System Cek In Pikiran

System Cek In Pikiran
Awal Dari Revolusi New Moor Family


__ADS_3

Alvin tertegun di kamar mandi, siapa yang menyangka hanya dalam satu bulan belakangan dia langsung menjadi orang terkaya di dunia, walaupun dengan bantuan System dan tidak ada yang mengenalinya.


Bersamaan dengan itu sebuah sengatan Listrik terjadi pada Alvin, tapi hanya sengatan kecil saja, hingga membuatnya tersadar dan berasa kesemutan.


Tapi sengatan tersebut memberi efek pada tubuh Alvin, dia yang tadinya memiliki rasa takut kehilangan sekarang rasa takut tersebut terkikis, sorot matanya yang bisanya bercanda dan malas, sekarang menjadi tajam dan dingin.


[ Selamat Tuan, anda mencapai pada batas Pengorbanan Jiwa dan Raga ]


Alvin mengerutkan keningnya, tapi sekarang dia tidak bertanya dengan System, rasa penasarannya tidak besar seperti dulu, dia lebih memilih mencerna dan mencaritahu sendiri apa yang di maksud System.


Pada dasarnya Alvin masih sama, tapi System mematikan rasa belas kasihan pada Alvin dan menjadikannya agar lebih tegas dan berwibawa lagi.


" System !, jika kalian bisa menutup semua informasi dari keluarga ku, bukankah seharusnya kalian juga bisa melindungi ku ?" tanya Alvin datar.


[ Benar sekali tuan, selama ini kami juga melindungi anda tapi dari balik kegelapan ]


" Aku butuh kalian, karena aku tidak ingin di kawal oleh pengawal keluarga yang telah menelantarkan aku !, aku ingin membuat Keluarga Moor baru yang bisa lebih baik dari keluarga Moor sebelumnya !" ucapnya tegas.


[ Perintah di terima, Mulai mengaktifkan Kloning....


Para Kloning sudah di aktifkan, mereka siap melayani anda kapanpun tuan ]


Alvin menganggukan kepalanya, dia membersihkan diri kemudian keluar dari kamar mandi.


Jeni terlihat baru bangun dari tidurnya " Sayang, kamu sudah tidak apa - apakan ?" Jeni memeluk nya dari belakang dengan mesra.


" Aku sudah tidak apa - apa, Pergilah mandi, kita akan ke Nerika !" Alvin tidak ingin ada di tempat tersebut terus.


Tentu saja Jeni terkejut " Nerika ?!, sayang tapi kita baru ke..."


Alvin menutup mulut Jeni dengan jarinya " Masalah kita disini sudah selesai, kita akan tinggal di Nerika mulai sekarang, mandilah !"

__ADS_1


Tidak ada kata - kata manis yang keluar dari mulut Alvin, dia seperti orang yang sangat berbeda sekali di mata Jeni.


Tapi Jeni tidak bisa menolak, dia sudah berjanji dengan dirinya sendiri akan mengikuti kemanapun Alvin pergi.


Sementara itu di halaman Mansion puluhan orang berpakaian serba Hitam dengan kacamata Hitam bermunculan, entah dari mana mereka datang.


Jelas saja itu semua membuat Ken dan Myura tercengang, karena mereka berdua tidak merasakan kedatangan orang - orang tersebut.


" Tuan Ken, siapa mereka ?" tanya Myura penasaran.


" Tidak salah lagi, mereka yang memberikan informasi pada kita " gumam Ken lirih.


Jelas saja Myura terkejut, karena dia belum pernah melihat orang pemberi informasi dan hanya pernah mendengarnya saja kalau mereka berpakaian serba hitam.


Bukan hanya di depan Mansion Alvin di Arnesia saja mereka bermunculan, tapi di seluruh Aset Alvin orang - orang berpakaian Hitam tersebut muncul.


Ken tidak ingin terlibat dengan organisasi tersebut, karena dia di beri info oleh Swan, kemungkinan mereka semua adalah bawahan Alvin.


