
Mall Kepala Gading pukul sepuluh waktu setempat. Nampak seorang wanita muda terus merengek pada seorang pria, wanita itu meminta ditemani ke beberapa tempat hingga membuat si pria muak karena kemanjaan wanita muda itu.
Banyak pasang mata yang memandang iri pada pria dan wanita itu, mereka nampak serasi selayaknya pasangan kekasih yang sedang berjalan-jalan manja di dalam Mall.
"Hmm...ternyata kamu belum berubah ya oppa..."
"Siapa lo?" Bentak wanita muda itu pada seorang wanita mungil nan cantik.
"Hmm...oppa...siapa aku?" Wanita mungil itu tak lain dan tak bukan ialah Merry Reynata.
"Myzro...ini...Clara...dia..." pria tampan nampak kebingungan akan kehadiran Merry disana.
"Dia siapa oppa!!!" Desak wanita muda bernama Clara Adeline.
"Dia...pacar aku!" Sahut pria tampan itu sembari menyingkirkan tubuh Clara dari hadapannya.
"Sudah dengar kan? Jadi bisa kan menjauh dari oppa saya???" Sindiran pedas dan tatapan tajam Merry hadiahkan untuk Clara.
"Awas lo! Gue nggak akan tinggal diam!" Ancam Clara lalu pergi.
Tinggal-lah kini pria tampan itu membujuk Merry karena sedang merajuk.
"Myzro...jangan marah...dia bukan...siapa-siapa...percaya sama aku ya...hm..."
"Huff...gimminhyeog! dangsin-eun yeojeonhi jeongwa gatseubnida, jjajeungnaneun salam!" (Kim Min Hyuk! Kamu masih sama seperti dulu, pria menyebalkan!) Sentak Merry marah.
"geuleonge anila, geuge... nan... nae mal-eun...aishh..." (Bukan seperti itu...ini...maksudku...aishh)
"silh-eumyeon silhdago! chimmughaji ma, dangsin-eun babo ishh!!!" (Jika kau tidak menyukainya, jangan diam! Kau bodoh ya!)
"hwanaejima! naega jalmoshaess-eo jebal..." (Jangan marah, aku salah...ku mohon...)
"Ishh...babo!" Merry berjalan cepat karena terlalu kesal.
"i... meli... hwanaeji maseyo, banboghaji anhgessdago yagsoghabnida...ne...ohhm..." (Ini... Mary... Jangan marah, aku berjanji tidak akan mengulanginya...)
"geumanhaeyo!" Sahut Merry tanpa menoleh.
Pria tadi menunduk frustasi lalu menarik pergelangan tangan kanan Merry sampai siempunya tertangkap dalam dekapannya.
"Jangan marah ya...kita sudah berpisah sangat lama...masa harus bertengkar sih!" Rengek Keyzro si pria tampan itu.
"Dih...dasar..." Merry geleng-geleng kepala tersenyum tipis.
"Karena kita sudah disini, bagaimana kalau kita ngedate?" Keyzro menaikan alis sebelah kiri tersenyum nakal.
__ADS_1
"Huh! Dasar tidak tau malu! Huh! Hehehe..." kekeh Merry.
Sembari berpegangan tangan mereka berdua berjalan-jalan di dalam Mall, senyum dari kedua insan yang sedang dimabuk cinta ini membuat iri orang-orang sekitar mereka, banyak yang memuji banyak juga yang mengumpat tapi lebih banyak yang memuji kemesraan yang kini ditampilkan oleh Keyzro dan Merry.
"Ngomong-ngomong ya...bahasa Korea kamu...hm...lumayan juga ya..." kata Keyzro.
"Huff...kamu nggak tau aja, aku harus bisa bahasa negara kamu, harus lancar juga bahasa Inggris, huff...selama di Champ aku benar-benar digempur habis-habisan untuk belajar" kata Merry mengeluarkan semua unek-unek yang ada dihatinya.
"Pasti sangat melelahkan ya..." Keyzro menatap iba pada Merry.
