
Tok tok tokkk...
Suara ketukkan pintu kamar Giorgio.
Giorgio terbangun dari tidurnya.. "Siapa yang mengganggu tidurku? " Gerutunya.
Dengan malas Giorgio beranjak dan membuka pintu kamarnya.
"Ada apa kak? " Tanya Giorgio saat melihat kakaknya berada di depan pintunya.
Geofany langsung menyampaikan pesan dari sang ayah saat melihat pintu kamar sang adik terbuka.
"Dek segera turun ke bawah, di tunggu ayah di meja makan ayah ingin bicara katanya" Ucap Geofany menyampaikan pesan dari sang ayah.
"Iya kak" Ucap Giorgio malas.
Tanpa berbicara apapun Geofany, melenggang pergi.
Giorgio kembali ke kamar dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
"Apa yang ingin ayah bicarakan? " Gumamnya dalam hati.
Setelah bersiap dengan pakaian rumahannya Giorgio keluar dari kamar dan bergegas menuju meja makan.
Sesampainya di meja makan ia terkejut saat melihat kedua paman dan kedua saudaranya berada di sana.
Giorgio dengan langkah bingung, ia menarik satu kursi kosong dan mendaratkan tubuhnya di sana.
"Apa yang ingin ayah bicarakan denganku? " Tanya Giorgio tanpa basa basi.
"Heyy apa kau tidak merindukanku? " Tanya Rio menatap keponakannya itu.
Giorgio melirik sekilas lalu menggedikkan bahu lalu kembali menatap sang ayah.
__ADS_1
Alex terkekeh geli saat melihat Rio sang adik mengerucutkan bibir.
Alex menepuk bahu Rio, "hey bibirmu itu tak perlu kau maju majukan bibirmu makin jelek kau tau" Cibir Alex.
"Lagi pula kau seperti tak tau tabiat keponakanmu itu, dia sama seperti kakakmu, kaku" Cibirnya lagi melirik kearah Gerrald.
Gerrald bergeming.
"Gio apa sebenarnya yang akan paman bicarakan? " Tanya Ecxel berbisik pada telinga Giorgio.
"Apa masalah keterlambatan kita tadi? " Tanyanya lagi masih berbisik.
"Apa kau mengetahui sesuatu Gio? " Tanya Dion berbisik pula.
Giorgio menggedikkan bahunya.
Dion dan Ecxel menghela nafas kasar, mereka tak mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan.
Alex Christian adalah ayah dari Ecxel dan adik dari Gerrald, dia mempunyai sifat arogan dan tempramental, namun Alex akan berubah menjadi sosok yang konyol saat di rumah.
Gerrald cenderung mewariskan sifat dari kedua orang tuanya.
Para istri mereka hanya menyaksikan interaksi suami mereka dan anak anaknya dengan keponakan mereka.
Sedangkan mereka para istri sibuk berbincang membicarakan kekonyolan suami suami mereka yang nampak lucu.
"Hahahahaaa mereka lucu sekali" Ucap Alya istri Alex.
"Rasanya bibir suamiku sangat menggoda" Seloroh Diana istri Rio.
"Tukk"
Satu toyoran mendarat di kepala Diana.
__ADS_1
"Auww" Pekik Diana mengusap kepalanya.
Sesaat kemudian, mereka tertawa terbahak bahak.
"Tunggu sebentar san, masih ada satu orang lagi yang belum datang" Ucap Gerrald menatap sang anak dengan tatapan dingin.
Semua orang memalingkan pandangan mereka kearah Gerrald, mereka
Menatap Gerrald penuh tanda tanya.
Minimarket XXXXX
Pusat kota
Seorang gadis dan pria paruh baya nampak membawa barang belanjaan yang cukup banyak.
"Pah untuk apa semua ini pah? " Tanya gadis itu melirik pria paruh baya di sampingnya.
"Kita akan berkunjung kemana pah? " Tanyanya lagi.
Pria paruh baya itu melirik dan membelai puncak kepala gadis yang ada di sampingnya.
"Kita akan berkunjung ke rumah sahabat sekaligus rekan kerja papah" Jawab papah wilson tersenyum lembut.
Tadi saat di perjalanan Graceva dan sang papah tak langsung pulang ke rumah, wilson mengajak putrinya mampir ke minimarket untuk berbelanja.
Setelah membayar semua belanjaannya, mereka kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan menuju tempat yang ingin mereka datangi.
<<<<>>>>
Graceva dan wilson mau berkunjung kemana ya? π€π€π€
Apa sebenarnya yang ingin Gerrald bicarakan π€π€π€
__ADS_1
<<<<<<<<>>>>>>>>