
Sebuah Rumah Sakit dibilangan Jakarta Pusat. Nampak seorang pria berwajah bak idol K-pop tengah menunggu antrian giliran di antrian tunggu dokter bedah. Pria itu tertunduk lesu begitu gilirannya tiba, ia merasakan sesuatu ketakutan akan tetapi semuanya sirna tatkala dokter bedah menjelaskan mengenai kondisinya.
Sang dokter memberikan penjelesan dengan menunjukkan hasil test si pria tampan itu.
"Ini...adalah bagian dada anda, maaf...bagian sini sudah beransur-ansur menyusut dan bagian intim anda sudah tertutup akan tetapi operasi masih perlu dilakukan untuk benar-benar menutup bagian intim anda pada bagian yang ini..." ujar sang dokter memberikan hasil ronsen pada si pria tampan.
"Lalu? Apa saya sudah bisa menjadi pria seutuhnya?" Tanya si pria tampan.
"Dipastikan anda adalah laki-laki pak...karena meski anda berkelamin ganda akan tetapi anda tidak memiliki rahim dan lagipula bagian ini yang lebih menonjol pak..." jawab sang dokter.
"Oh my God...ini sungguhan kah?" Pria tampan memekik haru.
"Iya pak...karena itu saya sarankan segera melakukan operasi pembedahan untuk memperbaiki yang tertutup ini karena bagian ini memang sudah tertutup akan tetapi masih terlihat dibagian ini, jadi...kapan bapak mau menjadwalkan operasi bapak?" Kata sang dokter lalu bertanya.
"Saya akan operasi di negara Thailand saja dok...mohon surat pengantarnya dok..." jawab si pria tampan.
"Baik...saya akan memberikannya..." ucap sang dokter.
"Terima kasih dok...saya permisi" pria tampan mengangguk hormat kemudian pergi.
Langit pada malam hari di bulan Maret menambah kesan keromantisan pasangan suami istri yang baru saja rujuk ini. Dimana kini pasangan Kymy dan Myzro menghabiskan waktu berdua di sebuah Hotel bintang lima dikawasan selatan Surabaya. Pemandangan kota Surabaya nampak indah dengan gemerlapnya lampu-lampu gedung bertingkat disana.
"Lo seriusan ajalah Mer! Masa lo minta semua properti atas nama Keyzro pindah ke tangan lo! Lo kurang kaya apa coba?" Protesan datang dari Dian begitu tiba di kamar Hotel tempat Keyzro dan Merry menginap.
"Aku emang kaya kak, jauh lebih kaya malah dari suamiku tapi tetap saja aku sebagai seorang istri berhak atas nafkah yang seharusnya diberikan oleh suamiku kan?" Sahut Merry sembari duduk menyilangkan kaki di sofa panjang.
"Iya sih lo bener juga tapi nggak gini juga Mer, masa semuanya sih? Sisain kali buat Keyzro biar cuma satu aja" kata Dian.
"Kak...pengalaman ku dulu saat dia BERSELINGKUH, menyadarkan aku betapa bodohnya aku membiarkan suamiku menumpuk pundi-pundi rupiah tanpa menerima sepeserpun hasil dari apa yang ia timbun?" Kata Merry menekankan kata "SELINGKUH" dengan guratan kekesalan.
"Eh???" Dian tertegun.
"Apa alasan itu tidak bisa ku jadikan alasan mengapa aku menginginkan seluruh properti milik SUAMIKU???" Sarkas Merry menyipitkan matanya yang bulat sempurna.
"Itu...hm...gimana Keyz?" Tanya Dian pada Keyzro.
"Apapun akan gue kasih Ian selagi istri dan anak-anak gua bisa balik ke gue" jawab Keyzro seperti anjing yang patuh pada majikannya ia terus memijat bahu Merry.
"Hm...baiknya suami aku..." ucap Merry mengelus sayang pucuk kepala Keyzro.
"Baik aku cuma untuk kamu Myzro...aku janji tidak akan ada yang kedua kalinya aku berselingkuh" kata Keyzro menekan hidungnya pada ceruk leher Merry.
"Nah...kak...jemput Gha-eun gih...mulai sekarang kamu juga milik aku, apa yang aku perintahkan kamu harus laksanakan, benar kan Kymy???" Kata Merry menyentuh pipi kanan Keyzro dengan hidungnya yang mungil.
"Hm...apapun milikku adalah milikmu Myzro..." sahut Keyzro.
__ADS_1
"Busyet! Dalam kandungan aja tuh bocah dah benci banget sama gua, apalagi dah lahir...hadeuhh...nggak ada tugas yang lebih berat lagi nyonya?" Kata Dian kesal.
"Nggak ada...jemput Gha-eun dan anak-anak gua di Bandara sekarang!"
