
Di Mobil Danil dan Nolan terdiam beberapa saat, hingga kemudian Nolan bertanya pada Danil untuk memecah keheningan.
" Kakak, kita tidak sedang bermimpi kan ?" tanyanya sambil menyetir.
Danil menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kecut " jika ini kenyataan betapa bodohnya kita dulu Nolan "
Mereka berdua tentu saja masih mengingat jelas bagaimana mereka mengolok-olok Alvin, mencaci dan menghinanya. Tapi Alvin tidak pernah membalas perbuatan mereka, mengingat hal itu saja mereka merasa seperti orang bodoh yang sedang menghina dirinya sendiri.
Sementara itu selepas kepergian keduanya Jeni tertawa terbahak-bahak " Hahahaha... sayang apa kamu melihat ekspresi mereka berdua ?, ya ampun aku ingin tertawa dari tadi sebenarnya " Jeni memegangi perutnya yang sakit karena saking senangnya menertawakan kedua sesepuhnya itu.
" Hus.. kamu ini yah, mau bagaimanapun mereka keluargamu " Alvin mengingatkan istrinya yang masih tertawa saja.
" Biarin, lagian mereka berani - beraninya menghina suamiku yang perkasa ini " Jeni memeluk Alvin dari samping dan menatapnya manja.
" Bener - bener kamu ini yah " Alvin memencet hidung Jeni dengan gemas.
" Ih..sayang.." Jeni merajuk manja.
Alvin tersenyum dan memeluk istrinya, mereka berdua saling berpelukan mesra sebelum akhirnya Alvin melepaskan pelukan Jeni.
" Oh iya sayang, Apa kamu pernah mendengar tentang Diamond Tower di Arnesia ?" tanya Alvin mengingat hadiah dari System.
Jeni yang tidak pernah keluar negri menggelengkan kepalanya " Aku tidak pernah mendengarnya, memangnya kenapa dengan Diamond Tower ?"
Alvin tersenyum " Bukan apa - apa, aku hanya teringat perusahaanku di Arnesia saja " jawabnya enteng.
" Ka..kamu memiliki perusahaan di luar Negeri juga Sayang ?" Jeni bertanya dengan sedikit terkejut.
__ADS_1
Alvin menggendikkan bahunya dan menjawab dengan santai " ada beberapa "
Jelas saja Jeni tertegun, karena dia tidak tahu lagi harus menggambarkan kekayaan suaminya itu seperti apa. Di Chinate saja kekayaan Alvin sudah setara dengan orang Nomor satu di dunia, bagaimana jika dia memiliki perusahaan di luar Negri juga.
...***...
Di Arnesia. Hal dan anak buahnya terkejut saat Para Eksekutor keluarga Moor mulai bermunculan di sana dan langsung mengamankan Diamond Tower dan Bandara Merak Wings yang ada di Arnesia.
Hall sampai di buat bingung, sejak kapan para Eksekutor keluarga Moor sampai di Arnesia, padahal kelompok Eksekutor mereka selalu mengawasi pergerakan mereka.
Hall langsung bergegas menemui tuannya, dia tidak ingin membuang waktu lagi untuk memberitahukan informasi penting tersebut.
Tidak butuh waktu yang lama untu Hall sampai di kediaman tuannya, dia tergesa - gesa memasuki Mansion tuannya itu.
Di dalam Mansion terlihat Taipan tuan Hal sedang mengobrol dengan tamunya, Hall dengan sabar menunggu dan berdiri dibelakang tuannya.
" Ada apa Hall ?, kamu terlihat sangat tergesa-gesa ?" tanya Lukas dengan santainya.
" Tuan Turner, Diamond Tower sudah berganti pemilik " Hall langsung memberi tahu ke intinya tanpa berbasa - basi terlebih dahulu.
Lukas mengernyitkan dahinya " Apa maksudmu Hall ?!"
" Kita kecolongan, ternyata Diamond Tower selama ini masih milik Keluarga Moor, pemilik sebelumnya hanyalah boneka yang digerakkan mereka !" Jawab Hall dengan serius.
" Brakkk
" Praangg
__ADS_1
" Apaa !" Lukas menggebrak meja hingga gelas yang ada di atas meja menggelinding dan jatuh, dia meraung marah.
Hall menundukkan kepalanya, dia tidak berani menatap tuannya yang sedang marah itu. Ia tahu jika tuannya marah bisa menghancurkan barang - barang didekatnya, jadi dia lebih baik diam saja.
" Apa yang sebenarnya kalian kerjakan !, bukankah selama ini tidak ada sesuatu yang mencurigakan sama sekali jika keluarga Moor akan bergerak !" Lukas mengepalkan tangannya, hingga kuku - kuku jarinya serasa menancap di kulitnya itu.
" Tuan Turner, kami sudah mengawasi semua pergerakan para Eksekutor keluarga Moor, tapi kami memang tidak menemukan jejak mereka di Arnesia " Hall menjawab dengan tidak berdaya.
" Kumpulkan semua ahli trade Saham kita, aku ingin Diamond Tower segera menjadi milik Turner grup !" Lukas langsung memberikan perintah.
" Baik Tuan !" Hall berdiri dan langsung meninggalkan kediaman tuannya itu.
Lukas menggertakkan giginya, dia sangat marah karena kenyamanannya yang selama ini dia rasakan mulai terusik dengan kehadiran keluarga Moor di Arnesia.
Sementara itu di Diamond Tower, CEO yang disuruh Eksekutor keluarga Moor untuk memegang Diamond Tower, dia langsung mengadakan rapat.
Eksekutor nomor dua keluarga Moor, Molina Lu juga hadir disana untuk memberikan beberapa pengaturan pada mereka yang duduk di kursi petinggi Diamond Tower.
" Baiklah karena semuanya sudah berkumpul mari kita mulai rapatnya " Reiga Dun CEO baru Diamond Tower buka suara.
" Nona Lu, silahkan anda jelaskan maksud dari pertemuan ini " Reiga langsung melemparkan hak bicara pada Molina.
Molina mengangguk, dia berdiri " Saya Molina Lu, Eksekutor keluarga Moor mengatakan pada kalian jika Keluarga Moor telah bangkit lagi, kalian semua yang bekerja di bawah kepemimpinan Reiga akan dalam pengawasan kami, kalau ada yang berani menyepelekan tugasnya masing-masing ataupun bermalas-malasan dalam bekerja, percayalah kami akan langsung mendepak kalian !"
Molina diam sebentar kemudian bicara lagi " Aku yakin jika Turner grup sudah mengetahui saat Diamond Tower telah di ambil alih oleh keluarga Moor lagi, cepat atau lambat mereka pasti akan menyerang perusahaan kita, jadi aku ingin kalian semua bersiap untuk menghadapi mereka, terutama tim trading kita harus bersiap 24 jam nonstop dengan cara bergantian jaga !, Apa kalian mengerti ?!" Ia berkata dengan ekspresi serius membuat para petinggi Diamond Tower sedikit tertekan.
Para petinggi Diamond Tower biasa tidak pernah tahu kalau akan ada perubahan kepemilikan secara mendadak, jadi mereka semua masih sangat bingung dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
Tapi Reiga langsung menjelaskan dengan detail dan memberitahu mereka kalau mereka sekarang bekerja untuk keluarga nomor satu di dunia. Sontak saja para petinggi terkejut dan mereka pun langsung bersemangat untuk bekerja lebih keras lagi, dengan harapan bisa membuat senang pemilik baru Diamond Tower.