
Alvin tidak tahu sama sekali kalau di Loria dan Grivia sedang terjadi peperangan, yang dia tahu hanyalah sebatas laporan sudah jadi saja.
Dia menikmati kenyamanan hidupnya layaknya seorang penguasa, tangannya sangat bersih sementara bawahannya berdarah-darah demi mendapatkan kepercayaan darinya.
Mungkin sebagian orang mengira kalau Alvin bukanlah Bos yang baik, tapi kenyataannya bukan Alvin yang tidak mau tahu tentang bawahannya, hanya saja System memang di buat untuk membuat Alvin senyaman mungkin.
System tidak akan membiarkan Alvin terluka sedikitpun, karena itu dia tidak memberitahu Alvin masalah tersebut.
***
Grivia, istana para kelompok Bertopeng berada, pemimpin mereka yang tahu kalau bawahannya sudah akan kalah, dia langsung meninggalkan tempat tersebut menggunakan lorong bawah tanah yang memang di siapkan untuk kabur.
" Dasar orang - orang tidak berguna !" gerutu pemimpin kelompok bertopeng yang sedang melarikan diri bersama kedua tangan kanannya yang memakai topeng iblis.
" Lux, Meter kalian berdua langsung menghubungi pusat, berikan informasi ini pada mereka !" serunya saat akan menaiki mobil yang sudah di siapkan untuk kabur.
" Baik tuan !" keduanya masih berdiri disana, sementara pemimpin mereka langsung pergi.
Mobil keluar dari balik tembok yang mengelilingi Grivia, pemimpin bertopeng membuka topeng dan jubahnya, dia membuangnya dan terlihat seperti warga biasa yang sedang menaiki Mobil.
Dia terlihat tersenyum saat melihat wajahnya sendiri " Sera, Sera... bukan hanya aku sudah memisahkan kalian semua, tapi aku juga bisa memperalat Garin untuk menanggung semua perbuatanku, Hahaha..."
Sementara pemimpin bertopeng sudah jauh meninggalkan Grivia, para Mafia dan Klon System sudah hampir menyelesaikan pertarungan tersebut.
Para pemimpin kelompok bertopeng juga satu persatu sudah terbunuh oleh Klon System.
Terlihat Horse yang tergeletak di tanah dengan kepala yang berputar 180 derajat kebelakang.
Cat juga perutnya tertusuk di dinding dengan sebatang besi, dia tewas dengan bergelantung di dinding istana.
hanya tinggal Wolfi saja yang masih bertahan, tapi dia juga sudah terluka parah dan di kepung tiga Klon System sekaligus.
" Sial ! Mereka terlalu kuat ! Siapa sebenarnya orang - orang ini !" gerutu Wolfi dalam hati sambil memegangi perutnya yang sobek.
" Clap
" Arghh
Wolfi berteriak saat sebuah batang besi menusuk perutnya.
Wolfi menyemburkan seteguk darah, dia langsung ambruk ke tanah.
__ADS_1
Wolfi menoleh ke arah para Klon System, mata dia membelalak saat sebuah batangan besi menuju ke arahnya.
" Claap
Kepala Wolfi tertancap batangan Besi dan tewas seketika di tempatnya.
Helsing dan anak buahnya menelan ludah, karena metode pembunuhan Klon System terlalu sadis, mereka yang biasanya membunuh orang juga tidak seperti itu.
" Bereskan tempat ini !" Klon System buka suara pada Helsing.
" Ba..baik tuan !" Helsing tersadar, dia menjawab dengan terbata.
Klon System masuk kedalam istana, disana hanya terlihat pelayan yang sudah berkumpul di aula sambil bersimpuh di lantai sambil mengangkat tangannya.
Saat Klon System akan melangkah masuk, sebuah tembakan mengenai satu Klon System yang langsung tumbang.
" Hahaha... " Terdengar suara Garin yang tidak takut dengan para Klon System.
Tapi Klon System yang tadi tumbang di bangun lagi, Peluru yang ada di dahinya luar dengan sendirinya dan jatuh ke lantai.
Lubang yang di buat peluru tersebut perlahan menutup kembali.
Gilian yang melihat itu terkejut, dia ke irian menembaki Klon System lagi dengan membabi buta.
