Ternyata SuamiKu Tuan Muda Miliarder

Ternyata SuamiKu Tuan Muda Miliarder
Chapter 27. Keluarga Georgio


__ADS_3

Seperti yang dikatakan Atha semalam, sekarang mereka baru saja sampai di depan sebuah mansion mewah yang tak lain milik keluarga Atha.


“Jadi ini mansion keluarga kamu tha...apa Lo ada ingat sesuatu nggak” Luna terlihat antusias sekali dan bertanya pada Atha yang tampak terdiam.


“Entahlah, tapi emang merasa familiar” jawab Atha menggeleng lemah.


“Wajar dong kan ini milik keluarga Lo” timpal Luna yang hanya dibalas anggukan oleh Atha.


“Kenapa masih berdiri di situ yuk masuk!” Ajak Arya saat melihat putra dan menantunya masih berdiri di belakangnya.


“Eh, iya dad” jawab keduanya setelah tersadar. Luna juga sudah memanggil Arya dengan sebutan Daddy karena bagaimanapun Luna menantu keluarga Albert dan itu juga atas permintaan Arya sendiri.


Saat mereka memasuki mansion terlihat para maid dan bodyguard berbaris rapi menyambut kedatangan tuan besar mereka. Apalagi saat melihat kedatangan Atha tuan muda bungsu keluarga Albert mereka semakin senang dan menyambut penuh kegembiraan.


“selamat datang tuan besar...”


“Selamat datang kembali tuan muda” sambut mereka sambil menundukkan kepala.


Saat melihat seorang gadis cantik bersama tuan besar dan tuan muda mereka, mereka penasaran namun tak berani untuk bertanya.


“Lanjutkan pekerjaan kalian” ucap Arya datar namun tegas.


Kemudian, Arya membawa Atha dan Luna menuju ruangan keluarga karena ia yakin kedua putra dan menantu nya sedang berkumpul disana.


Dan benar sesampai di ruangan keluarga mereka langsung di sambut mereka.


“Dad, mana adik ku” tanya Mike yang telah berdiri dari duduknya, lalu netra nya menatap seseorang yang ternyata Atha adiknya.


“Astaga, si bontot...Lo gak kangen sama abang tampan Lo ini Hahh...” ujar Mike yang langsung dapat pelototan dari istri tercintanya.


"Mike bahasanya" tekan Arya menatap tajam Mike.


"Hehe... khilaf Dad" Mike hanya menyengir seraya mengangkat dua jarinya.


“Kangen apaan? Kamu lupa Atha lagi amnesia” timpal Alisya sedikit kesal.


“Eh...iya ya lupa sayang” cengir Mike yang hanya dibalas gelengan oleh mereka kecuali Atha dan Luna yang masih diam memperhatikan mereka satu persatu.


“Dia Mike Abang kedua mu dan yang lagi duduk itu Sean abang pertama mu lalu di sebelah nya Ana istri Sean dan yang menegur Mike tadi istrinya Alisya...”


“Lalu mereka berdua ponakan mu Alano dan Aleta, Alano putra Sean dan Ana... Aleta putri Mike dan Alisya” jelas Arya panjang lebar pada Atha.


Atha hanya mengangguk tanda mengerti.


“kamu pasti Luna kan istri Atha...ternyata benaran cantik ya ” Dengan antusias Ana menghampiri Luna yang masih menunduk.

__ADS_1


Luna menegakkan kepalanya dan menjawab, “I-iya...”


“Panggil kak Ana saja” ucap Ana seperti mengerti kebingungan Luna.


“Baik kak Ana” jawab Luna tersenyum malu.


“Kak Alisya jangan lupa dong” celetuk Alisya tersenyum hangat.


“Ikut kita yuk...biarin aja para lelaki ngobrol bersama” ajak Ana.


“Yuk Lun” Lalu mereka membawa Luna tak lupa mereka juga membawa kedua anak nya biar tidak mengganggu obrolan mereka.


...


“Jadi bagaimana tha? Kamu mau kan pergi ke London” bukan Arya tapi Mike bertanya.


“iya mau” jawab Atha seadanya.


“Lalu adik ipar” tanya Sean.


“Dia akan ikut dengan ku” sahut Atha datar karena bagaimanapun ia masih merasa sedikit canggung dengan kedua pria tersebut, namun tak ayal hatinya terasa senang.


“Baiklah Daddy akan  mempersiapkan keberangkatan mu besok, lebih cepat lebih baik” ucap Arya, lalu mengeluarkan ponselnya memerintahkan Anton mempersiapkan keberangkatan besok.


“Dan kalian jangan sampai Keluarga wanita itu mengetahui tentang ini, Dad tidak ingin mereka merusak dan mengganggu adikmu lagi terutama wanita itu!” tegas Arya pada kedua putranya.


“Benar Dad...tapi kenapa kita tidak beri pelajaran saja Dad kalo perlu hilangkan saja dari muka bumi ini!” timpal Mike sedikit kesal karena sudah tak sabaran ingin membungkam kan wanita sialan itu.


