Terjebak Pernikahan Dadakan.

Terjebak Pernikahan Dadakan.
ngegosip


__ADS_3

Hari pertama sekolah setelah dua minggu libur, Stefani duduk di dalam kelasnya, di kursi di tengah-tengah ruangan.


Dia adalah seorang siswi kelas 3 SMA yang tampak anggun dengan seragam sekolahnya. Stefani mengenakan rok plisket berwarna abu-abu yang dipadukan dengan kaus putih dan blazer biru sekolah. Rambutnya terurai dengan indah di sepanjang bahunya, memberikan kesan yang sopan dan teratur.


Kelas ini penuh dengan kesibukan. Papan tulis di depan ruangan dipenuhi dengan catatan dan tugas, dan dinding-dindingnya dihiasi dengan poster motivasi dan ilustrasi pembelajaran. Di meja-meja, buku-buku dan alat tulis tersusun rapi, menunjukkan kesiapan para siswa untuk memulai semester baru.


Sebelum masuk ke ruang kelas, Stefani,mendengar beberapa teman sekelasnya berbincang tentang kegiatan mereka selama liburan.


Beberapa di antaranya menggembalakan hewan peliharaan, pergi ke pantai, atau berlibur bersama keluarga. Ketika giliran dia ditanya, ekspresi wajahnya sedikit berubah tapi dia masih menjawab dengan hati-hati.


"Aku menghabiskan waktu di rumah sakit. Ibuku tiba-tiba mengalami serangan darah tinggi dan diduga mengalami stroke ringan."kata Stefani dengan gugup. Memang ada perjanjian antara guru sekolah yang menyebutkan jika permasalahan itu tidak perlu dibicarakan.


Namun begitu Stefani masih saja khawatir jika teman-temannya ini mengetahui kejadian itu. Betapa malunya dia jika hal itu diketahui oleh teman-temannya .


"Oh, maaf mendengarnya, ani Bagaimana kondisi ibumu sekarang?"tanya Liza yang benar-benar percaya dengan alibi dari Stefani ini. dia mengerutkan dahinya dan duduk untuk memberikan semangat kepada Stefani.


"Dia sedang dalam pemulihan"jawab Stefani dengan lega.


"Semoga ibumu segera sembuh, Sari. Jika ada yang bisa kami bantu, beri tahu ya."


"Terima kasih atas perhatiannya, teman-teman. Ayo kita semangat menghadapi semester baru ini!"


Saat itu Ana, salah satu teman dekat Stefani, tiba-tiba teringat tentang video viral yang melibatkan Ridho, mantan kekasih Stefani.


"Hei, kalian tahu tidak? Aku baru saja teringat tentang video viral Ridho yang menikah! Dia dan Stefani memiliki hubungan, kan?" bisik ana pelan.


"Serius na? Aku tidak mendengarnya. Stefani pasti harus tahu tentang ini." kata teman nya lagi.

__ADS_1


Mereka berdua segera mendekati Stefani yang duduk di meja belakang. saat ini Stefani masih berbicara tentang masalah kesehatan mamanya.


"Stefani, maaf kalau ini mengejutkanmu, tapi kami mendengar tentang video viral Ridho yang menikah. Kita harus memberitahumu."ketika menyebut itu wajah anak terlihat muram dan dia khawatir Stefani akan pingsan tapi siapa sangka Stefani masih tenang dan berkata.


"Tidak perlu minta maaf. Aku sudah tahu tentang itu. Seseorang mengirimiku video itu kemarin malam." kata Stefani yang merasa semakin tidak nyaman dengan pembicaraan ini.


"Wow, Stef, aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaanmu saat ini. Apakah kamu baik-baik saja?"kata ana yang langsung memberikan pelukan hangat untuk Stefani.


"Awalnya, aku merasa terkejut dan sedih, tapi sekarang aku sudah memutuskan. Ridho memang bukan jodohku. Aku siap untuk melepaskan dan melanjutkan hidupku." kata Stefani lagi yang pura-pura kuat di depan teman-temannya.


Hanya Stefani saja yang mengetahui betapa sakitnya hati ini ketika dia menyebutkan kata-kata itu. Ada baiknya dia mengetahui jika ridho bukan jodohnya lebih awal. Tapi kenapa dia harus tahu dengan cara yang seperti ini.


Lagi-lagi di dalam hati Stefani mengutuk sosok ridho yang benar-benar membuat dia terluka.


"ridho sial.. iblis ,setan ,anjing kau..babi...


