System Cek In Pikiran

System Cek In Pikiran
Kakak, Adik yang Bodoh


__ADS_3

Sementara pesawat Alvin lepas landas dari bandara, di dekat Perusahaan Su grup terlihat banyak orang dengan penampilan preman sedang menunggu seseorang.


Mereka semua sengaja mengalihkan kendaraan lain agar tidak melewati jalur tersebut agar mudah untuk menghadang Keysa yang akan mengurus kontrak perjanjian dengan Su grup.


" Nona Velias ini aneh, jalanan di sini terasa begitu lengang " ucap sang sopir tiba - tiba.


Benar saja saat dia baru selesai bicara sebuah mobil Truk menghadang mobil mereka.


" Ciiiittttttzzz


Suara rem Mobil berdecit dengan keras, karena mobil truk itu tiba - tiba muncul dan menghadang laju Mobil Keysa.


" Awww !


Dahi Keysa membentur senderan Jok Mobil didepannya, akibat rem yang mendadak.


" Maaf Nona Velias, ada yang menghadang kita " ucap si Sopir getir.


Segerombolan preman muncul dari berbagi arah, Si Sopir terkejut dengan kehadiran mereka " Nona Keysa cepat telepon polisi !" ucapnya cepat.


Keysa yang terkejut melihat kehadiran mereka juga ikut panik, dia mencari ponselnya tapi seakan tidak dapat - dapat, pasalnya mata dia fokus melihat gerombolan preman itu mendekat.


" Sialan !, siapa yang berani melakukan ini pada kita !" Si sopir hanya bisa menggenggam erat kemudi mobil. Karena dia tahu jika keluar dari Mobil hanya akan menyerahkan nyawa saja.


" Tok


" Tok


" Tok


" Keluar !" Seorang preman mengetuk pintu Mobil dan berteriak keras. Membuat Kesya semakin ketakutan.


" Nona Keysa, tetap dalam mobil apapun yang akan terjadi sampai polisi datang, aku akan mengukur waktu !" Sopir menularkan tekadnya untuk mengulur waktu untuk atasannya itu.


Melihat si sopir membuka pintu, si preman langsung menariknya dan menghantamkan ke badan Mobil.


" Suruh keluar atasanmu !, biarkan kami bicara padanya !" ucap preman tersebut mengancam.

__ADS_1


Si sopir menyeringai " Jangan mimpi !" ucapnya tegas.


Sontak saja preman marah " Berani kamu melawan kami Hah ?!"


" Banyak omong !"


" Bugg


" Bugg


Si sopir langsung menendang masa depan preman itu dengan berani, sontak saja preman langsung tumbang memegangi masa depannya.


Preman yang alim terkejut saat Bosnya di hajar oleh si sopir " Bunuh dia !"


Segerombolan preman itu maju kedepan menerjang ke arah Sopir yang seorang diri.


Sopir memasang kuda - kuda dia menggertakkan giginya dan berteriak " Bangsat ! , maju kalian semua !"


" Bag


" Bug


" Bag


" Bug


Keysa yang berhasil menelpon Polisi dia berteriak ketika melihat si sopir di pukuli dengan begitu beringas, ponselnya jatuh ke bawah jok Mobil.


Tubuh Keysa bergetar hebat karena ketakutan, Walaupun di dalam perusahaan dia adalah wanita yang tegas, tetap saja wanita ya wanita mau sekuat apapun dia jika melihat preman sebanyak itu ya tetap ketakutan.


" Berhenti !" Bos preman bangkit dengan terhuyung - huyung masih dengan memegangi masa depannya.


Semua anak buahnya langsung berhenti memukuli si Sopir ketika Bos preman berteriak.


Bos preman menghampiri si sopir yang sudah babak belur dan meringkuk di atas aspal itu.


" Cih !, jangan sok kuat di hadapan kami !" Bos preman mengeluarkan Pisau dia mau membunuh si sopir.

__ADS_1


Tangannya mengangkat ke atas dengan menggenggam pisaunya " tidurlah dengan tenang bodoh !"


Saat tangannya di Ayunkan tiba - tiba orang memakai pakaian ninja menggenggam tangannya, dan langsung menarik tangan Bos preman dengan kuat hingga pisaunya menancap di matanya sendiri.


" Arghhhh


Tentu saja Bos preman langsung berteriak kesakitan, anak buahnya yang melihat itu mau menyerang Ninja serempak.


Tapi Ninja yang lain bermunculan dan langsung menghajar mereka semua sekaligus.


Walaupun para preman berjumlah puluhan orang dan Ninja hanya enam orang saja, mereka berhasil melumpuhkan mereka semua.


Bos Preman di seret, Pisau yang menancap di matanya membuat Bos preman sudah terbaring tidak berdaya di atas Aspal.


" Kalian bawa dia untuk di interogasi, aku akan mengantarkan Nona Keysa kembali ketempatnya kembali, bawa dia juga kerumah sakit !" Pemimpin Asasin memberikan perintah.


" Baik !" Mereka semua langsung bergerak dengan tugas masing - masing.


Ninja mengetuk kaca Mobil menyuruh Keysa membuka pintu mobil, Keysa yang tahu jika itu orang - orang Alvin langsung membuka Mobil.


" Anda tidak apa - apakan Nona Keysa ?" tanya Ninja sopan.


Keysa hanya menganggukkan kepalanya, tanpa bicara sepatah katapun karena dia masih sedikit ketakutan.


" Saya akan mengantarkan anda kembali ke perusahaan " Ninja langsung masuk ke Mobil dan membawa Keysa kembali ke perusahaan.


Sementara itu di Su grup, Danil dan Nolan sedang menunggu kedatangan Keysa yang tidak kunjung tiba juga.


Jordan dan Jorah tersenyum puas, karena mereka pikir jika Keysa berhasil dihentikan oleh para preman. Mereka tidak tahu kalau kehancuran keluarga Su tinggal menunggu waktu saja sampai Alvin mendengar kejadian itu.


" Kenapa orang Matrix Capital belum muncul juga !?" Danil terlihat sangat cemas, karena dia sudah mendengar ancaman dari Alvin.


" Ayah mungkin mereka tidak berniat bekerja sama dengan kita " Jawab Jordan enteng.


Jorah menimpali " Benar Ayah, mereka hanya mempermainkan kita saja !"


" Diam kalian !, jika sampai kerja sama kita gagal dengan Matrix Capital keluarga Su akan hancur !" Danil membentak kedua anaknya itu.

__ADS_1


Jordan dan Jorah belum sadar juga kalau Ayahnya Sangat serius mengkhawatirkan Su grup dan Keluarga Su, mereka pikir kalau Danil sudah membuat kesepakatan sepihak saja tanpa memikirkan keluarga Su. Padahal Danil melakukan itu demi keselamatan keluarga Su.


__ADS_2