Superstar In Love With Single Mom

Superstar In Love With Single Mom
30 (TAMAT)


__ADS_3

Drrttt Drttt Drttttt


Ponsel Keyzro bergetar saat ia sedang merasa sangat putus asa, siapa sangka panggilan masuk itu datang dari orang yang ia nanti-nantikan sedari tadi, langsung saja ia menggeser layar ponsel miliknya.


"Hallo oppa...hiks..." suara tangis seorang perempuan dari sana.


"Kamu kenapa? Kenapa kamu menangis? Myzro...kamu dimana?" Tanya Keyzro cemas.


"Aku enggak tahu oppa...hiks...aku nyasar...hiks...aku takut...hiks..." masih menangis perempuan yang menelpon Keyzro yaitu Merry Reynata.


"Kamu tenang ya...coba alihkan ke panggilan video!" Titah Keyzro.


Beralih ke panggilan video Keyzro melihat sekeliling, setelah merasa familiar dengan tempat yang ditunjukan oleh Merry, ia segera meminta Merry untuk menunggunya.


"Jangan kemana-mana! Tetap disitu! Aku akan kesana! Tunggu aku! Ngerti!?" Kata Keyzro lalu memutuskan panggilan video.


Di tepi jalan Merry duduk di tepi trotoar, ia sudah lebih tenang karena ada yang menemaninya. Pria asing yang menegurnya pergi untuk beberapa menit, sekitar 15 menit ia kembali menemani Merry dengan membawa dua botol air mineral.


"Silahkan diminum!" Kata pria asing itu sembari menyodorkan botol air mineral.


"Terima kasih" Ucap Merry lalu meminum sedikit air mineral.


"Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya lagi pria asing itu.


"Aku tersesat" tulis Merry di sebuah aplikasi translator.


"Hmm...dasar imut!" Pria asing itu gemas mencubit ujung hidung Merry.


"Lalu? Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya balik Merry.


"Aku memang begini selalu dijalanan" jawab pria asing itu santai.


"Thomas...terima kasih sudah menemani aku" ucap Merry.


"Tidak apa? Aku sangat senang bertemu denganmu Merry..." kata pria asing yang seorang Drivetru.


"Oh ya...apa ada yang akan menjemputmu?" Thomas kembali bertanya.


"Hmm...itu..." Merry memejamkan kedua mata merasa bodoh karena ia justru menghubungi Keyzro bukan Hamif sang ayah.


"Hiks...gue malah telpon oppa...oon bener...hiks..." batin Merry.


"Hei...apa kamu baik-baik saja?" Thomas menepuk pelan bahu kanan Merry.


"Hahhhh!!!" Merry tersentak langsung menoleh pada Thomas.


"Apa pria yang berciuman denganmu saat di trotoar waktu itu yang akan menjemputmu?" Thomas tersenyum lebar melemparkan pertanyaan menyeleneh.


"Hmm..." Merry mengangguk iya.


"Dia pacar kamu?" Tanya Thomas penasaran.


"Bukan...dia pria yang aku suka tapi..." Merry menunduk sedih.

__ADS_1


"Merry...terkadang bukan hanya sekedar kata-kata manis dalam menjalani hubungan, aku tidak tahu mengapa kamu menolak perasaanmu pada pria itu tapi...cobalah lebih berani mengambil resiko! Memang...dalam percintaan tidak semua berujung pada sebuah pernikahan kendati demikian maka lebih baik jika kita bisa memiliki kenangan manis sebagai sepasang kekasih daripada sekedar orang asing yang sekilas pernah kenal, bukan begitu?" Thomas mengetik panjang sekali di translator.


"Hm...aku takut karena dia hampir sial gara-gara aku" Merry juga menulis di translator.


"Sial?" Thomas mengkerutkan kening bingung.


"Beberapa bulan yang lalu ia hampir saja tertusuk kalau saja aku tidak menyelamatkannya" tulis Merry.


"Itu bukan sial namanya tapi beruntung!" Tulis Thomas.


"Seriously?" Merry menoleh pada Thomas yang masih mempertahankan senyumannya.


"Yes...you saved him because you love him, then just live your feelings bravely, if he loves you then you better not break his heart, love that man with all your heart that way you will also understand there is no such thing as an unlucky human being" (Ya...kau menyelamatkannya karena kau mencintainya, maka jalani saja perasaanmu dengan berani, jika dia mencintaimu maka lebih baik kau tidak mematahkan hatinya, cintai pria itu dengan sepenuh hatimu dengan begitu kau juga akan mengerti tidak ada yang namanya manusia yang tidak beruntung) kata Thomas menepuk-nepuk pucuk kepala Merry dengan lembut.