" Tuan Moor anda mau kemana ?" tanya Ken langsung saat Alvin sudah mau masuk mobil.


Alvin menghentikan langkahnya " Memulai revolusi, jika kalian masih ingin berguna untukku, bunuh semua orang-orang yang dulu menghancurkan hidupku, jangan sisakan satupun dari mereka, walaupun dia ada ikatan darah denganku ! "


" Tuan Moor ini...?" Ken terkejut dengan tindakan Alvin.


" Kalian tidak perlu mengkhawatirkan aku !, aku bisa mengurus diriku sendiri, lakukanlah tugas itu, jika kalian tidak sanggup kalian juga akan ku bunuh !" Nada suara Alvin tidak bergetar sama sekali, begitu dingin dan tegas, membuat Ken merasa sedikit ketakutan.


Alvin masuk kedalam Mobilnya, di dalam Mobil, Jeni yang sudah ada disana dan mendengar perintah Alvin bertanya " Sayang, kamu kenapa ?, bukankah itu terlalu ke..."


" Ssstt... kebahagiaanmu dan aku saja yang aku pedulikan sekarang, aku tidak butuh masalalu, kamu hanya cukup di sampingku dan kita akan membuat sebuah kebahagiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya " ucap Alvin yang menghentikan ucapan Jeni.


Jeni tidak tahu harus berekspresi seperti apa, dia hanya bisa mengangguk saja, walaupun masih sedikit takut dengan perubahan sifat Alvin.

__ADS_1


" Jalan !" ucap Alvin tegas.


" Baik tuan Moor !" Sopir langsung menginjak pedal gas dan meninggalkan Mansion.


Ken yang masih tertegun di hampiri pengawal Alvin dan membuka tabnya " Target pertama kita Keluarga Turner, Muse dan Clown, kita habisi mereka semua hari ini juga, apa kamu keberatan ?" tanya pengawal Alvin pada Ken tanpa Ekspresi.


" Tuan apakah data ini sudah Valid ?" Ken yang tersadar langsung bertanya.


" Semua data kami Valid, bergeraklah sekarang sebelum tuan Moor marah, kami akan memberikan informasi lebih lanjut lagi nanti !"dia meninggalkan Ken dan langsung pergi bersama kelompoknya.


Bagaikan Asasin mereka bergerak dengan cepat dan langsung menghilang dari tempatnya masing-masing.


" Tuan Ken ?" Myura bertanya.


" Beritahu Markas, semua yang dikatakan tuan Moor !" Ken juga langsung meninggalkan tempat tersebut.


Ketika Perintah tersebut di masukkan dalam grup WA para pemimpin Eksekutor, sontak saja mereka langsung terkejut, karena Alvin langsung memberikan perintah Ekstrim.


Kebetulan para pemimpin Eksekutor sedang berkumpul semua di markas, karena mereka tahu Pak tua Moor sudah kembali, niatnya ingin bereuni tapi siapa yang menyangka kalau akan ada perintah dari Alvin.


" Tuan Besar, bagaimana menurut anda ?" tanya Swan mewakili para Eksekutor lainnya.


Pak tua Moor menghela napas " Aku tidak menyangka jika Alvin akan sekejam ini, apakah Ken sudah memberi tahunya dan dia lebih memilih untuk bangkit sendiri ?"


Eksekutor 9 buka suara " Tuan Besar, kami semua di bentuk oleh anda, kami hanya akan mengikuti perintah anda !" ucapnya tegas.


" Aku setuju dengan Neil, Tuan Besar semua keputusan ada di tangan anda " Sean buka suara.


Eksekutor Lain juga mengangguk setuju dengan ucapan Sean, karena yang menyatukan mereka adalah Pak tua Moor.


Pak tua Moor menggelengkan kepalanya " Masaku sudah habis, tuan kalian sekarang adalah Alvin Moor, setiap perintahnya harus kalian ikuti, aku juga ingin melihat apakah cucuku bisa menggenggam dunia dengan pemikiran nya, atau dia sama saja seperti aku ?"

__ADS_1


__ADS_2