang sangat memusingkan itu juga akan menjadi tugas nya...


" Hahahaha... gue puas... gue bahagia lihat lu jadi zombie... ngebayangin lu yang harus ngurusi meeting meeting tuan... ketemu clien... ngurusin masalah perusahaan hahaha... kalau lu siap gue dengan suka rela akan menghilang dari bumi ini...." Lee mengejek Davin yang pucet


" Ahhh tidak...!!! gue bisa jadi mayat hidup...!!! lu aja... lu harus sehat... lu harus tetep disini menyelamatkan gue...!!!!" tolak Davin


" Lu adalah penyelamat gue... karena ada lu gue disini hanya kebagian tugas yang menyenangkan... menyiksa orang orang dengan sukarela..."

__ADS_1


Lee menonyor kepala Davin kesal


" Tadi lu mengharap gue dimakan tuan... sekarang lu minta gue tetep disini buat jadi penyelamat lu...!!!" umpat Lee


" Lu tetep disini ya... lu gak boleh sampai di penggal tuan..!!! semangat...!!! semangat Assisten Lee... jangan pernah mengeluh dengan perintah tuan .. lu pasti bisa.." Davin memberi semangat pada Lee


" Fu*k you...!!!!!" balas Lee lagi


Davin hanya cengengesan menanggapi nya...


Mereka memang sudah kaya upin ipin si kembar sial yang saling melengkapi.. bukan kembar siam ya tapi kembar sial hihihi.... Mereka adalah kaki tangan Cavan terbaik dan selalu menjalankan tugas dengan serapi dan sebersih mungkin... mereka adalah eksekutor dari semua titah Cavan, Lee bertugas mengurus seluruh urusan dan mengcover perusahaan sedangkan Davin menjadi eksekutor di markas


Lee segera meninggalkan kembaran sial nya... malam ini Lee akan meng observasi kembali si OB yang mencurigakan itu... gegara urusan pernikahan tuan Cavan dengan Aileen dan dia adalah si seksi kesibukan membuatnya hampir lupa dengan duri kecil yang bisa mengganggu urusan nya...


Cavan sudah tiba lagi di apartemen nya... malam ini dia memang membawa Aileen ke apartemen bukan ke mansion... entah kenapa dia sedang ingin menikmati suasana hanya berdua saja dengan gadis itu


Cavan masuk ke apartemen dengan sangat pelan, langsung menuju kamar dimana disana Aileen masih tertidur pulas dengan lelapnya


" Syukurlah kau masih tidur... kau tidak tau jika barusan aku pergi....maaf ya meninggalkan mu sendirian..." ucap Cavan lirih begitu melihat Aileen masih damai dalam mimpi nya


Cavan segera ganti pakaian dan mandi... mandi di pagi buta seperti ini memang sepertinya lebih menenangkan untuk laki laki berdarah dingin mendidih seperti Cavan ini


Selesai mandi, Cavan langsung merebahkan tubuhnya di sebelah Aileen, menatap gadis itu dengan lekat, lalu tangan kekarnya melingkar dan memeluk Aileen erat


" Selamat tidur... semoga mimpi mu indah..." bisiknya pelan


Aileen yang emang udah ngebo kalau tidur tetap terdengar mendengkur halus Tanpa terusik oleh Cavan, Cavan langsung membenamkan kepalanya di tengkuk Aileen, menghirup lembut aroma rambut Aileen yang harum segar membuat jiwanya langsung tenanf melayang... dan lelap menyusul Aileen kealam mimpi


Bersambung


Jangan lupa kasih Vote nya yang banyak yaaa...


Jangan pelit jempolnya buat ngasih like dan komen seru seruan buat Cavan sama Aileen

__ADS_1


Happy Reading....


__ADS_2