Takdir Cinta Graceva

Takdir Cinta Graceva
S2 #3


__ADS_3

"Jadi seperti itu Bos? " orang itu mengangguk-anggukan kepala setelah mendengarkan penjelasan panjang kali lebar dari Giorgio, hanya orang itulah yang sedari tadi bicara dengan Giorgio, sementara orang-orang lainnya hanya diam dan memperhatikan.


"Siapa namamu? " Giorgio menanyakan nama orang yang sedari tadi berbicara dengannya.


Orang itu berdiri, lalu membungkukkan setengah tubuh dan memperkenalkan diri, "Nama saya Jaxon, biasa orang memanggil Mr J, saya pemimpin di markas besar ini Bos" orang yang bernama Mr J, itu memperkenalkan diri pada Giorgio, dan kembali duduk setelah di persilahkan Giorgio untuk kembali duduk.


"Berapa total bawahanmu? " Giorgio kembali bertanya pada Mr J.


"Kami disini ada 13,800 orang Bos"


"Jumlah yang luar biasa banyak, meski hanya di sebuah negara kecil" timpal Giorgio mengangguk.


"Aku ingin berkeliling di markas ini" ucap Giorgio, langsung membuat semua orang berdiri serentak dan membuat jarak dengan meja makan besar tersebut.


"Mari saya temani Anda berkeliling Bos" Mr J langsung berdiri di dekat Giorgio.


"Kalian, beristirahatlah" Giorgio menunjuk para bawahan yang di bawanya dari tanah air.


"Baik Bos"

__ADS_1


"Ku minta 10 orang untuk mengawal Bos, dan sisanya mengikuti dari belakang, ataupun kembali melanjutkan aktivitas kalian" Mr J memberikan perintah pada para bawahannya.


Mr J serta 10 orang bawahannya menemani Giorgio berkeliling markas tersebut, mulai dari melihat alutsista darat dan udara yang berjajar rapih di hanggar besar belakang markas, kendaraan lapis baja, tank, artileri roket, pertahanan udara, drone pengintai, drone pengangkut rudal, sejumlah pesawat pengangkut barang, pesawat tempur dan helikopter pengangkut arang yang juga di gunakan sebagai helikopter pengintai, penyerbu, dan juga sebagai helikopter pengangkut personil.


Mr J pun menunjukan koleksi senjata markasnya mulai dari pistol, senapan, shotgan,tak lupa juga armor, dan granat koleksinya diantara lain.


Pistol : M 17, M 9, M 11, MK 25, Glock 26, Glock 19, dan Glock 17.


Senapan Serbu : M 16


Granat : M320


Yang masing-masing senjata berjumlah sangat banyak.


"Berapa jumlah anggaran yang di berikan markas pusat untuk markas ini? " Giorgio bertanya sambil mengambil sebuah pistol Glock 17 dan menembakan sebuah peluru pada papan target tepat di tengah titik papan target.


Dor!


suara ledakan dari moncong pistol yang di pegang Giorgio sedikit membuat Mr J terkejut namun ia berusaha tetap bersikap tenang, Giorgio kembali meletakan pistol tersebut, dan kembali mengikuti Mr J melangkah.

__ADS_1


"Silahkan masuk di ruangan pribadi saya Bos" Mr J membuka pintu ruang kerjanya, dan mempersilahkan Giorgio untuk masuk, Me J nampak langsung membuka laci di bawah meja kerjanya dan menyerahkan pada Giorgio yang sudah duduk di kursi panjang di ruang kerja Mr J.


"Tahun ini kami di kirimkan 1,000,000 USD dari Indonesia"


"Dana itu untuk digunakan apa? " tanya Giorgio sambil memperhatikan berkas keuangan yang berada di genggamannya.


"Sesuai yang tertera di berkas itu Bos, sebagian besar dana yang di berikan pusat, kami gunakan untuk mengembangkan pabrik senjata yang 10 tahun lalu Tuan besar Gabriel dirikan, dan yang nantinya hasil dari produksi senjata itu, akan digunakan juga untuk clan kita, dan sebagian lagi akan kami distribusikan di pasaran, dan sisa dana lainnya kami gunakan untuk membayar para anggota" jelas Me J panjang kali lebar.


Giorgio manggut-manggut.


"Ada lagi yang ingin kau tunjukan? "


"Tidak Bos"


Mr J mengantar Giorgio menuju kamar yang sudah di siapkan oleh bawahannya.


"Selamat beristirahat Bos"


"Iya"

__ADS_1


...****************...


__ADS_2