Superstar In Love With Single Mom

Superstar In Love With Single Mom
11


__ADS_3

Episode 11


Tanpa terasa sudah hampir satu minggu syuting berlangsung di Bandung Jawa-Barat, setiap hari Keyzro selalu saja menemui Merry, entah untuk mengajak makan bersama atau hanya untuk melepas lelah, mereka terlihat akrab tanpa ada rasa canggung, sekarang Merry sudah mulai terbiasa dengan Keyzro yang memberi kesan seperti pria bucin, terkadang justru Merry sering mengerjai Keyzro dengan meminta macam-macam, seperti sekarang ini, ia meminta Keyzro membelikan ia susu dan pembalut padahal ia tidak memerlukannya, Keyzro nampak santai memberikan semua barang yang memalukan itu pada kasir minimarket.


“Mas nya sayang banget sama pacarnya ya...” puji mbak-mbak kasir mesem-mesem.


“Hm...” sahut Keyzro dengan senyum terpaksa.


“Terima kasih mas...silahkan ini...” ucap mbak-mbak kasir sembari memberikan kantong belanjaan pada Keyzro.


“Okay...terima kasih...” sahut Keyzro mengangguk lalu pergi.


“Hahhh...harus kuat malu Keyzro!” Keyzro membuang nafas kasar karena sedari tadi ia sebenarnya sangat malu.


“Ini...” Keyzro memberikan kantong belanja berwarna biru pada Merry.


“Terima kasih...” ucap Merry tersenyum puas.”Oppa...ini banyak banget sih pembalutnya?” Tanya Merry dengan tatapan meledek.


“Aku kan enggak tahu kamu pakai apa, jadi...anggap saja stok untuk beberapa bulan” jawab Keyzro memblushing.


“Hehehe...kerja bagus oppa...” Merry terkikik geli sembari mengelus kepala Keyzro.


Grepppp


Keyzro menarik pergelangan tangan Merry lalu menariknya.


“Seperti ini dulu...sebentar saja...aku lelah...” kata Keyzro memeluk pinggang Merry yang ia bawa berdiri di hadapannya.


Kepala Keyzro berada di dada Merry, bersandar disana dengan tenang, Merry hanya bisa terdiam karena merasa kasihan melihat raut wajah lelah Keyzro. Merry membelai sayang pucuk kepala Keyzro dengan sangat lembut.


“Myzro...” desis Keyzro.


“Iya oppa...” sahut Merry.


“Aku lelah...lelah menahan cemburu...” kata Keyzro menongak memelas.


“Hehe...cemburu sama siapa?”


“Kamu dekat-dekat sama kru cowok...hiks...” rengek Keyzro.


“Pfff...oppa kan ganteng...masa aku berpaling sama mereka yang enggak ada apa-apanya daripada oppa...” kata Merry menahan tawa.


“Yang benar???” Tanya Keyzro manja.


“Iya...” jawab Merry.


“Jadi...apa kita jadian aja?” Keyzro memajukan bibirnya seperti anak kecil yang sedang merajuk.


Tak


Merry menyentil kening Keyzro.

__ADS_1


“Aduh...sakit Myzro!” Keyzro mengusap-usap keningnya.


“Ade-ade aje lu dul! Sape gue jadian ame lu! Dasar bocah!” Merry menggerutu sembari berjalan menjauh.


Keyzro tersenyum.”Hm...aku tahu...dia hanya bercanda...” gumam Keyzro mengingat pujian Merry untuknya.”Tunggu!!!” Teriak Keyzro menyusul Merry.


“Udah sadar bocah!” Kata Merry tertawa pelan.


“Ayolah...kita jadian ya...” rengek Keyzro.


“Pale lu empuk!” Kata Merry.


“Ayolah...ya...hmmm...” Keyzro menangkup tangan memohon.


“Dasar bocah koslet! Hahaha...sana ah...” Merry tertawa sembari menyenggol lengan kanan Keyzro agar menjauh.


“Enggak mau...” Keyzro kembali merengek manja.


“Dih...amit-amit...geli...” Merry bergidik ngeri lalu berlari.


“Awas ya kamu Mer...!” Ancam Keyzro menunjuk-nunjuk Merry.


“Tangkap aku...weeehhhh...” Merry menjulurkan lidah.


“Awas kamu ya!!!” Keyzro berlari mengejar Merry.


“Kyaaaaaaa!!!” Merry berteriak sembari melajukan kecepatan dalam berlari.


Dari kejauhan sepasang mata sedang mengawasi mereka berdua,


*


*


*


*


*


25 Oktober 2020


Pengadilan Agama Cibinong-Jawa Barat...


