
Alvin langsung kembali ke Mansionnya tanpa mampir - mampir ke suatu tempat terlebih dahulu, karena buatnya kebersamaan dengan Jeni sudah cukup untuknya.
Mobil memasuki Mansion, Alvin mengerutkan kening ketika melihat ada beberapa Mobil berjejer rapi di halaman Mansion. Ia turun dari mobil dan melihat beberapa orang berpakaian serba hitam berdiri tegap seolah menjaga Mansion.
Saat Alvin melewati mereka, mereka pun langsung membungkukkan badan untuk menyapa Alvin.
Tentu saja Alvin merasa bingung apa yang sebenarnya sedang terjadi, ia bergegas masuk kedalam karena takut istrinya kenapa - napa.
Saat dia sampai di ruang tamu, Jeni terlihat sedang mengobrol dengan seorang pria sepuh dengan seorang pemuda disampingnya.
Melihat kedatangan Alvin, Pria sepuh dan pemuda itu langsung berdiri dan membungkuk hormat memberikan salam " Tuan Moor !" ucap mereka berdua serempak.
Alvin menatap Jeni mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi Jeni hanya menggelengkan kepalanya, menandakan jika dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
" Duduklah " ucap Alvin santai, dia pun duduk disebelah istrinya.
Pria sepuh dan Pemuda itu juga ikut duduk sesuai instruksi Alvin, dan tersenyum penuh arti menatap Alvin.
Alvin yang melihat itu begidik ngeri, pasalnya Pemuda yang bersama Pria sepuh terlihat sangat berbahaya.
" Tuan Moor izinkan kami memperkenalkan diri, saya Swan Horison dan ini anak saya Glard Horison " Swan memperkenalkan dirinya bersama anaknya itu.
" Jadi maksud kedatangan anda kemari untuk apa ?" tanya Alvin tanpa basa - basi.
Swan tersenyum " Tuan Moor, kami bagian dari pengawal pribadi anda, biasanya kami disebut sebagai Eksekutor, Jika pengawal pribadi anda yang sekarang tidak bisa menjaga anda, kami yang akan turun tangan langsung "
__ADS_1
Alvin dan Jeni saling menatap, mereka kebingungan karena akhir - akhir ini banyak sekali orang yang melindungi mereka.
Alvin bertanya dengan serius " Eksekutor ?, apa bedanya kalian dengan para Body guard milikku ?"
Pria sepuh dengan ramah menjelaskan " Mereka Body guard menjaga anda secara langsung dengan kata lain melindungi anda dari dekat, sementara kami yang melindungi semua aset dan data pribadi anda, tentu saja kami juga memiliki kemampuan yang bisa melumpuhkan seseorang dalam bentuk dan cara apapun asal anda dan keluarga bisa terselamatkan, itulah kami para eksekutor !"
" Terus kenapa kalian melindungiku ?" pertanyaan Alvin jelas ingin tahu siapa sebenarnya orang yang mengaku sebagai eksekutor itu.
" Kelak anda akan mengetahui nya sendiri, karena kami terikat kontrak yang tidak memperbolehkan mengungkap siapa dan darimana kami, yang pasti kami ada untuk anda !" jawabnya penuh keyakinan.
Alvin menghela napas panjang " jadi kalian kesini hanya ingin bilang kalau kalian ada untuk aku ?"
" Benar Tuan Moor dan anda bisa menghubungi anak saya jika ada masalah yang tidak bisa anda selesaikan " Swan memberi tahu maksudnya.
" Terserah kalian sajalah, asalkan tidak membahayakan aku dan istriku itu sudah cukup bagiku " Ucap Alvin sambil menggenggam tangan Jeni.
Selepas kepergian mereka berdua Alvin merebahkan tubuhnya di sofa " Kenapa akhir - akhir ini bermunculan orang seperti mereka di dekatku ?" Alvin memejamkan mata sambil memencet pangkal hidungnya.
