
Kamar Hotel disulap menjadi kamar pengantin bagi sepasang pengantin baru ini, kecanggungan antara Merry dan Keyzro semakin menjadi kala mereka berdua sudah menyelesaikan ritual membersihkan diri.
Kini Merry duduk di sudut kingbed sebelah kanan sedangkan Keyzro duduk di sisi kiri, sesekali kedua insan ini hanya melirik satu sama lain.
Keyzro mengusap kedua telapak tangannya ke atas pumpuan kedua paha.
Merry juga melakukan hal yang sama.
"Kamu..." Keyzro dan Merry bersamaan menoleh.
"Hehehe...kenapa jadi canggung gini ya???" Kekeh Keyzro.
"Hm...hehe...iya juga ya..." sahut Merry.
Keyzro beranjak dari tempatnya berjalan perlahan menghampiri Merry.
"Myzro..." Keyzro menarik tangan kanan Merry.
Mereka berdiri berhadapan saling menatap satu sama lain.
Keyzro membelai sayang rambut panjang mantan pacarnya yang kini sudah resmi menjadi istrinya.
"Kamu bahagia??? Hm..." Keyzro tersenyum tipis.
"Hm..." Merry mengangguk cepat.
Keyzro mencium kening Merry dengan lembut, turun ke hidung berakhir di bibir indah Merry.
Untuk sesaat hanya sebuah kecupan singkat...berubah menjadi sebuah pergulatan dan yang menjadi akhir dari sebuah kecanggungan adalah mereka melakukan hubungan suami istri yang seharusnya memang dilakukan.
Kesokan paginya Keyzro yang bangun lebih dulu terus saja memandangi wajah Merry yang masih terlelap. Sesekali ia memainkan hidung mungil istrinya itu. Meski merasa terganggu akan tetapi Merry hanya melenguh lalu membalikan badan.
"Eughh..." Merry menarik selimut menutupi tubuhnya.
"Bangun sayang...adikku saja sudah bangun di bawah sana..." bisik Keyzro.
Merry membulatkan kedua bola matanya saat merasakan ada yang mengganjal di belakang.
"Oppa!!! Iiihhh..." Pekik Merry kesal.
"Hehehe...sarapan paginya kamu aja ya...boleh kan???" Senyuman nakal terbit di bibir Keyzro.
__ADS_1
"Apa oppa tidak lelah? Kan semalaman..." Merry tak berani melanjutkan perkataannya.
"Semalam baru unboxing sayang...sekarang waktunya bercocok tanam...hehehe" kekeh Keyzro.
"Kyaaaaaa...dasar mesumm!!!"
Teriakan Merry tak merubah keadaan, ia masih harus memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri.
Selesai sudah perjalanan hidup dari seorang Merry Reynata, seorang pembantu umum di lokasi syuting sudah menemukan jalan menuju kebahagiaan. Dimana ia memiliki ayah yang sangat menyayanginya, seorang kakak laki-laki yang selalu melindunginya, dua putri yang begitu menghormatinya, dua putra yang begitu menyanjungnya, sekarang ditambah seorang suami yang sangat mencintainya.
Buah dari kesabaran Merry selama ini membawa ia ke kehidupan yang jauh lebih baik serta membahagiakan.
Tak pernah terpikirkan olehnya jika kini ia bisa memiliki segalanya, cinta, persahabatan, orang-orang yang begitu peduli serta tulus menyayanginya, pertemuannya dengan Eva dan Hamif membawa berkah bagi hidupnya kini. Berkat bekerja sebagai pembantu umum, ia bertemu dengan pria sebaik Keyzro Erdigo Guelinez. Seorang pria tampan yang jauh lebih muda darinya akan tetapi jauh lebih dewasa dalam segala hal termasuk cara berpikir.
Lengkap sudah kebahagiaan yang selama ini ia cari, kini sudah ia dapatkan semuanya.
"Terima kasih Ya Allah...Tuhan Maha Kuasa lagi Maha Penyayang...Engkau berikan aku segala hal yang ku butuhkan...ucap syukur ku pada-Mu..." Merry mengusap wajahnya lembur begitu doa tulus ia ucapkan.