"Hm...tidak juga...aku malah seneng banget, sekarang jadi bisa dua bahasa asing, dan lagi...banyak pembelajaran yang aku dapat di Champ, selain bahasa, aku belajar nyetir, renang, beladiri dan masih banyak yang lainnya...aku sudah menguasai semuanya" kata Merry.
"Hm...aku mengerti..." Keyzro membelai sayang pucuk kepala Merry.
Selasai dengan acara jalan-jalan mereka, Keyzro mengajak Merry mampir ke Apartemen miliknya, disana seakan dejavu, Keyzro dan Merry mengulang adegan romantis yang dulu sering mereka berdua lakukan. Dimana kini Merry berbaring terkurap di atas tubuh Keyzro yang juga berbaring di atas sofa panjang.
Keyzro terus menatap wajah Merry sembari memainkan rambut panjang milik sang kekasih hati.
"Dia itu siapa oppa?" Tanya Merry.
"Dia siapa?"
"Itu loh...cewek kampret yang di Mall tadi"
"Hehehe...dia anak dari investor untuk project film baru aku" kekeh Keyzro.
"Huff...jadi...aku diminta menemani dia kemanapun ia pergi dengan jaminan ayahnya akan menjadi sponsor utama dalam film baru aku...ck...gitu deh"
"Hm...aku kesel tau!" Merry mengkerucutkan bibir.
"Ishh...itu bibir...muachhh..." Keyzro mencium gemas bibir Merry.
Plakkk
Merry menampar pelan pipi kanan Keyzro.
"Hehehe...dasar imut..." kekeh Keyzro.
Keyzro menarik tengkuk leher Merry, sedikit memiringkan kepala, ia dekatkan bibirnya dengan bibir Merry.
Dan...
Cllekkkk..
"Ups...sorry..." kata seseorang yang baru saja datang.
__ADS_1
"Dasar banci! Ganggu aja!" Sentak Keyzro sembari menyambit Dian sang manager sekaligus asistennya itu dengan menggunakan bantal.
"Ya elah...maap Keyz...mana gua tau lu lagi...indehoy sama Merry...hehehe" Dian terkekeh langsung melompat keluar dari Apartemen menghindar dari serangan sang aktor.
"Hahaha...kalian masih sama aja ya...nggak...ber...-"
Keyzro menyambari bibir Merry tanpa permisi membuat Merry tidak melanjutkan kata-katanya.
"Aku kangen..." ucap Keyzro menyudahi kegiatan panas mereka.
"Aku juga..." sahut Merry memeluk Keyzro sangat erat.
"Hufff...bulan depan...kita nikah yuk!" Kata Keyzro.
"Kamu ngajakin nikah kayak anak SD lagi ngajakin main karet aja! Nggak ada romantis-romantisnya amat!" Protes Merry.
"Okay...aku akan melamar kamu di depan banyak orang...kamu tunggu tanggal mainnya ya..." bisik Keyzro.
Merry mengkerutkan alis merasakan ada sesuatu yang mengganjal dibawah sana, ia segera beranjak dari atas tubuh Keyzro.
"Dasar mesum!!!" Teriak Merry sembari memukul-mukul Keyzro dengan bantal.
"Hahaha...aku pria normal Myzro...hahahaha..."
"Tau ah...aku kesel!"
Keyzro menangkap bantal yang digenggam oleh Merry kemudian berkata."Merry Reynata Scott...menikahlah denganku..."
"Hah..." Merry membuka mulutnya lebar-lebar.
"Mau kan?" Keyzro menatap manik-manik coklat tua milik Merry dengan tatapan penuh harapan.
"Gimana ya...aku pikir-pikir dulu deh..." kata Merry berbalik memunggungi Keyzro.
"Huff..." membuang nafas kasar Keyzro memeluk Merry dari belakang.
"Gelang pemberian kamu waktu itu...aku sudah kembalikan gelang itu ke ibu kamu...oppa..." cicit Merry.
"Aku tau..." sahut Keyzro.
Merry membalikan badan menongak menatap Keyzro.
**
**
__ADS_1
**
Penisirin nggak guys...stay terus disini ya guys...see you next chapter ❤️🤗😘