Superstar In Love With Single Mom

Superstar In Love With Single Mom
Continue 1


__ADS_3

Tanpa terasa sudah hampir satu tahun usia pernikahan Keyzro dan Merry, tiga bulan setelah menikah Merry mengandung anak pertama dari suami barunya yaitu Keyzro, seluruh para sahabat dan juga keluarga dari keduanya nampak sangat antusias menyambut bayi yang diperkirakan akan segera lahir kurang lebih sekitar dua bulan lagi.


Sekarang ini rombongan keluarga kecil Merry tengah jalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta Timur. Rayni yang lebih antusias menyambut adik ketiganya, sudah dipastikan jika adik kelimanya berjenis kelamin laki-laki. Rayni lebih suka adik laki-laki karena ia tidak ingin memiliki saingan lagi, cukup kakak pertamanya saja yang perempuan sedangkan untuk seorang adik ia ingin adik laki-laki.


"Mah...ini lihat! Lucu kan?" Rayni tersenyum kegirangan memperlihatkan sebuah baju terusan bentuk t-rex pada Merry.


"Hm...bagus kak, itu ambil juga!" Sahut Merry.


"Kamu tidak lelah Myzro?" Tanya Keyzro sembari mendorong troli.


"Hmm..." Merry menjawab dengan gelengan kepala."Aku justru lagi bahagia banget daripada lelah aku sangat senang!"


"Itu perut kamu besar banget loh Myzro? Apa nggak berat?" Tanya Keyzro polos.


"Hah??? Ishh...kamu ini ya Kymy!" Merry mencubit gemas pipi kanan Keyzro.


"Aku khawatir Myzro..." kata Keyzro.


"Ck...belum pertama kali hamil, jadi aku sudah tidak kaget lagi Kymy, kamu tenang saja ya..." sahut Merry.


Drrttt Drttt Drttt


"Hp kamu tuh!" Kata Merry sembari melihat-lihat sekeliling.


"Tunggu sebentar!" Titah Keyzro menggunakan bahasa Korea.


"Hm...dasar! Lagi-lagi ngomong pake bahasa dia!" Gerutu Merry sebal.


"Hallo...lo ngapain lagi telpon gue?" Tanya Keyzro pada seseorang dari seberang telepon.


"Oppa...baru dua hari yang lalu kita melakukan itu, kamu sudah kasar banget sama aku...apa kamu sudah lupa apa yang kita lakukan pada malam itu?" Rengek suara wanita dari seberang sana.


"Gue bilang kan, itu sebuah kecelakaan! Gue khilaf! Lupain semuanya, kan ini juga bukan kali pertama buat lo kan?" Bentak Keyzro marah.


"Oh gitu...baik...aku akan buat oppa menyesal!" Ancam wanita itu.


Bleppp


"Isshhh...sial!!!" Runtuk Keyzro.


"Ada apa Kymy? Kamu marah-marah sama siapa?" Tanya Merry menepuk bahu kiri Keyzro.


"Hahh??? Tidak...aku tidak marah kok Myzro, kita sudah selesai belum ya?" Jawab Keyzro kemudian bertanya.


"Hm...sudah..." jawab Merry.


"Hm...kejujuran itu memang sangat mahal harganya..." kata Merry dalam hati.


Pukul empat sore waktu Indonesia bagian barat. Keyzro berjalan tergesa-gesa memasuki sebuah Apartemen mewah. Ia menekan bel pintu unit Apartemen yang dihuni oleh seorang wanita cantik yang merupakan artis pendatang baru.


"Akhirnya oppa datang..." kata wanita itu menyambut kedatangan Keyzro dengan senyuman mengembang indah.


"Cepat! Katakan berapa yang kamu minta untuk menutup kisah suram ini?" Tanya Keyzro tanpa basa-basi.


"Tidak banyak...hanya..." wanita cantik itu menarik dagu Keyzro dengan ujung jari telunjuknya."Hanya...cukup nikahi aku!" Lanjutnya.

__ADS_1


"Apa? Lo udah gila ya!" Keyzro memekik kesal.


"Jadi oppa tidak mau?" Wanita itu membusungkan dada menampakan bagian sensualnya.


"Tidak akan! Gue tidak akan pernah mengkhianati istriku! Dengan nikah sama lo!" Sentak Keyzro.


"Oh ya??? Yakin???" Wanita itu bersedekap.


"Terserah lo mau berbuat apa? Gue nggak peduli!!!" Kata Keyzro kemudian ia pun keluar dari unit si wanita cantik itu.


"Sial!!! Apa bagusnya janda ****** itu hah!!!" Umpat wanita cantik berambut panjang sembari melempar bantal ke arah pintu.


Sementara di rumah mewah milik Merry, nampak sepi seperti tidak berpenghuni. Keyzro terperanjat begitu keluar dari dalam mobil, tidak ada satupun orang yang menyambut kedatangannya. Ia segera berlari masuk ke dalam rumah, pintu rumah terkunci, ia semakin panik, dengan tangan sedikit gemetar ia pun membuka pintu rumah menggunakan kunci cadangan miliknya.


"Myzro...Reyna...Rayni...Rasyid...Rasyaaa..." Teriak Keyzro sembari berlari menaiki anak tangga.


Ketika ia membuka pintu kamarnya, ia menemukan sepucuk surat di atas meja rias. Keyzro meraung keras selepas membaca isi pesan pada surat yang ia temukan.


"Myzroooooooo!!! Hu hu hu hu hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks..."