“Jangan gegabah” Sean melirik Mike tajam, namun yang di lirik hanya memutar bola matanya acuh.


“Benar kata abangmu, keluarga Georgio tidak semudah itu walaupun masih di bawah kita, kau harus tau si tua Jeon itu yang telah membuat Kakek kalian kehilangan nyawa” jelas Arya, ia masih ingat siapa penyebab ayahnya kecelakaan dan kehilangan nyawa semua itu ulah Jeon karena iri dengan kesuksesan ayahnya. Dan lebih parahnya lagi Jeon sendiri sahabat ayahnya yang ternyata musuh dalam selimut. Walaupun sekarang si tua Jeon itu telah mati tetap saja mendarah daging pada anak-anak dan cucunya.


Namun, tak di sangka karena kebodohannya nya sendiri membuat hubungan dengan salah satu cucu Jeon yaitu, Monalisa Querrey Georgio, wanita telah mencelakai putranya Atha. Karena sebelumnya wanita itu tidak memakai nama aslinya memang sangat pandai menutupi. Dan sekarang hanya penyesalan ia dapatkan, jika saja dari awal ia menyelidiki identitas asli wanita mungkin putranya tidak akan mengalami kejadian ini.


 


“Dad benar...aku benar-benar ingin sekali menghancurkan keluarga sialan itu!” Geram Mike mengingat keluarga tersebut. Begitupun Sean walaupun tak ada kata-kata keluar tapi dari tatapan dan hawanya sangat terlihat sekali menahan amarah besar.


“Bersabar lah sebentar...tak lama lagi Dad sendiri yang akan membalas mereka” ucap Arya tenang namun tajam seraya menyeringai iblis. Di ikuti oleh Sean dan Mike.


Sedangkan Atha sejak dari tadi terlihat sangat penasaran apa yang dibicarakan mereka tapi entah kenapa ia juga merasakan apa yang rasanya mereka.


“Dad, apa itu wanita yang dad bicarakan waktu itu dan keluarga Georgio...” Akhirnya Atha bertanya setelah sekian lama terdiam sebagai pendengar, hanya ingin memastikan.


Mendengar pertanyaan Atha, Arya menoleh menatap sang putra dan menjawab, “benar, dia adalah wanita yang telah membuat mu seperti sekarang ini dan dia dari keluarga Georgio yang tak lain cucu dari Jeon Georgio, orang yang telah mencelakai kakek mu”

__ADS_1


“Ingat baik-baik jika bertemu wanita itu kau harus sebisa mungkin menjauh...dia wanita licik”  Lanjut Arya.


“Benar, dan ini foto” timpal Mike seraya memperlihatkan foto wanita bernama Monalisa tersebut pada Atha dari ponsel nya.


Atha mengangguk mengerti seraya memperhatikan foto tersebut, jika di lihat sangat cantik bahkan melebihi kecantikan Luna namun, sayang di tutupi oleh sifat buruknya. Apa gunanya cantik jika hati busuk.


“Kenapa? Adikku ini terpesona karena kecantikan seorang Monalisa” cibir Mike seraya menaik-turunkan alisnya.


“lebih baik hilangkan pikiran mu itu Atha!” tegas Sean menatap Atha tajam.


“Kalian jangan terlalu keras dengan adik kalian, Dad yakin dia tidak akan tertipu seperti kalian” ujar Arya menatap tajam kedua putranya tersebut.


“Termasuk Daddy” sinis mereka serentak ikut menatap Daddy-nya tak kalah tajamnya. Emang anak gak ada akhlak.


Arya hanya mendengus acuh, kedua putranya ini memang tak mau kalah.


Atha hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah mereka, “tenang saja aku tidak akan semudah itu tergoda dengan wanita lain walaupun mengalahkan kecantikan seorang Luna” ucap Atha tegas namun terkesan songong. Membuat mereka bertiga puas.


Tidak tau saja orang yang disebut kan mendengar nya.


“kok gue jadi baper ya...Cih, gegayaan lihat aja nanti, awas Lo gue pegang kata-kata Lo!” Yap dia adalah Luna, yang baru keluar dari lift bersama Ana. Alisya sendiri masih di lantai tiga menemani Aleta dan Alano bermain.


“Lun, nanti kalo Atha nakal jewer aja kuping nya!” bisik Ana seraya terkekeh pelan.


“Siip kak” angguk Luna sambil menaikkan jempolnya, sekarang Luna sudah mulai akrab dengan kedua wanita beranak satu tersebut, walaupun masih sedikit terasa canggung.


“Yuk” Lalu mereka melanjutkan langkahnya kearah dapur karena dari awal tujuan mereka memang ingin memasak. Walaupun ada para maid tapi sesekali Ana ataupun Alisya juga sering memasak untuk keluarga.


 


BERSAMBUNG...


 



MONALISA QUERREY GEORGIO


✓ 20 tahun


✓ Cucu keempat Jeon Georgio


✓ Mantan Atha


✓ licik, playgirl

__ADS_1


LIKE >> KOMEN >> VOTE >> FAVORIT


__ADS_2