Jeni bersender di bahu suaminya itu " Sudahlah sayang jangan pikirkan hal itu, yang penting sekarang tidak ada yang mengganggu kehidupan kita "
Alvin membuka matanya dan menoleh ke arah istrinya dan mencium keningnya " Kamu benar sayang, ngomong - ngomong kapan kamu hamilnya ?" Alvin mengusap perut Jeni yang langsing itu.
" Ih... aku baru mulai tidak memakai kontrasepsi juga bulan ini, sabar dong " Jeni merajuk manja pada suaminya itu.
Alvin terkekeh geli melihat istrinya yang semakin hari tambah menggemaskan dan manja itu. Semenjak Jeni tidak bekerja dan hanya di rumah saja memang sifat Jeni yang tadinya keras sekarang sedikit melembut, dia benar - benar seperti orang lain saja.
__ADS_1
...***...
Di negara Arnesia, tepatnya di kota Arila seorang taipan dengan mata yang tertutup sebelah sedang duduk di sofa rumahnya yang terlihat seperti istana itu.
Seorang Pria paruh baya sedang duduk dihadapan taipan tersebut dengan sorot mata yang terlihat sangat serius.
Taipan tersebut buka suara " Hall !, Informasi yang anak buahmu berikan itu apa benar ?!" tanyanya dengan nada suara yang dingin.
" Tidak salah lagi Tuan, informan kita melihat sendiri kalau Swan sudah mulai bergerak !" jawabnya tegas.
" Setelah puluhan tahun mereka tidak menunjukkan tanda - tanda untuk bergerak sedikitpun tapi tiba - tiba mereka menunjukkan diri, Apakah pak Tua Moor sudah ditemukan ?" Taipan tersebut menyeruput wine digelas yang ada dalam genggamannya.
" Semuanya belum pasti tuan, tapi kami sedang mencoba menyelidikinya, anda tahu sendiri kalau Swan sudah bergerak, ruang gerak kita akan semakin sulit karena semua Eksekutor di pihak mereka juga akan ikut bergerak secara bersamaan untuk melindungi informasi internal mereka " Hall menjelaskan dengan detail masalahnya.
Taipan tersebut mengangguk mengerti " Aku tidak menyangka jika di usia ku yang sekarang akan melawan mereka lagi " Taipan tersebut mengingat masa dimana dia bertarung dalam bisnis dengan keluarga Moor, dimana dia sama sekali tidak bisa memasuki wilayah yang sudah menjadi milik kuarga Moor sama sekali.
Ketika pak Tua Moor menghilang Taipan tersebut mulai menginvasi aset keluarga Moor yang tersebar di seluruh dunia, hasilnya dia berhasil, sayangnya dia tidak bisa menguasai negara Chinate tempat Alvin tinnggal sekarang.
Ya bisa dikatakan konflik Taipan itu dan Keluarga Moor sudah berlangsung puluhan tahun lamana, tapi entah karena apa para Eksekutor Taipan tersebut tidak bisa memasuki negara Chinate, setiap mereka mencoba untuk masuk mereka akan langsung ketahuan dan di eksekusi.
Wajar saja kalau Taipan tersebut sangat penasaran apa yang sebenarnya di lindungi oleh para eksekutor Keluarga Moor di Chinate, mengingat pemimpin mereka sudah menghilang puluhan tahun lamanya.
Kabar kembali bergeraknya para Eksekutor keluarga Moor ketelinga sang Taipan, meyakinkan dirinya jika di Chinate ada Sesuatu yang berharga disana, pasalnya Eksekutor keluarga Moor sampai menghilangkan semua Eksekutor milik taipan tersebut.
" Hall, Apakah informan kamu yang ada di Chinate masih aman ?" tanyanya penasaran.
__ADS_1
" Seharusnya belum ada yang menyadari keberadaannya tuan " jawab Hall yakin.
" Baguslah, suruh dia terus waspada agar tidak menimbulkan kecurigaan Swan !" Setelah mengatakan itu dia tidak banyak bertanya lagi. Hall pun langsung meninggalkan tempat tersebut karena sudah memberikan sebuah laporannya.