
Sekelompok pria bertopeng dengan mengendarai puluhan Mobil Van dengan berisikan puluhan orang, mereka sedang menuju hutan Lotara tempat para eksekutor bersembunyi.
Mereka semua terlihat tenang dan tidak bersuara sama sekali, seolah siap mati dalam pertempuran nantinya.
***
Sementara itu di salah satu Kasino Grivia, di ruangan Bos bawah tanah. Bos besar yang memimpin para mafia Grivia dengan sembunyi-sembunyi, dia sedang bertekuk lutut dihadapan Klon System.
" Helsing !, tuan Moor sudah memberikan perintah, waktunya kalian bergerak, seharusnya ini saat yang tepat, separuh lebih pasukan kelompok bertopeng sudah meninggalkan tempatnya !" ucapnya tanpa Ekspresi.
" Baik tuan ! Saya akan menghubungi seluruh bawahan saya !" jawabnya tegas.
" Lakukan secepatnya !" setelah mengatakan itu Klon System langsung pergi.
Helsing pemimpin pasukan bawah tanah Grivia, dia menghela napas lega saat Klon System sudah pergi.
" Rion ! Beritahu kesemua bawahan, kita akan bergerak sekarang !" Helsing memberikan perintah pada anak buahnya.
" Baik tuan ! " Rion langsung menghubungi orang - orang mereka.
Para mafia bawah tanah langsung bergerak, mereka membentuk kelompok-kelompok pertemuan di setiap sudut kota.
Ketika Helsing memberikan perintah, mereka semua akan langsung bergerak serentak.
***
Sedangkan para Klon System petarung yang sudah di aktifkan System, mereka semua sedang menuju Hutan Lotara, mereka bergerak bagaikan ninja saja, Jumlah mereka tidak banyak, hanya lima puluh orang saja.
Mereka berlari bagaikan kilat, melompat seperti katak, pergerakan mereka sangat cepat sehingga orang yang melihat hanya ada sekelebat bayangan lewat saja.
Klon System sudah terbagi menjadi dua, kelompok satu akan membantu Helsing membersihkan Grivia, sementara kelompok dua akan membantu para eksekutor.
Satu jam berlalu, pasukan kelompok bertopeng sudah berada di pintu masuk hutan.
Eksekutor pengintai langsung memberikan sebuah kode pada rekan - rekannya untuk bersiap - siap karena serangan akan tiba.
Leon dan Tiger yang memimpin penyerangan tersebut, mereka berdua adalah pembunuh berdarah dingin yang tidak mengenal belas kasihan sama sekali.
" Jadi disini tempat persembunyian orang - orang lemah itu ?" cibir Leon dengan percaya diri.
" Jangan remehkan mereka Leon, jika ada Ken Nisina disini, dialah yang harus kita waspadai !" Tiger memberikan perintah.
" Dia hanyalah pria tua yang sudah berumur, buat apa kita takut padanya " Ejek Leon pada Ken.
" Terserah kamu Leon, yang pasti aku sudah memberikan peringatan untukmu !" tegur Tiger pada Leon.
Tiger mengangkat tangannya, kemudian dia melambaikannya, menandakan dia menyuruh semua kelompok bertopeng masuk kedalam hutan.
Mereka semua serentak masuk kedalam hutan Loria tanpa ragu sedikitpun.
Leon dan Tiger masuk juga tapi mereka hanya berjalan saja dengan santai di belakang para bawahan mereka.
Kelompok Eksekutor yang sudah disuruh untuk menyerang secara tiba-tiba, mereka semua tetap di tempat persembunyian nya masing-masing.
" Ciiiuub
" Duaarr
Saat ada suara tembakan suar, kelompok Eksekutor langsung menyerbu kelompok bertopeng.
" Dor
__ADS_1
" Dor
Saat tembakan para Eksekutor di Lesatkan, beberapa kelompok bertopeng bertumbangan.
Tapi kelompok bertopeng tentu saja tidak diam saja, mereka langsung melakukan serangan balik.
" Arghh
" Arghh
Para Eksekutor dan Kompol bertopeng sama - sama berhasil membunuh satu sama lain.
Suara tembakan semakin gaduh saja, senapan mesin, Sniper sampai yang menggunakan pedang, mereka semua bertarung tanpa rasa takut sedikitpun.
" Hooohh.... ternyata sudah mulai " Leon mengulas sebuah senyum.
" Traanggg
Tiba - tiba Ken muncul dan menebas Leon, tapi Leon dengan sigap menahan serangan Ken, karena dia sudah merasakan kehadirannya.