Seorang wanita berkulit hitam manis sedang menunggu antrian di pengambilan akta perceraian, dalam diam ia mengingat kembali perjalanan hidupnya sampai bisa berada di tempat mengerikan ini, sejarah kelam perlakuan buruk dari sang mantan suami berputar memenuhi isi kepalanya, berulang kali ia memejamkan mata menahan diri agar tidak menangis, begitu giliran ia tiba, ia mendapatkan notifikasi dari seorang pria asing di sebuah akun sosial media, ia menanggapi pria itu tak berselang lama mereka berkenalan, pria itu terus mengirimi ia pesan, sampai setelah empat bulan menjalani hubungan jarak jauh, wanita manis yang bernama Merry Reynata ini akhirnya berpisah dengan pria asing itu tanpa alasan yang jelas.


Tiga bulan berlalu setelah pria asing itu pergi ia kembali ke kehidupan sebelum pria asing itu datang, seiring doa dan harapan ia bangkit menjadi sosok yang jauh lebih kuat dan tegar, tempat mengerikan seperti pengadilan agama bukanlah tempat mengerikan baginya, ia menjadikan tempat itu sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.


“Ya Allah...jika ini yang terbaik bagiku...maka tegarkan aku sampai tidak ada satupun badai yang mampu menggoyahkan pendirianku...” doa Merry dalam hati sembari meninggalkan pengadilan agama.


*

__ADS_1


*


*


Plakkk


Adegan tamparan bak di sinetron terjadi di pagi hari yang cerah, seorang artis menampar Merry hanya perkara sepele, Merry tidak sengaja menambahkan gula di teh hijau yang ia pesan. Tak ingin membuat kegaduhan Merry memilih diam.


“Begini saja tidak mengerti, lo tahu kan? Orang minum teh hijau sangat jarang memakai gula!” Teriak sang aktris membentak Merry.


“Maaf mbak...” ucap Merry menunduk.


“Mbak...emang gue orang jawa? Mbak-mbak...” bentak aktris itu untuk kesekian kalinya.


“Milan...udah dong...masa perkara kecil aja sampai bentak dia sih...” tegur asisten sang aktris.


“Diem aja deh Re...dia harus di kasih pelajaran!” Sentak sang aktris yang bernama Milan.


“Pelajaran dari hongkong!” Gerutu Merry cemberut.


“Lo ngomong apa barusan?!” Milan melotot.


“Kamu baik-baik saja?” Tanya Keyzro tiba-tiba saja sudah ada di samping kiri Milan.


“Kak Keyz...dia...” Milan mendekat pada Keyzro.


“Ditanya malah diam Myzro...” Keyzro melewati Milan menghampiri Merry.


Merry melihat raut wajah Milan semakin masam justru membalikan keadaan.”Sakit...hiks...” Merry merengek memegangi pipi kanan yang memerah.


“Ck...sini...” Keyzro membungkuk membelakangi Merry.”Diam saja sih...naik!!!” Titah Keyzro menarik tangan kiri Merry.


Merry tersenyum lalu naik ke punggung Keyzro.”Weeehhh...” ia menjulurkan lidah pada Milan.


“Ihhh...brengsek!!!” Kata Milan geram.


Kembali pada Keyzro yang membawa Merry ke kamarnya, ia mengobati pipi kanan Merry dengan krim salep, ia mengoleskan perlahan dengan penuh kelembutan, sesekali ia mengkerutkan kening mengingat apa yang terjadi pada Merry barusan. Ia merasa sangat kesal tapi ia tidak mungkin memarahi Milan karena Milan adalah lawan mainnya di film kali ini.


“Myzro...maaf...” ucap Keyzro menunduk sedih.


“Kenapa minta maaf mas...eh...oppa...” sahut Merry bingung.


“Aku janji sama Rey untuk jagain kamu, tapi...hufff...aku tidak menjaga kamu dengan benar...” kata Keyzro menunduk murung.


“Oppa...aku baik-baik saja...tidak perlu khawatir...” kata Merry menggunakan bahasa Korea yang terkesan kaku.


“Hm...aku mencintaimu...” kata Keyzro menggunakan bahasa Korea.


“Hahaha...udah mirip belum sama yang ada di drakor?” Tanya Merry tertawa pelan.


“Hmm...kayaknya kamu bisa deh jadi artis di Korea...hehehe” Keyzro menjawab dengan menimpali candaan dari Merry.

__ADS_1


“Hehehe...” Keyzro dan Merry tertawa bersama.


To be continued 11


__ADS_2