
...Hai, selamat datang dalam novel : "Takdir Cinta Graceva"...
...Karya : Grendys 08...
...Bab 27...
Happy Reading πΉπΉπΉπΉπΉ
"Halo mah" Sahut Graceva setelah mengangkat telfon dari sang mamah, keduanya berbincang hingga tertawa tawa.
"Mamah kangen sama kamu sayang" Ucap Gracia, "aku juga kangen sama mamah" Sahut Graceva, "mana Giorgio? " Tanya Gracia, Graceva melirik Giorgio yang tengah asik dengan tumpukan berkas di meja kerjanya, "lagi kerja mah" Balas Graceva, "kerja? " Tanya Gracia bingung, Graceva menjelaskan pada Gracia, jika Giorgio mengambil kerja paruh waktu, Gracia ber O ria.
"Hey bangun, bangun" Ucap Giorgio sambil menggoyangkan tubuh Graceva yang tidur meringkuk di sofa ruangan itu.
Graceva menggeliat, saat tidurnya merasa terganggu, "bangun" Giorgio menggoyangkan tubuh Graceva semakin kuat agar gadis itu terbangun, gadis itu tertidur sesaat setelah menyudahi panggilan dengan mamah Gracia.
__ADS_1
"ya kak" Graceva bangun seraya mengedipkan matanya beberapa kali.
"Ayo pulang" Giorgio berdiri dan mengambil tas nya dari sofa lalu memakainya, setelah itu kedua nya keluar dari ruangan itu dan masuk ke dalam lift kemudian menuju ke restoran yang berada di lantai bawah hotel tersebut.
"Makan dulu" Giorgio berucap sambil tangan nya menarik kursi lalu ia mendudukkan tubuhnya di sana, Graceva menarik kursi kosong samping Giorgio lalu duduk di kursi itu.
Tak lama satu loyang pizza berukuran lumayan besar, dan dua gelas oren jus, sudah berada di meja, mereka makan dalam diam.
setelah menyelesaikan makan nya, mereka bergegas pulang ke rumah menaiki taxi online.
kediaman Keluarga Wilson...
"Sudah pulang pah?" Gracia berdiri lalu mengecup punggung tangan suaminya, Gionino tersenyum lalu mengangguk, "gimana tadi kamu jadi telfon Grace? " Tanya Gionino seraya melepaskan jaz kerjanya, Gracia.mengangguk, "gimana keadaan Grace? " Tanya Gionino lagi, "baik pah" jawab Gracia, lalu menceritakan obrolan nya dengan sang putri tadi di telfon dengan lengkap.
Giorgio dan Graceva, sampai di rumah pukul 9 malam.
__ADS_1
"Sayang baru pulang? " Guwen berucap dari meja makan, saat anak dan menantunya melewati meja makan.
Graceva menoleh pada Guwen lalu tersenyum, "iya bun" jawabnya, sedangkan Giorgio masih terus melangkahkan kakinya, ia merasa sangat lelah hari ini.
"Kalian sudah makan? " Tanya Guwen lagi dan di balas anggukan oleh Graceva, gadis itu berpamitan lalu melanjutkan langkahnya bergegas masuk ke dalam kamar.
Giorgio yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk yang membalut sebatas pinggang ke bawah terkejut, saat pintu kamar terbuka dari luar dan nampak lah Graceva yang baru saja masuk kamar.
Mata Graceva membulat sempurna saat melihat penampilan Giorgio, matanya menatap dada bidang itu, pandangan nya turun ke roti sobek Giorgio, Graceva menelan ludahnya berulang kali, "Mataku ternodai" batin Geaceva seraya memalingkan pandangan nya, entah mengapa ada desiran aneh dalam dirinya saat melihat dada bidang milik suaminya.
Giorgio tak menghiraukan Graceva yang nampak kikuk, ia jalan menuju ruang ganti lalu memakai pakaian tidur milik nya.
Giorgio berjalan ke sofa lalu mendudukkan tubuhnya di sana, "kamu mau berdiam diri di sana? " ucap Giorgio pada Graceva saat gadis itu berdiam diri di ambang pintu kamar, Graceva yang mendengar ucapan Giorgio akhirnya tersadar dari lamunan nya, kemudian masuk kamar mandi lalu membersihkan diri.
"Kak kenapa tidur di sofa? " tanya Graceva pada Giorgio yang merebahkan tubuh di sana, Giorgio bergeming, Graceva yang tak mendapat jawaban dari Giorgio pun menghela nafas, ia berjalan mendekati Giorgio yang membaringkan tubuhnya di sofa, "sudah tidur" Graceva menghembuskan nafas kasar saat melihat suaminya itu telah tertidur.
__ADS_1
Graceva berjalan ke ranjang, dan merebahkan tubuhnya di sana, ia melirik ke arah Giorgio, "aku tidak enak sama kak Gio, aku tidur di kasur, sedangkan kak Gio tidur di sofa" batin nya.
...<<<<<... Bersambung... >>>>>...