Dian seorang pria yang dulunya gemulai berubah menjadi sosok pria sejati, bukan tanpa sebab ia menjadi seperti sekarang ini, itu semua karena ia jatuh cinta pada sosok wanita muda cantik yang juga merupakan salah satu sahabat dekat Merry Reynata. Ia adalah Chacha Fedrika, sosok wanita yang ceria dan ramah pada semua orang, Ian sendiri tak menyangka jika ia bisa juga jatuh cinta dengan seorang wanita karena semula ia adalah seorang homosexsual.
"Kenapa wajahnya ditekuk gitu sih kak?" Tanya Chacha menoel pipi kanan Dian yang menekuk wajahnya.
"Ini loh Cha...aku disuruh jemput Gha-eun...ishhh...tuh anak dalam kandungan aja benci banget sama aku...apalagi dah lahir...hiks" keluh Dian.
"Aku ikut deh jemput Gha-eun...kebetulan banget aku kangen sama dia" Chacha tersenyum sumringah meraih tangan kanan Dian.
Deg
Deg
Deg
"Debaran ini masih milik kamu Cha...apa kamu mau sama aku?" Gumam Dian dalam hati.
"Kenapa kak?" Tanya Chacha.
"Nggak kenapa-kenapa kok" jawab Dian menunduk.
"Kak...tatap wajah orang yang kamu ajak bicara" titah Chacha mengadahkan wajah Dian dengan kedua telapak tangannya yang lembut.
"Kak..." panggil Chacha lembut.
Greppp
Dian langsung memeluk Chacha sangat erat.
"Aku sayang sama kamu Cha...udah lama banget, sejak kejadian dua tahun lalu...sungguh..." ungkap Dian.
"Snfff..." Chacha menitikan air mata.
Dua tahun yang lalu...
"Lepaskan aku dad...kamu suami mommy, aku nggak mau meneruskan dosa ini!" Teriakan seorang gadis cantik dikebisingan jalan ibukota.
"Tapi aku mencintaimu Cha...sungguh!" Sahut pria blasteran Inggris-Indonesia sembari berusaha memeluk sang gadis.
"Nggak! Cinta daddy ini salah!" Sahut si gadis cantik itu sembari melepaskan diri.
"Tidak ada salahnya dengan perasaanku Cha...beri aku waktu...aku akan..."
__ADS_1
"Menceraikan mommy lalu menikahi putrinya??? Oh God...you really bad sir!!!" Sarkas sang gadis.
"Jika itu bisa ku lakukan maka akan aku lakukan demi dirimu!" Jawab si pria tampan blasteran itu.
"Nggak! Kalaupun kau bercerai dengan mommy itu bagus untuk mommy, jika ia tahu siapa yang menghancurkan masa depan putrinya, snfff...ia mungkin akan sangat membenci dirinya sendiri" mata si gadis cantik berkaca-kaca.
"Chacha...please..." pinta si pria sembari berusaha meraih lengan kanan si gadis cantik.
Greppp
Tangan kekar milik pria blasteran itu dicengkram kuat oleh tangan kekar dari arah belakang si pria.
"Siapa kau!" Tanya si pria itu memicingkan mata marah.
"Lepaskan calon istriku!!!" Ungkap suara gemulai seraya melayangkan tinju pada pipi kiri pria blasteran itu.
"Kak Ian...snfff...hiks..."
Si gadis cantik yang tengah bertengkar itu ia adalah Chacha Fedrika putri dari Alfian Fedrika Hendriyas.
"Kamu nggak apa-apa kan sayang???" Tanya pria sedikit gemulai itu sembari memeluk Chacha.
"Hm...iya kak...hiks..." sahut Chacha memeluk erat tubuh yang semula gemulai kini kekar bak aktor hollywood.
"Yukkk...kita pulang!" Ajak pria gemulai yang tak lain adalah Dian sang manager Keyzro.
"Hm...hiks...hiks...hiks..." Chacha mengangguk cepat sembari terus menangis.
Flashback off
"Aku udah nggak suci lagi kak...aku kotor hiks...hiks...hiks..." Chacha menangis sesegukan.
"Aku tidak peduli...yang aku tau...aku cinta sama kamu Cha...kita nikah yuk!" Sahut Dian sembari mengusap lembut air mata Chacha dengan menggunakan ibu jarinya.
"Aku mau nikah sama kakak...mau...terima kasih...hiks..." Chacha mengangguk cepat.
"Yang benar??? Serius???" Dian terbelalak tak menyangka akan jawaban Chacha.
"Iya...snff..." sahut Chacha diselingi gingsul manis miliknya ia tersenyum lebar.
"Alhamdulillah Ya Allah..." ucap Dian kembali memeluk Chacha.
"Yuk jemput Gha-eun sekalian minta restu sama nyonya karena sekarang lucunya aku jadi anak Merry Reynata...hehehe" Chacha terkikik geli.
Sekedar informasi, setelah Chacha mengakhiri hubungan terlarangnya dengan sang ayah tiri, mommy nya Chacha meninggal dunia karena shock mendapat serangan jantung selepas ia mengetahui jika sang suami memilik hubungan gelap dengan putrinya.
__ADS_1
To be countinue...