"Terima kasih sudah menjadi istri ku...Myzro..." ucap Keyzro membelai pucuk kepala Merry, ketika kecupan salam mendarat di punggung tangan kanannya.
"Terima kasih juga sudah memilihku..." ucap Merry tersenyum tulus.
***
****
Dua bulan sudah berlalu...
Keyzro kembali ke aktivitas nya sebagai seorang Aktor, berbagai macam peran sudah ia mainkan, dan kini ia kembali menyabet gelar sebagai aktor terbaik di Festival film Indonesia.
Senyum sumringah ketika piala kemenangan ia angkat tinggi-tinggi menjadi titik balik kehidupannya. Dimana ia mencapai kesuksesan atas dasar kemampuan diri sendiri tanpa bantuan dari pihak luar. Ia mampu bersaing di kanca film Indonesia.
"Assalamualaikum... pertama-tama saya ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk Allah Subhanahu Wata'ala yang kedua saya juga berterima kasih pada banyak pihak yang sudah membantu saya selama ini...khusus untuk istri saya yang baru saja dinyatakan positif hamil...meskipun kamu tidak ada disini Myzro...aku... mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas pelajaran hidup yang kamu berikan padaku...aku mencintaimu istri ku..." kata Keyzro panjang kali lebar di atas kodium.
Prok Prok Prok Prokk
Riuh suara tepuk tangan bergemuruh kala Keyzro mengakhiri pidatonya.
"Selamat! Jaga dia baik-baik! Jika sedikit saja kau membuat dia menderita, aku akan merebutnya dari tanganmu! Paham hyung!!!" Ucap Darrel memberi ultimatum.
"Itu tidak akan pernah terjadi..." sahut Keyzro menjabat erat tangan Darrel.
__ADS_1
"Selamat sahabat lama ku!!! Kau tokcer juga ya...baru dua bulan menikah sudah ada Keyzro junior dalam perut Merry..." Vero datang langsung merangkul akrab Keyzro.
"Thanks bro!!!" Ucap Keyzro.
Setelah menerima penghargaan Keyzro kembali ke manssion istrinya. Kesepakatan yang mereka buat sebelum menikah adalah Merry tidak mau tinggal di Apartemen Keyzro bukan karena Apartemen Keyzro tak cukup luas dan jauh dari kata mewah, tapi karena Merry ingin membuat lingkungan yang nyaman untuk keempat buah hatinya.
"Papa pulang!!!" Seru Keyzro merentangkan kedua tangan masuk ke dalam manssion.
Keempat anak-anaknya memeluk Keyzro secara bersama-sama.
"Selamat ya pa...!!!" Ucap keempat anak-anaknya.
"Terima kasih...Reyna...Rayni...Rasyid dan Rasya...anak-anak papa yang soleh dan soleha..." sahut Keyzro.
"Mama kalian mana?" Tanya Keyzro.
"Biasa...tuh...lagi nontonin boyband Korea kesukaannya..." Rasyid melirik Merry yang nampak cuek dengan kedatangan suaminya.
"Huff...kalian mau jalan-jalan?" Tanya Keyzro mendesah lelah.
"Mauuuuuu!!!" Seru Rayni dan Reynata.
"Ayo!!!" Ajak Keyzro.
"Mama juga ikut dong!!!" Teriak Merry sembari berlari kecil.
"Ya Allah Myzro...hati-hati kamu lagi hamil..." Keyzro memekik khawatir.
"Aku hamil bukan lagi wamil...B aja kalez...hehehe" kekeh Merry.
"Terserah!" Kata Keyzro kemudian menggendong Merry ala bridal style.
"Ayo!!!" Seru keluarga kecil yang tengah berbahagia sembari berjalan beriringan.
"Ku pikir tidak akan bisa menemukan pria baik yang bisa mencintaiku dan juga empat anak-anak ku...nyatanya Allah yang punya Kuasa, Dia mengirim kamu untukku dan anak-anak ku...ucap syukur ku pada-Mu Ya Allah..."
"Bahagia itu sederhana...saat aku sudah mendapatkan kembali hatimu...disanalah kebahagiaanku berada..."
"Terima kasih Ya Allah sudah kirimkan kami papa yang baik...Aamiinn..."
***
__ADS_1
***
TAMAT...