Terbuangnya Tuan Muda Sombong

Terbuangnya Tuan Muda Sombong
Tamu tak diundang


__ADS_3

Keesokan harinya, Darren turun bersama Dira untuk sarapan. Tuan Bagaskara dan mami Yuli sudah duduk menunggu anak dan mantunya, tidak ketinggalan Oma Ros yang sudah duduk manis di depan meja makan.


Saat sudah tiba di ruang makan. Pandangan Oma Ros begitu menusuk tajam ke bola mata Dira. Dira melengoskan wajahnya dan membuang nafasnya pelan dan tetap terlihat cuek terhadap tatapan Oma Ros yang begitu menusuknya tajam.


"Cih...." Oma Ros berdecih di dalam hatinya saat Dira melengoskan pandangannya.


"Mau sarapan apa?" Tawar Dira, karena menu sarapan yang tersaji di atas meja ada nasi goreng dan juga ada roti tawar.


"Nasi goreng saja sayang," jawab Darren seraya memajukan letak kursinya.


Dira segera mengisi piring dengan nasi goreng, setelah itu piringnya kembali di letakkan di hadapan Darren.


"Terima kasih, sayang." Dira mengangguk dan kini ia juga mengisi piringnya dengan nasi goreng.


Semuanya sarapan dengan hikmat dan tidak ada pembicaraan selama sarapan berlangsung.


"Selamat pagi semuanya," sapa Rizky yang baru tiba di rumah tuan Bagaskara seraya membungkukkan sedikit tubuhnya.


"Pagi," balas mami Yuli dan Dira bersamaan.


"Sayang, aku berangkat dulu," pamit Darren yang langsung bangun dari duduknya.


"Aku antar sampai depan," timpal Dira yang ikut bangun. Darren pun mengangguk.


"Mi... Pi... Oma, Darren pamit berangkat kerja dulu."


"Iya...." jawab mami Yuli.


Satu persatu Darren mencium punggung tangan mami Yuli, tuan Bagaskara dan Oma Ros. Setelah itu Darren langsung di gandeng oleh Dira dan melangkah keluar rumah.

__ADS_1


"Sayang, aku berangkat dulu," pamitnya. Darren mengecup kening dan bibir Dira.


"Iya...." Jawab Dira.


Darren langsung melangkahkan kakinya menuju mobil yang kini sudah di tunggu oleh Rizky.


" Rizky, apa kamu sudah mengerjakan tugas yang saya pinta?" Tanya Darren setelah mobil yang di kendarai oleh Rizky melaju meninggalkan kediamannya.


"Sudah tuan, tapi saya masih memerlukan waktu untuk mengumpulkan semuanya," sahut Rizky yang pandangannya tetap fokus ke jalan.


Darren hanya manggut-manggut mendengarkannya dan tidak menimpali lagi pembicaraan Rizky.


***


"Ra...." Panggil mami Yuli di ambang pintu kamarnya.


"Mami sama papi mau pergi ke acara syukuran teman bisnis papi. Kamu nggak apa-apakan di tinggal pergi sama mami dan Papi." Kata mami Yuli.


"Nggak apa-apa kok, mi." Dira menjawab disertai senyuman.


"Nanti pas mami pulang, mau di bawakan apa?" Tawar mami Yuli sebelum meninggalkan Dira di kamarnya.


"Dira nggak lagi pengen apa-apa," jawabnya seraya menggelengkan kepalanya.


"Ya sudah, mami berangkat dulu. Kalau ada apa-apa langsung kabarin mami," ujarnya sebelum melangkah pergi.


"Iya mi... Hati-hati, mi."


Mami Yuli mengangguk dan bergegas menemui tuan Bagaskara yang sudah sejak tadi menunggunya.

__ADS_1


Dira kembali melanjutkan bacaannya. Lama kelamaan tenggorokannya terasa kering. Dira meraih gelas di nakas dan ternyata gelasnya kosong.


"Habis lagi air minumnya," gumam Dira yang kini langsung melangkah turun ke lantai bawah untuk mengisi gelasnya yang kosong.


Tiba di dapur, Dira segera mengisinya dan meminumnya. Setelah itu Dira kembali menuju kamarnya seraya membawa gelas yang sudah terisi air minum.


"Enak bener hidup kamu!" Sindir Oma Ros.


Dira menghentikan langkah kakinya menaiki tangga. Dira menengok menatap wajah Oma Ros yang tatapannya selalu tidak bersahabat.


"Kenapa memangnya? Masalah buat Oma?"


"Ck... Dasar wanita tak tahu diri. Nggak ada sopan-sopannya kamu bicara sama yang lebih tua!" Sinis Oma.


Dira mendengus. Sebenarnya Dira enggan berdebat dengan Oma Ros, tapi Oma Ros selalu saja memojokkan dirinya dan mengatai dirinya


"Maaf Oma, bukannya tak sopan. Lebih baik saya kembali ke kamar saya saja," cetus Dira berusaha menghindar berdebat dengan Oma Ros.


Baru saja menaiki dua tangga. Seseorang masuk dan menambah mood ibu hamil itu semakin memburuk.


"Hai, Oma," panggil Airin yang langsung di sambut pelukan oleh Oma Ros.


"Oma, kapan aku sama Darren bertunangan?"


________***_______


Jangan lupa tinggalkan jejak like πŸ‘πŸ‘


To be continued....

__ADS_1


__ADS_2