Terjebak Pernikahan Dadakan.

Terjebak Pernikahan Dadakan.
Stefani dan...


__ADS_3

Charlos tak menduga jika Stefani tiba-tiba bisa masuk ke dalam apartemen dan terperangkap dalam situasi yang berbahaya. Dalam keadaan yang semakin kacau, dia menyadari bahwa dia tidak bisa begitu saja membawa Stefani keluar karena tugas dan misi yang sedang ia emban.


Dalam kebingungannya, Charlos memikirkan gelang komunikasi khusus yang hanya dimiliki olehnya dan Charlie. Gelang tersebut mampu mengirimkan sinyal listrik yang hanya bisa terbaca oleh keduanya, menciptakan cara komunikasi rahasia.


Melalui getaran-getaran listrik kecil yang hanya mereka berdua bisa merasakannya, Charlos mengirim pesan singkat kepada Charlie. "Stefani terjebak. Pikirkan cara menyelamatkannya. Tidak bisa membawa keluar."


Dia berharap bahwa Charlie bisa merespon pesannya dengan cepat dan menemukan cara untuk membantu Stefani keluar dari situasi yang semakin rumit dan berbahaya.


Sementara itu, Charlos harus terus berpura-pura dalam peran yang dia mainkan, berusaha menjalankan misi yang telah diberikan padanya, sambil berdoa agar Stefani tetap aman


Setelah itu Charlie berinisiatif untuk menghubungi Jonathan via telepon.Pada satu panggilan saja, panggilan segera terhubung."Papa, ini Charlie. Aku punya berita penting."


Jonathan: dari sisi telepon. " Charlie. Apa yang terjadi,nak?"


"Bukan akur pah,ini Stephanie, dia... Dia tiba-tiba muncul di sebuah apartemen. Dia seperti terjebak di sana, dan situasinya buruk."


Jonathan terkejut sampai berdiri dari kursi.Jam sudah menunjuk jam sembilan malam,apa yang di lakukan oleh Stefani di sana.


Stefani bukan lah gadis yang suka hal hal yang sedemikian.Jelas saja dia tidak akan menyangka akan ada kejadian seperti ini."Apa?! Bagaimana ini bisa terjadi?"


"Aku tidak tahu, Papa. Tapi aku tahu ini bukan tempat yang aman baginya. Apa yang harus kita lakukan?"


Jonathan diam sebentar tapi dengan suara penuh kekhawatiran dia bertanya lagi""Kamu punya alamat persisnya?"


"Iya, aku punya alamatnya. Mengapa pa?"


" papa ingin pergi ke sana secara pribadi. papa harus memastikan dia dalam keadaan aman."


"Tapi Papa, ini sangat berbahaya. Kira tidak tau ada apa di sana,apa kita hubungi polisi aja ?"


"Telat Charlie,papa tidak peduli. Stephanie adalah tanggung jawab papa. Beri papa alamatnya sekarang."


"Baik, Papa. Alamatnya adalah..."


Jonathan: "Terima kasih. Aku akan pergi ke sana sekarang juga."


"Tapi Papa... Aku ikut , jemput aku pah""


"Aku tahu risikonya, Charlie. Tapi aku tidak bisa duduk diam saat ani berada dalam bahaya"


Percakapan tersebut berubah menjadi keputusan yang tegas dan mendalam dari Jonathan.


Jonathan, tanpa ragu lagi, segera merespons dengan tindakan cepat. Dia mengambil kunci dan jaketnya lalu keluar dari apartemen menuju mobilnya.


Di bawah sinar lampu jalan yang redup, dia mengangkat tangan dalam doa kepada Allah subhanahu wa ta'ala.


"Ya Allah, lindungi Stephanie. Jaga dia dalam keadaan baik-baik saja," pikir Jonathan dalam doanya yang tulus.


Segera mobil Jonathan melaju menuju tempat Charlie. Dia memutuskan untuk menjemput Charlie terlebih dahulu.


"Ani,apa yang kau buat di sana?"pikir Jhonatan didalam hati nya.

__ADS_1


Kata Sari, Stefani bukan gadis suka clubing.Tapi pertanyaan nya,apa yang sedang di lakukan oleh Stefani di sana.


"papa Jho"Sapa Cherie ketika melihat ada mobil yang mendekat


"Langsung sana nak"Kata Jhonatan yang membuka pintu mobil.


"o.okeh"


Setelah Charlie naik ke dalam mobil, mereka langsung bergegas ke arah apartemen yang telah diberi alamat.


Mobil Jonathan meluncur melalui jalan-jalan kota dengan kecepatan yang moderat, tetapi hati mereka berdua berlomba-lomba untuk sampai ke tempat tujuan dengan secepat mungkin.


Sambil mengemudi, Jonathan terus memanjatkan doa-doa dalam hatinya, memohon perlindungan dan keselamatan bagi Stephanie.


Sebelum turun dari mobil, Charlie dengan cepat mencari tombol pada gelang komunikasi dan mengirim pesan singkat kepada Charlos. "Kami sudah di lokasi, akan masuk segera."


Charlos merasakan getaran lembut melalui gelangnya, dan dia langsung mengerti arti dari pesan itu. Dalam keadaan tegang yang dia jalani, pesan itu memberinya sedikit kelegaan dan memberikan kepastian bahwa bantuan sudah dekat. Dia merasa sedikit lebih tenang sekarang, mengetahui bahwa Jonathan dan Charlie sudah berada di dekatnya.