" Klapp
" Kraak
Tiba - tiba salah satu Klon System sudah ada di belakang Gilian dan mematahkan kedua tangannya, sehingga senapan Mesin yang di pegang ya langsung jatuh kebawah.
Gilian berteriak Histeris, karena kedua tangannya patah, tulangnya sampai menyembul keluar dari balik kulitnya.
Gilian ambruk di lantai, dia benar - benar tidak bisa berbuat apa - apa melawan Klon System.
[ Target Keluarga Moor, bawa dia ke hadapan tuan Moor ]
Saat Klon System mau membunuh Garin, tapi System pusat memberikan perintah, karena data Garin merupakan Keluarga Moor.
Gilian langsung diseret keluar oleh salah satu Klon System, dia menariknya seperti anak kucing saja.
Gilian tidak berdaya untuk melawan, dia hanya bisa menendang-nendang kan kakinya tidak berguna.
__ADS_1
Gilian di lemparkan ke Klon System medis yang ikut dengan Kelompok mereka " Rawat dia, tapi jangan biarkan kabur !"
Klon System medis mengangguk, dia langsung menebas kedua tangan Garin sekalian dan baru merawatnya.
Gilian berteriak Histeris, sebelum akhirnya dia jatuh pingsan.
Istana Grivia langsung di bersihkan, sayangnya pemimpin Kelompok bertopeng sudah tidak ada disana.
Perang disana pun berakhir, dengan bawahan Alvin yang jadi pemenangnya, Grivia kini tidak memiliki pemimpin karena sebenarnya kelompok Bertopeng lah yang memimpin negara tersebut.
System langsung, mengerahkan Klonnya agar mereka segera mengambil alih kepemimpinan Grivia.
***
Sementara di Nerika, Velas mulai melakukan serangan terhadap kedua perusahaan besar di Nerika.
Tentu saja serangan tersebut membuat para petinggi kedua perusahaan itu mengernyitkan dahi, mereka mengira kalau Velas sedang bermain - main dengan mereka saja.
Tapi tanpa mereka tahu Velas memiliki data pribadi mereka semua.
Hasilnya ketika data tersebut di publikasikan, semua warganet geger, Nilai saham kedua perusahaan tersebut langsung turun drastis.
Kegaduhan terjadi di kedua perusahaan besar tersebut, mereka tidak menyangka jika Big Grown Investasi akan melakukan serangan Frontal seperti itu.
Di tengah kegaduhan itu, System perlahan masuk dan melahap saham dua perusahaan besar itu secara diam-diam.
Tidak ada yang tahu siapa yang tiba - tiba menguasai perusahaan tersebut, Velas saja sampai kebingungan. Padahal dia juga akan berburu saham kedua perusahaan itu, sayangnya dia terlambat.
" Sial ! Bagaimana mungkin ada orang yang secepat itu membeli semua saham mereka !" Velas mengacak-acak rambutnya.
Para bawahannya yang ada di ruang rapat ketakutan, mereka semua menundukkan kepala karena takut di pecat Velas.
" Tu..an Riot, apakah ada perusahaan lain yang mengincar perusahaan mereka juga ?" assisten Velas memberanikan diri buka suara.
" Entahlah Mindy... aku tidak tahu harus bilang apa pada tuan Moor " ucapnya tidak berdaya.
" Tapi ini aneh tuan Riot, saham mereka baru jatuh beberapa poin saja, tapi seketika itu saja saham mereka sudah habis terjual, bukankah ini terlalu cepat ? Kecuali orang tersebut memiliki kekayaan yang tidak terbatas, tapi siapa ? Di Nerika tidak ada orang seperti itu " Mindy menjelaskan.
" Kamu benar Mindy, seharusnya orang tersebut sangatlah kaya, saham mereka harganya ratusan Milyar dolar, tapi dengan mudahnya bisa di lahap begitu saja " Velas juga setuju dengan ucapan Mindy.
Faktanya memang dua perusahaan terbesar di Nerika harga sahamnya tidak main - main, yang satu mencapai 500 Milyar dolar, dan yang satunya lagi 700 Milyar dolar, jika taipan biasa tidak mungkin mampu melakukan itu.
__ADS_1
Dari situlah Velas menerka - nerka siapa orang yang berani menggelontorkan dana sebanyak itu, sementara di Nerika tidak ada orang yang sangat kaya seperti itu.