Teman-teman tentu tidak bisa mendengar isi hati dari Stefani .Mereka malah berpikir jika Stefani ini adalah gadis yang kuat ,karena masih mampu tersenyum meskipun menerima cobaan ditinggal nikah oleh kekasih sendiri.


"Benar sekali. Kamu adalah gadis yang kuat dan berharga. Jangan biarkan hal ini merusak semangatmu. Kamu memiliki masa depan yang cerah."


Stefani meski masih merasakan kekecewaan dalam hatinya, merasa didukung oleh sahabat-sahabatnya. Dia tahu bahwa dia harus bangkit dan melupakan Ridho. Dengan semangat baru, dia menghadapi masa depan dengan penuh keyakinan.


"Terima kasih, Ana dan Rina. Aku sangat beruntung memiliki kalian di sampingku. Bersama kalian, aku yakin aku akan bangkit dan menemukan kebahagiaan yang sejati."


Teman teman Stefani memberikan pelukan hangat dan tersenyum penuh semangat. Mereka bersama-sama membantu Stefani untuk melupakan Ridho dan memulai lembaran baru dalam hidupnya.


Segera ruang kelas yang penuh dengan kegaduhan percakapan dan tawa lagi. Namun begitu Ana berusaha mengalihkan pembicaraan mereka ke topik yang lebih menarik.

__ADS_1


"Hei, kalian dengar gosip terbaru hari ini? Ada murid pindahan baru yang katanya berasal dari luar negeri. Kabarnya mereka kembar identik!" seru ana dengan wajah yang berbinar-binar.


"Serius? Itu menarik! tadi juga aku sempat mendengarnya tapi aku belum melihatnya dengan mata kepala sendiri. Aku penasaran seperti apa mereka."


Mendengar pembicaraan itu Stefani tiba-tiba saja tergerak dia maju dan berbisik dengan suara rendah kepada ana. "Apakah kamu melihat mereka, Ana? Bagaimana mereka terlihat?"


Ana buru-buru bmemandang ke arah pintu kelas, takutnya guru akan masuk ."Aku melihat mereka saat mereka masuk ke kelas tadi. Mereka memang sulit untuk dibedakan, tapi mereka benar-benar tampan! Aku hampir jantungan saat melihat mereka."


Dalam pembicaraan ini ana benar-benar membayangkan kembali, bagaimana dia melihat dua kembar identik itu. Mereka berdua saat ini sedang berada di kantor guru untuk menyelesaikan administrasi perpindahan.


Ohh mengingatnya saja jantung ana seperti sedang diremas-remas. Bisakah dia meminta satu saja di antara mereka untuk menjadi pacarnya.


"Wow, kamu tampaknya sangat terkesan, Ana. lihat itu air liurmu hampir muncrat hahaha."


"Tentu saja! Mereka adalah sosok yang sangat menarik untuk dilihat. Aku ingin tahu apakah mereka juga memiliki kepribadian yang menarik. Ah kalian semua ini mengejek aku ya. Tapi juga aku ingin melihat kalian semua jantungan melihat ketampanan mereka.ohh jangan lupa satu adalah untukku oke"


Beberapa murid lain yang mendengar pembicaraan mereka menjadi penasaran dan berusaha mencari tahu lebih banyak tentang murid pindahan baru tersebut.


Stefani dalam hatinya, merasa tertarik dengan cerita tentang kembar identik yang tampan itu. Dia bertanya-tanya apakah hatinya bisa berpindah ke orang lain setelah pengalaman buruknya dengan Ridho.


"Entahlah, mungkin ada kemungkinan hatiku bisa berpindah. Siapa tahu?" Gumam Stefani dalam hati.


Lagi-lagi Stefani lupa dengan posisinya yang saat ini benar-benar menyandang gelar seorang istri sah dari Jonathan. Entah sampai kapan Stephanie bisa melupakan posisi itu.


Yang jelas saat ini pikirannya sedang melayang tentang dua sosok kembar yang dikatakan oleh ana tadi. Bagaimana mungkin dia menyadari jika dua sosok kembar itu adalah anak tirinya sendiri.


Ketika sadar mungkin dia bukan saja jantungan tapi juga akan mati di tempat.

__ADS_1


Oh stefania yang malang.


Pembicaraan tentang murid pindahan tersebut mengalir di antara para siswa, dan kegaduhan di kelas semakin bertambah. Semua orang penasaran dan siap untuk melihat apakah deskripsi dari Ana tentang kembar identik tersebut benar-benar akurat atau hanya sebuah kelebihan imajinasi.


__ADS_2