" Dubbb
" Brakkk
Neil juga dengan tinju besinya menghantam Tiger, tapi dengan kecepatannya Tiger menghindar hingga pukulan Neil hanya mengenai pohon batang pohon besar hingga pohon tersebut roboh.
" Bak
" Buk
" Zwuuzz
Ken mundur kebelakang beberapa langkah saat tendangan Leon akan mengenainya.
" Kalian para tua bangka ! kenapa tidak istirahat di rumah sambil merawat cucu kalian saja ?" Ejek Leon pada Ken dan Neil.
Ken dan Neil tidak menggubris ucapan Leon, mereka sudah terbiasa di provokasi oleh musuh mereka.
Ken mengeluarkan dua pedangnya, dia memasang kuda-kuda untuk menyerang. Neil juga melakukan hal yang sama, dia akan menggunakan tinju besinya tanpa ragu sama sekali.
***
Sementara itu Lori, Finsmoke sedang ikut beradu tembak dengan para bawahan kelompok bertopeng, sedangkan Crewi yang merupakan seorang Sniper, dia membunuh dari kejauhan.
" Cub
" Cub
Tembakan Crewi mengenai tepat di kepala musuhnya, hingga mereka langsung tumbang di tempat.
Sementara Lori yang sangat lincah, dia beradu tembakan sambil maju kedepan dengan gerakan yang cepat.
Sedangkan Finsmoke, dia menggunakan Basoka untuk menembaki mereka semua.
" Boom
" Boom
Para kelompok bertopeng bukanlah lawan para Eksekutor yang sudah hidup hampir satu abad itu, mereka semua sudah terbiasa dengan keadaan hidup dan mati waktu muda dulu.
***
__ADS_1
Di Grivia Helsing sudah memberikan perintah, para Mafia langsung menyerbu istana, mereka membunuh penjaga gerbang dan menghancurkan gerbang.
Tapi saat mereka akan masuk dalam gerbang, sebuah Basoka meluncur kearah mereka.
" Boommm
" Arghhh
Puluhan orang langsung tumbang, tapi para bawahan Helsing tidak takut sama sekali, mereka melanjutkan masuk kedalam istana.
" Dor
" Dor
Suara beradu tembakan mulai terdengar di halaman istana, satu persatu baik para mafia dan kelompok bertopeng bertumbangan.
" Padahal sudah separuh lebih pergi dari sini, tapi mereka masih terlihat sangat banyak sekali, Sial !" gerutu Helsing saat melihat bawahannya bertumbang.
" Srat
" Srat
" Srat
Tiba - tiba pemimpin kelompok pria bertopeng bermunculan, mereka Horse, Cat dan Wolf.
Ketika pemimpin tersebut dengan kecepatannya membabat bawahan Helsing.
Para anak buah Helsing langsung ketakutan saat berpapasan dengan mereka bertiga.
Helsing menggertakkan giginya, dia membuang puntung rokok yang ada di mulutnya dan menghadapi mereka bersama dua tangan kanannya.
" Wuzzz
Ayunan pedang Helsing dan bawahannya akan mengenai, para pemimpin kelompok bertopeng.
Tapi mereka menahannya dengan mudah menggunakan senjata mereka masing-masing dan menendang Helsing dan bawahannya hingga terhempas, mereka bertiga tersungkur di tanah beberapa meter.
Helsing dan tangan kanannya berdiri lagi, tapi Horse, Cat dan Wolf sudah ada di depan mereka, membuat Helsing terkejut dan tidak bisa berkata-kata.
" Sayo... nara " ucap Cat lembut karena dia yang berhadapan dengan Helsing.
Ketika Cakar buatan Cat akan mengenai Helsing hanya sejengkal lagi, sekelebat bayangan hitam muncul.
" Duak
" Wuzzz
" Bruug
Cat terhempas, begitu juga dengan Horse dan Wolf, mereka bertiga terhempas bersamaan saat Klon System datang dan langsung menghajar mereka bertiga.
Helsing tersenyum senang saat melihat Klon System " terimakasih tuan !"
" Bangunlah ! Kita harus memenangkan pertempuran ini !" ucapnya datar.
Helsing mengangguk dan bangkit lagi sambil menyeka darah yang keluar dari sudut bibirnya.
Para pemimpin kelompok bertopeng juga bangkit lagi, mereka juga sama seperti Helsing, menyeka darah yang keluar dari sudut bibir mereka.
" Apa kalian mengenal mereka Horse, Wolf ?" tanya Cat pada rekannya.
__ADS_1
" Entahlah... aku juga baru melihat pria - pria ini " Wolf melihat anak buah mereka yang hanya di jadikan mainan oleh Klon System.