
Sementara itu kapal yang dinaiki Pak tua Moor, Eksekutor dua dan tiga tidak luput dari pengejaran.
Beberapa pria bertopeng mengejar mereka sampai ke tengah lau, tapi Eksekutor dua yang merupakan pembunuh bayaran dengan kemampuan penembak jitu, dia berhasil mempertahankan kapal tersebut.
" Darla Lu, kamu bawa tuan Besar masuk kedalam, biar aku saja yang menghadapi mereka !" ucap Sean Wu, Eksekutor dua.
" Baik, kamu hati - hatilah Sean !" jawab Darla sambil membawa masuk pak tua Moor.
Sean terus menembaki para kelompok bertopeng yang mengejar mereka dengan senjata yang sudah di siapkan di pesawat.
Tembakan Sean 99% akurat sehingga semua musuh yang mengejar menggunakan Speedboat bertumbangan.
Ada sebuah kapal lumayan besar mengejar mereka, tapi Sean dengan sigap mengambil Basoka dan menembakkannya.
" Boommm
" Boommm
Sean menggunakan dua Basoka sekaligus di dua bahunya dan dua - duanya mengenai kapal tersebut hingga hancur dan tenggelam.
" Drrttt
" Drrtt
" Arghhh
Kaki Sean tertembak ketika ada Helikopter yang menembakinya dari atas.
Sean berusaha bersembunyi sambil menyiapkan Basok dan menembak Helikopter tersebut.
" Boommm
" Blaaarr
__ADS_1
Helikopter langsung jatuh ke air saat Basoka tepat mengenai badan Helikopter.
Sean menghela napas lega, karena sudah tidak ada yang mengikuti mereka lagi.
Sean melihat kakinya yang terkena tembakan, dia mengambil pisau membakarnya dan tanpa ragu mencongkel peluru tersebut.
" Arghhhh
Sean berteriak tertahan, keringat mengucur deras di dahinya, tapi dia berhasil mencongkel peluru tersebut.
" Hooss ...Hooss..." Sean terengah - engah sambil bersender di pembatas kapal setelah membalut lukanya dengan pakaian yang ia kenakan.
Sean sadar bukan waktunya untuk bersantai, karena dia takut masih ada yang mengikuti mereka, Sean dengan tertatih bangun menggunakan Basoka sebagai tumpuannya untuk berdiri, dia menyapu pandangannya ke segala arah, tapi memang sudah tidak ada yang mengikuti mereka.
Beberapa hari berlalu, Semua bisnis keluarga Moor hancur di luar negeri, saham mereka di beli para orang - orang yang menginginkan keluarga Moor Hancur.
Sementara itu di Kediaman Keluarga Moor, Sera Young yang mendengar kematian suaminya dan Pak tua Moor yang menghilang, dia sedikit depresi sampai - sampai Bayi Alvin tidak terawat dengan baik.
Swan langsung mencari pengasuh yang kebetulan Bayinya meninggal, dia menyuruh pengasuh itu untuk merawat Bayi Alvin.
" Senior Swan, Senior Ken, apa yang harus kita lakukan sekarang ?" tanya Eksekutor 9 yang waktu itu masih muda dan belum bisa mengambil keputusan sendiri.
Swan menghela napas " untuk saat ini kita amankan Chinate terlebih dahulu dan rekrut orang - orang baru dan Cari tuan Besar. Kita bergerak lebih jauh pun belum tentu menang melawan mereka, setidaknya kita perlu bersiap lagi agar kelak jika Keluarga Moor bangkit bisa langsung membungkam mereka yang telah berani menentang kita !" Swan mengepalkan tangannya.
" Swan benar, kita fokus menjaga tuan muda saja terlebih dahulu dan Chinate ini, jangan sampai mereka menembus wilayah terakhir keluarga Moor !" Ucap Ken menimpali dengan wajah yang menggelap.
Para Eksekutor tersisa mereka mengangguk mengerti, dan merekapun akan mencari orang - orang baru untuk memperkuat para Eksekutor.