......................


Dua bulan kemudian...


Paris tanggal 5 Januari 2029...


"Kids...breakfast is ready! Let's have breakfast!" Teriak Merry sembari menata makanan ke atas meja makan.


"Yes mom..." sahut keempat anak-anak Merry.


"That's how..." jawab Reyna.


"Good..." kata Merry


"Mom...sister aren't you awake yet?" Tanya Rayni.


"Not yet...he's still fast asleep..." jawab Merry.


"Sometimes I get annoyed when I see a sister's face that looks like her" kata Rasyid.


"Shhh... after all he is your papa!" kata Merry.


"Only stepdad!" Sahut Rasya sembari memasukan sepotong roti ke dalam mulutnya.


"Rasya..." desis Merry.


"Did I say wrong? Is that right? He's just a stepdad! To me he means nothing" kata Rasya kemudian menggendong tas ranselnya."I'm going to school first! I think that's enough for mama to think about getting a divorce from that jerk!" Rasya menoleh sekilas lalu pergi.


"Mah...maafin Rasya ya mah...kami juga nggak ngerti kenapa dia bisa tau masalah mama sama papa Keyz?" Kata Reyna mencoba menghibur sang mama.


"Hm...sudahlah...kalian siap-siap berangkat sana...mama mau mandikan Ga Eun dulu..." kata Merry menahan tangis.


Merry kembali ke kamarnya dengan derai air mata, sangat sakit hatinya kini, mengingat kembali apa yang dilakukan oleh Keyzro dibelakangnya dua bulan yang lalu, meskipun sakit ia masih urung mengajukan perceraian karena jauh dilubuk hatinya, ia masih sangat mencintai Keyzro.


"Kim Ga Eun...maafin mama ya nak..." ucap Merry sembari mengelus sayang kepala bayi merah digendongannya.

__ADS_1


Pagi berganti siang lalu siang pun berlalu berganti sore. Kini bayi merah berkulit putih bersih masih terlelap dalam dekapan hangat sang ibu tercinta Merry Reynata. Merry menutup matanya merasakan hangatnya sinar matahari sore hari.


"Apa kabar my Ga Eun?" Sapa seorang pria sembari berlutut satu kaki.


"Baik...om Bright..." sahut Merry dengan menirukan suara anak kecil.


"Kalau kabarmu nona???"


"Baik...hm..." Merry tersenyum lebar.


"Huff...nona...aku masih menunggu jawaban dari pertanyaanku kemarin siang" kata Bright menyandarkan kepalanya pada kedua paha Merry.


"Bright...maaf...aku..." Merry tersentak langsung menghindari tatapan puppy dari Bright.


"Apa kamu sungguh tidak peduli dengan perasaan ku?"


"Bukan begitu Bright, hanya saja...aku..."


Bright meraih tangan kiri Merry kemudian mengecupnya."Aku akan menunggumu nona...aku yakin apa pun keputusan yang kamu buat nanti, itu memang pilihan yang tepat, akan ku tahan seberapa pun sakitnya perasaan ku kalau pun kamu tetap memilih dia..."


...****************...


Sementara di Indonesia...


"Dia sudah pergi Keyz! Apa yang kamu tunggu hahh!!!" Bentak seorang wanita cantik pada Keyzro.


"Dia tetap istriku, kemanapun ia pergi, selagi aku belum melayangkan talak padanya, ia tetaplah istriku! Milikku!!!" Sahut Keyzro.


"Jalan Ian..." titah Keyzro.


"Itu cewek gila ngapain masuk?" Tanya Ian sang manager.


"Keluar!!!" Keyzro mendelik marah.


"Nggak mau!!!" Sentak wanita cantik.


Keyzro keluar dari dalam mobil lalu berjalan memutar kemudian ia menarik paksa lengan si wanita cantik itu lalu ia menghempaskan secara kasar tubuh mungil itu hingga terjatuh ke panasnya aspal siang hari.


Brughhh


"Sekali lagi lo ganggu hidup gue! Gue bikin cacat tuh muka lo yang lo kira cantik!" Kata Keyzro garang.


Brummm...


Mobil Keyzro pun melesat pergi...


"Bren9sek!!! Apa kurangnya gue? Lihat aja lo! Gue buat lo nyesel udah giniin gue...!" Umpat si wanita.


Kembali pada Keyzro yang termenung dalam mobil, iya...sudah dua bulan ia mencari keberadaan Merry dan anak-anaknya akan tetapi seperti mencari jarum di tumpukan jerami, ia tidak menemukan jejak keluarga kecilnya itu, kemana perginya Merry dan anak-anaknya sampai saat ini, ia masih belum bisa menemukan titik terang.


"Lo tau kan Mr.Scott tuh kalau udah tau tentang kesalahan lo ini pasti kepala lo udah di dorr! Berarti Merry tidak pulang ke bapaknya ataupun ke rumah kakaknya, nah... sekarang lo masih aman karena Mr.Scott masih belum tau, kalau dia udah tau...huff...gue nyerah Keyz..." kata Ian panjang kali lebar.


"Gue tau Ian...maka dari itu, gue bingung cari Myzro kemana lagi? Mana nomor anak-anak juga udah ganti semua, kalau soal gue di dorr sih...gue nggak takut, karena lebih baik mati daripada gue harus kehilangan Myzro dan anak-anak gue..." sahut Keyzro lirih.


"Bodohnya gue...maaf Myzro..."

__ADS_1


To be continue 💜💜💜


__ADS_2