"Apakah aku boleh cinta sama oppa?" Gumam Merry dalam hati.


"I'll go first... the man who loves you and worries about you has arrived... I don't want to be a nuisance... hehe" Thomas tertawa di akhir kalimat sembari melangkah pergi.


Drappp Drappp ***Drapppp


Bruggghhhh***...


"Gwaenchanh-euseyo?" (Apakah kamu baik-baik saja?" Keyzro menatap cemas Merry yang terdiam menunduk.


"Oppa ngomong apa?" Tanya Merry menengak ke atas.


"Hahhh...dangsin-eul chaj-assseubnida..."(Hahhh...saya menemukanmu...) Keyzro mengusap kasar wajahnya lalu kembali memeluk Merry sangat erat.


"Ini bocah otaknya tenggelem dimana sih? Dari tadi ngomong apaan sih? Kagak ngarti gua...hiks..." Merry menggerutu dalam hati.


"Oppa dari tadi ngomong apa?" Tanya Merry dengan mata berkaca-kaca.


Meoooonggggg


"Lagi dan lagi...kamu berekspresi imut! Haishhh..." Keyzro mencium gemas kedua pipi Merry secara bergantian.


"Lah...apaan sih!" Merry mendorong pelan dada Keyzro.


"Sudahlah...yang penting kamu sudah ketemu!" Keyzro membalikan badan Merry mendekapnya dari belakang. Eits...tak lupa seperti adegan di drama-drama, Keyzro memasukan tubuh mungil Merry ke dalam mantelnya.


"Terima kasih oppa..." ucap Merry berlinang-linang air mata.


"Aku sudah memikirkannya...aku tidak akan..." Keyzro tidak sempat mengutarakan apa yang hendak ia katakan.


"Ayo kita pacaran!" Kata Merry menongak menatap mata Keyzro.


"Apa???" Pekik Keyzro.


"Kenapa? Apa oppa udah enggak suka sama aku?" Tanya Merry mengekrutkan alis.


Cupp Cupp Cupp


Keyzro mencium kedua mata Merry lalu terakhir keningnya.

__ADS_1


"Tidak pernah ada orang lain yang bisa menggantikan kamu di hatiku..." Kata Keyzro lembut membelai pipi kanan Merry.


"Hiks...hiks...maaf oppa...aku juga cinta sama oppa...hiks..." Merry menangis memeluk erat Keyzro dari balik dalam mantel.


"Myzro and Kymy sudah bersatu...jadi jangan menangis lagi ya..." Keyzro membalas pelukan erat Merry.


"Terima kasih Ya Allah..." ucap Keyzro dalam hati.


Flashback on


"Kau kembali anak muda?" Tegur ustadz Zakir tersenyum melihat Keyzro memasuki Masjid.


"Jika alasannya karena hatiku tenang setiap masuk ke dalam Masjid, apakah aku bisa masuk ke dalam islam?" Tanya Keyzro lirih.


"Hmm..." ustadz Zakir mengangguk menyunggingkan senyum di bibirnya.


Selesai mengucapkan kalimat syahadat Keyzro meminta pada ustadz Zakir agar memberinya nama islam yang tak jauh dari namanya yang sekarang ini, Khyzkir Erdigo Guelinez...


Maksud arti Khy adalah nama Keyzro sendiri sedangkan Zkir itu bermakna agar nantinya ia akan senantiasa berzikir kepada Allah Subhanahu Wata'ala. Begitulah penjabaran nama islam yang dimiliki oleh Keyzro.


"Terima kasih ustadz..." ucap Keyzro menunduk hormat.


"Sama-sama Khyzkir, semoga Allah membuka pintu Jannah untukmu...Aamiinn ya robbal'alamin..." sahut ustadz zakir dengan doa yang tulus ia menepuk-nepuk punggung Keyzro.


"Aamiinn..." Keyzro mengulum senyum lalu pergi dari Masjid.


Flashback off


To be continue...


(TAMAT) Season satu.


*Sedih tapi jangan meratap


Menangis tapi jangan meruntuk


Marah tapi jangan mendendam


Jadikan kepahitan itu sebagai vitamin untuk mengebalkan hati dan pikiran agar selalu ingat bahwasannya cuaca tidak akan terus menerus mendung adakala-nya panas bahkan pelangi yang hadir di cuaca yang buruk...


Salam hangat untuk kalian...


Terus berpikir positif ya guys...😚*



Keyzro Erdigo Guelinez



Merry Reynata


__ADS_1


Vero Jensen Dison


__ADS_2