Superstar In Love With Single Mom

Superstar In Love With Single Mom
Season 2 {bagian 35}


__ADS_3

Malam pertama Merry berakhir tragis dengan tidak terjadi apa-apa, meski demikian baik Charles maupun Merry sama-sama merasakan perasaan bahagia selayaknya pasangan pengantin yang baru saja menikah.


Kini mereka berdua sudah kembali ke rumah mewah milik Merry, sepakat jika setelah menikah Charles lah yang ikut tinggal bersama Merry dan keempat anak-anaknya, karena Merry tidak ingin keempat anaknya merasa canggung tinggal di lingkungan yang baru.


"Kamu beneran nggak keberatan nganter anak-anak sekolah?" Merry bertanya sembari memakaikan dasi pada kerah kemeja sekolah Rasya.


"Tidak...justru aku sangat ingin melakukan itu, bagaimana pun juga aku sudah menjadi ayah mereka bukan? Hm..." tersenyum tipis Charles menjawab pertanyaan dari sang istri.


"Oh ya...nanti aku akan pergi ke supermarket, kamu menyusul selesai antar anak-anak sekolah ya..." kata Merry.


"Baik istriku..." sahut Charles mencium kening Merry sekilas kemudian ia dan keempat anak-anaknya Merry berangkat.


Seperti yang tadi Merry katakan pada Charles, ia kini sudah berada di supermarket bersama dengan Inez, ia menyusuri tiap lorong, memilah barang-barang belanjaan yang diperlukan.


"Lo bahagia banget ya...punya suami udah ganteng plus tajir melintir" gurau Inez sembari mendorong troli.


"Hm...gue bahagia ya...bahagia banget malah, cuma..." Merry seketika terdiam begitu teringat akan pria yang ia cintai.


"Cuma lo belum bisa move on dari oppa-oppa itu kan?" Terka Inez tersenyum getir.


"Hm...gitu deh..." sahut Merry lesu.


Dari kejauhan Inez nampak melihat Charles yang tengah berjalan santai menuju ke arah mereka berdua, tak berselang lama Charles memberi isyarat jari telunjuk yang sengaja ia taruh di bibirnya yang tipis.


Inez mengangguk mengerti, ia pun tak berbicara lagi langsung menutup rapat mulut nya.


"Nez...menurut lo laki gue doyan keju merk ini apa yang ini?" Tanya Merry.


"Mana gue tau Mer?" Jawab Inez dengan gelengan kepala.


"Pacar lo kan bule, pasti lo tau donk selera bule tuh apa? Gimana sih!" Gerutu Merry kesal.


Greppp...


Charles menyergap pinggang ramping Merry dari arah belakang begitu tiba.


"Eh...kamu udah datang!" Seru Merry sedikit terkejut.


"Hm..." sahut Charles menyandarkan dagu di kepala Merry.

__ADS_1


"Nah... kebetulan ada kamu, aku mau tanya, kamu suka yang ini atau yang ini?" Merry menunjuk rak berisi keju dengan merk berbeda.


"Hm...yang ini..." jawab Charles menunjuk sebuah merk keju buatan luar negri.


"Oh...okay...!" Merry manggut-manggut tanda ia mengerti.


Selesai memilih keju, mereka berdua membiarkan Inez menjadi obat nyamuk karena harus menyaksikan kemesraan pasangan pengantin baru. Bagaimana tidak mesra, Charles terus saja memeluk pinggang Merry sepanjang perjalanan kegiatan mereka berbelanja.


Kemesraan antara Merry dan Charles membuat banyak pasang mata memandang iri pada mereka berdua, tak kecuali Inez yang menjadi obat nyamuk disana.


"Hufff... janda semakin di depan..." batin Inez memberontak sedih.


"Ini...arghhh...aku mau borong ini semua!" Pekik Merry kegirangan saat melihat daging wagyu di tempat daging segar.


"Silahkan Queen...kalau perlu aku beli supermarket ini untukmu..." kata Charles santuy.


"Nggak perlu! Hehehe... ada-ada saja kamu..." Merry mencubit gemas perut sixpack sang suami.


"Auch...sakit Queen..." Charles pura-pura meringis kesakitan.


"Eh...maaf...sakit banget ya..." ucap Merry mengusap-usap perut Charles.


"Hehehe...bercanda..." kekeh Charles.


"Jangan marah Queen...hm..." Charles mengeluarkan mata puppy.


"Ck...sudahlah..." Merry tersenyum lalu kembali melangkah maju.


"Bisakah...kalian hentikan kemesraan kalian berdua? Aku sungguh sakit hati...hiks..." rengek Inez yang berjalan di belakang.


"Eh...maaf Nez...hehe" Merry nyengir menutupi rasa malu.


"Yang penting lo bahagia Mer..." Inez menatap senduh wajah bahagia sahabat nya itu.


Usai sudah Merry memborong habis persediaan entah untuk berapa bulan? Mungkin untuk setahun, melihat bukan hanya satu troli tapi ada sepuluh troli yang kini berbaris rapih di parkiran supermarket.


"Lo ikut mobil laki gue ya...kalau soal ini biar urusan Bright sama anak buah laki gue" titah Merry.


"Okay!" Sahut Inez.

__ADS_1


Mereka bertiga pun berangkat menuju kediaman Merry Reynata, menempuh perjalanan cukup jauh, akhirnya mereka tiba juga di rumah super-duper lebih mewah dari sebelumnya. Dimana kini fasilitas yang ada sangat lengkap, dari mulai kolam renang, tempat gym, tempat yoga bahkan tak lupa ada mushola kecil di rumah berukuran lebih dari lima ratus meter ini.


Tidak butuh waktu lama, Bright dan empat anak buah Charles juga sampai tak berbeda jauh jarak waktu nya, hanya sekitar lima menit mereka lima pria tampan sudah ada di halaman depan.


Merry tersenyum menoleh pada Bright, itu semua ia lakukan hanya bentuk dari ucapan terima kasih karena ia sudah merepotkan Bright. Senyuman manis Merry tak ayal membuat api cemburu Charles berkobar-kobar.


"Queen!!!" Sentak Charles tanpa sadar.


"Hah!!! Kamu nyentak aku barusan?" Merry mendelik kesal lalu berjalan cepat menuju kamarnya.


Brakkkk...


"Kampret! Baru jadi suami satu hari lima belas jam udah bentak-bentak gue! Huh!!! Nyebelin!!! Ihhhh!!!" Merry menggerutu setelah menutup kencang pintu kamarnya.


Charles masuk ke dalam kamar, ia melihat wajah masam sang istri menjadi lembek hatinya, ia lantas berlutut di kaki Merry, mengatupkan kedua telapak tangan memohon ampun.


"Maaf Queen...aku nggak sengaja tadi, sumpah!" Ujarnya.


"Hm..." Merry membuang muka ke samping kiri.


"Queen...hiks..." Charles menitikan air mata masih berlutut ia mencoba meminta maaf.


"Ck...Kan...bikin orang nggak tega anying!" Batin Merry.


"Hufff...sudah...bangun...aku maafin kamu kok..." membuang nafas kasar Merry menarik lembut pergelangan tangan kiri Charles.


"Hiks...maaf..." rengek Charles.


"Pff...hahaha...kamu ya...ih..." gemas Merry mencubit pipi kiri Charles.


"Udah nggak marah?" Tanya Charles memelas.


Merry menggelengkan kepala seraya berkata."Aku tidak bisa marah sama kamu..."


"Hm... terima kasih...Queen..." ucap Charles.


**


*

__ADS_1


*


See you next chapter guys...❤️🤗


__ADS_2