Saat mereka sedang rapat, Myura dengan tergesa-gesa masuk kedalam ruang rapat tanpa membuka pintu hingga para pemimpin Eksekutor memelototinya.
Myura bergegas buka suara " Tu..tuan Ken gawat !, pengasuh membawa kabur Bayi Tuan Muda !"
" Apaa !!?" mereka semua langsung berdiri.
__ADS_1
" Dasar Bodoh kalian !" Ken meraung marah.
" Cepat cari dan harus ketemu sekarang juga !" Swan langsung memberikan perintah.
Para Eksekutor bergegas membubarkan diri, mereka semua menyuruh para bawahannya untuk mencari Bayi Alvin.
Pengasuh Alvin sedang membawanya berlari ke sebuah hutan bambu yang ada di Chinate, dia bersembunyi disana agar tidak di ketahui oleh para Eksekutor.
" Oaaa
" Oaaa
" Cup, cup anak manis, jangan menangis yah sayang, sekarang kita akan hidup berdua selamanya, tidak akan ada yang memisahkan kita " ucap pengasuh tersebut sambil menyumpal mulut Alvin dengan Asinya.
Alvin seketika terdiam, Wanita Tersebut sebenarnya sangat menyayangi Alvin ketika baru pertama melihatnya, karena anaknya meninggal setelah baru lahirkan.
Sintia Yang, mencuri Alvin karena Swan mengatakan padanya hanya akan mengasuh Alvin sampai dia sudah tidak membutuhkan Asi lagi.
Wanita mana yang bisa berpisah dengan seorang anak yang pernah dia susui, apalagi Sintia adalah wanita yang sangat baik, hanya saja hidupnya sangat tragis saja.
Hidup sebatang kara, Hamil tidak ada seorang suami, membesarkan kandungan seorang diri, setelah melahirkan bayinya mati, penderitaan apa yang kurang pedih darinya, untuk itu dia mengambil Alvin, berharap bisa menemani kesepian dalam hidupnya itu.
Beberapa Hari berlalu, para Eksekutor tidak ada yang bisa menemukan Bayi Alvin dan Sintia, di tambah Ibu Alvin yang depresi pergi dari rumah entah kemana.
Saat itu Para Eksekutor di buat kehilangan semangat juang, semua tuannya menghilang, mereka seolah kehilangan arah, Swan saja sampai hampir putus asa, karena dialah orang yang paling bertanggung jawab di bandingkan Eksekutor lain.
Jika saja tidak ada Ken yang menyadarkannya mungkin Eksekutor sudah di bubarkan dan tidak ada lagi Eksekutor Moor Family.
Sintia membesarkan Alvin di hutan bambu tersebut dengan membuat gubuk sederhana disana, hingga Alvin berumur empat tahun, saat Alvin sudah berumur empat tahun Sintia pikir kalau sudah tidak ada yang mencarinya lagi, jadi dia keluar dari hutan bambu dan mencari rumah sederhana di desa untuk memberikan Alvin pengetahuan tentang dunia ini.
Sintia menyekolahkan Alvin, dia memberikan semua keperluan Alvin, walau dirinya harus banting tulang untuk memberikan semua itu.
Sementara itu Sera Young berjalan tak tau arah, dia ditemukan seorang Taipan Andalas yang kebetulan sedang ada di Chinate, Karena Sera tidak pernah menampakkan diri, jadi dia tidak ada yang mengenali di Andalas kecuali Hall.
__ADS_1
Tapi Untungnya walaupun dia jatuh disalah satu tangan taipan yang ikut memberontak pada keluarga Moor, Taipan tersebut bukanlah orang yang berkedudukan tinggi, dia hanya Taipan kelas menengah yang hanya ikut - ikutan saja, dia adalah keluarga Clown !.
Ya Sera di nikahi oleh salah satu anak dari Taipan Clown, walaupun Sarah seperti orang gila saat di temukan, tapi dia sangat cantik ketika sudah berdandan, di tambah depresinya perlahan sembuh setelah menikah dengan Taipan tersebut.