Meskipun merasa lega, Charlos tetap memainkan perannya dengan baik. Dia terus berpura-pura di bawah pengaruh narkoba, menghindari kecurigaan dan tetap fokus pada misinya.


Sementara itu, Jonathan dan Charlie mempersiapkan diri untuk masuk ke dalam apartemen, tidak menyadari bahwa situasi di dalam lebih kompleks daripada yang mereka duga.


Dalam upaya untuk melindungi Stefani dari interaksi yang tidak diinginkan dengan orang lain, Charlos mendekatinya dan dengan lembut menariknya untuk menari di tengah rantai dansa.


Dengan nakal,charlos memeluk Stefani yang memberontak.


Lepaskan aku Charlos "kata Stefani geram.


Dia menghentak kan kaki nya pada Charlos karena marah.


"Ehh bi..bi, santai hehehe" kata Charlos yang bergoyang-goyang seperti orang teler pada umumnya.


"Santai otak mu! Lepaskan nggak!"kata Stefani garang.


Stefani mencuba untuk melepaskan diri nya tapi dia lupa jika charlos walau bagaimanapun adalah seorang laki-laki.


Di gerakan dengan cara itu,bagi Charlos adalah suatu gerakan yang memancing libido nya sebagai laki-laki.


"Bibi..bisa diam nggak!" kata Charlos berbisik di telinga Stefani.


"Nggak,kau jahat,lepasin"


Jadi di lantai dangsa sebenarnya da adegan di mana dia insan saling berpelukan dengan cara yang aneh.


Tidak lama kemudian, Tommy tiba-tiba muncul di dekat mereka dan tanpa rasa hormat menarik Stefani ke dalam pelukannya. Niat buruknya jelas terlihat, sementara Stephanie merasa ketakutan oleh tindakan Tommy yang kasar dan tidak pantas.


Tomy memajukan tubuhnya ke arah Stefani dan menggoda dia dengan nada sombong "Eh, jangan terlalu agresif, Stefani. Melihat kau begini,aku juga ingin minta giliran menari."


Sebagai gantinya, Stefani memandang Charlos dan menatapnya dengan mata basah.


"Aku ingin pulang Charlos. Aku tidak ingin terus di sini."

__ADS_1


Tapi sebelum keadaan semakin buruk, Charlos dengan cepat merebut Stefani dari genggaman Tommy, memeluknya lagi dengan erat untuk memberikan rasa aman.


Charlos berkata dengan suara parau "Hey, tenanglah.Tommy ini giliran ku, Hem!"


"Ohh sorry bro,ku pikir kau menolak ikan asin ini Hahaha"kata Tommy yang mengarukkan nya kepala nya.


Agar Tommy percaya,aCharlos bahkan memeluk Stefani beberapa kali lagi, mencoba memberikan kesan bahwa dia adalah pasangannya untuk malam itu.


Stefani menjerit lagi dan lagi tanpa sadar , Charlos sudah mendorong nya ke dinding.Tapi sayangnya, Stefani salah faham dengan sikap Charlos ini.


"Kamu itu kurang ajar, Carlos! Tidak usah bersikap seperti ini!"


Karena kesal, Stefani mengangkat tangannya hendak menampar Charlos m


Namun, ketika Stefani berusaha untuk menampar Charlos sebagai reaksi marahnya, tangan Charlos segera menahan gerakan tersebut.


"Its show Time baby"Charlos menunduk kepalanya dan memaksa ciuman nya pada Stefani.


Tapi Stefani sudah kesal dan lupa dengan kondisi.Dia berteriak dan mencakar Charlos dengan jujur nya.


"Setan kau charlos, iblis"pekik Stefani.


Orang orang yang ada di sekitar tempat itu merasakan itu adalah sebuah hal yang lumrah jadi tidak ada yang berpikir untuk membantu Stefani.


Sementara charlos berpikir jika papanya sudah dekat, jadi dia bertindak berani dengan berusaha mencium Stefani.


Hitung-hitung rezeki anak soleh.


Stefani merasa tidak lagi mengenal sosok Carlos tapi dia masih tidak rela menerima ciuman dari pria jahat seperti itu.


Percuma tampan jika hati nuraninya tidak ada.


Semakin Stephanie marah semakin kuat dia teriak dan semakin kuat juga dia berusaha untuk bisa bangkit dari Kungkungan Charlos.


Sementara orang-orang di sekitar malah tertawa dan memberikan Charlos semangat untuk bisa menundukkan Stefani.


"Ayo Charlos ,jangan mau kalah...


" Ayo Charlos tunjukkan jika kau laki-laki .


Charlos.. Charlos.


Stefani merasa dunianya sudah hancur karena tidak ada satu orang pun yang akan membantunya di sini. Charlos yang ingin dia selamatkan adalah orang yang ingin menjerumuskannya sekarang.


Tapi Stefani tidak tahu jika sebenarnya d detik yang sama, Charlie dan juga Jonathan sudah tiba. Mereka menyeruak masuk ke dalam kerumunan untuk melihat situasi ketika mendengar nama Carlos disebutkan.


Dan Jhonatan melihat adegan di mana, Carlos menindih Stefani dan berusaha melecehkannya sementara Stefani mati-matian mengelak dan berusaha untuk lepas.


Dengan cepat, kepala Jonathan menjadi panas dan dia tiba-tiba hilang akal.Dalam otaknya ,dia tidak lagi menganggap Charlos sebagai putranya yang baik.


Dengan spontan dia maju dan menarik kerah baju Charlos dan...

__ADS_1


Buk..buk...buk..


__ADS_2