Ternyata SuamiKu Tuan Muda Miliarder

Ternyata SuamiKu Tuan Muda Miliarder
Chapter 28. Bena-benar Istri durhaka


__ADS_3

Di sisi lain, tepatnya di kediaman keluarga Georgio.



Monalisa terlihat sedang berkumpul bersama keluarga nya.


“Lisa, bagaimana hubungan mu dengan putra bungsu keluarga Albert” tanya Zex kakak pertama Monalisa atau biasa di panggil Lisa oleh orang terdekat nya.


“Bukannya abang sudah tau, sesuai rencana papa aku udah mencelakai anak itu walaupun tidak sampai mati” sahut Lisa acuh yang tengah sibuk mencat kukunya.


“Princess abang emang paling terbaik” ujar Tirta abang kedua Lisa seraya mengacungkan jempol pada sang adik.


“Iya dong Lisa gitu lho...” Lisa menepuk dadanya songong yang mana dapat cibiran dari Harley abang ketiga nya.


“Gitu aja songong minta ampun” cibir Harley yang sedang main ponsel.


“Suka-suka inces lah sewot aja” timpal Lisa melirik abangnya itu males.


“Kamu harus ingat Lis, jangan sampai kamu benaran jatuh cinta sama bungsu keluarga Albert...ingat tujuan kita!” Tegas Zex sebagai tertua.


“Iya ingat kok... apalagi sekarang kan Keluarga Albert masih kehilangan si Atha itu” sahut Lisa seraya tersenyum miring.


“Kamu yakin princess, Abang rasa mereka sangat mudah menemukannya...kamu tidak lupakan siapa mereka” Harley hanya geleng-geleng.


“biarin aja...males ah ngomongin yang gak guna...inces mau bocan dulu...bye” Lisa beranjak pergi ke kamar nya yang berada di lantai atas.


Ketiga pria beda usia itu hanya geleng-geleng kepala seraya terkekeh pelan.


“Kapan papa sama mama balik?” Harley bertanya pada kedua abangnya yang sedang sibuk dengan laptopnya masing-masing.


“Gak tau, mungkin minggu depan” Tirta mengedikkan bahunya tanpa mengalihkan pandangan dari laptop di pangkuan nya.


“Bang, kapan kita bakal melakukan rencana selanjutnya! bukannya lo masih gak rela Alisya menikah dengan Mike” Harley kembali bertanya kepada Zex.


Beberapa saat terdengar helaan panjang dari Zex dan mengalihkan pandangan dari laptop pada Harley yang lagi duduk di sofa depan nya.


“Belum tau, sebenarnya gue udah berusaha buat move on tapi tetap gak bisa...” Ucap Zex dengan nada lemah.


Harley mengerti, sebenarnya ia ingin sekali menghancurkan rumah tangga Mike dan Alisya karena telah menyakiti abangnya, tapi saat mengingat siapa Keluarga Albert ia urungkan.


“Sudah tidak usah bahas tentang dia lagi” Ruat Zex menggelap ia benar-benar masih tak terima atas pernikahan Alisya wanita yang di cintai nya dengan Mike musuhnya sendiri.


Lalu Zex beranjak dari sana pergi ke ruangan kerjanya, apalagi sekarang otaknya tiba-tiba traveling mengingat wajah cantik Alisya benar-benar membuat mood nya tak baik.


Tirta dan Harley hanya menatap sendu punggung Zex.


“Liat aja gue pasti bakal balas, gue gak akan biarin mereka bahagia... terutama wanita itu gue pasti bakal buat dia menyesal karena lebih memilih Mike sialan itu!” batin Harley dengan tangan mengepal erat.

__ADS_1


“Mike...Alisya terutama keluarga Albert” batin Tirta.


...


Di kamar Monalisa



Lisa memandang sebuah foto dengan sesekali tersenyum licik. “Sayang sekali padahal Lo tipe gue banget...tapi sayang seribu sayang Lo malah terlahir di keluarga Albert...”


“Bagaimana kabar Lo? Semoga aja Lo baik-baik aja” Lisa malah terkekeh sinis.


“Seandainya, keluarga kita tidak musuhan mungkin gue bakal tulus sayang sama Lo...tapi masih mungkin ya...belum pasti juga... Hahaha”


Setelah puas memandang foto tersebut kemudian ia simpan kembali dalam laci nakas.


Bertepatan setelah itu ponselnya berdering bertanda ada panggilan masuk. Saat melihat siapa yang menelepon ia hanya tersenyum tipis.


“Ya...babe!”


“...”


“Baiklah aku pasti datang kok... jangan lupa itu nya sayang...”


“...”


“...”


Setelah panggilannya berakhir, Lisa beranjak untuk mengganti pakaiannya dan berdandan secantik mungkin.


🌼🌼


Di tempat Luna dan Atha terlihat mereka sedang beres-beres karena hari ini mereka akan berangkat ke London.


Luna juga telah memberitahu tante Rini dan sahabatnya Zoya tentang keluarga Atha. Dan mereka tentu saja sangat terkejut dengan identitas asli Atha, mereka juga mulai memanggil Rehan dengan sebutan Atha.


Terkecuali bibi Sinta sekeluarga, Luna sengaja belum ingin mengatakan sebenarnya biarlah mereka tau dengan sendirinya.


...


“Kita berangkat dulu ya tante...paman” pamit Luna dan Atha pada tante Rini bersama suaminya.


“Zoy...gue pamit ya...jangan kangen, tapi kalo Lo kangen WhatsApp aja” ujar Luna seraya memeluk sang sahabat.


“Idiih...siapa juga yang bakal kangen Lo, yang ada Lo yang bakal kangen gue... sahabat tercantik Lo!” sahut Zoya mendelik males, Luna hanya tertawa melihat raut Zoya.


Disana juga ada Ana, Sean, Alano, Mike, Alisya, Aleta dan Arya. Tak lupa juga berpamitan pada mereka kecuali Arya sendiri karena ia akan pergi bersama mereka.

__ADS_1


“Hati-hati ya”


“Atha juga harus jagain istrinya”


“Awas jangan kecentol sama bule-bule disana...harus jaga mata dan hati”


“nanti kalo balik jangan lupa beli mainan tante...om ganteng!” Alano ikut-ikutan yang ada di otak nya hanya mainan begitupun Aleta.


Mereka hanya tersenyum mendengarnya berbagai sorakan dari mereka.


Kemudian, mereka segera memasuki pesawat pribadi keluarga Albert. Yap mereka berangkat dengan pesawat milik Arya sendiri.


...


“Lebih baik kalian istirahat karena perjalanan kita cukup lama” ucap Arya pada putra dan menantunya.


“Baik Dad” jawab Luna, karena Atha lebih memilih duduk bersama Daddy nya.


Luna segara melangkah memasuki kamar khusus dalam pesawat tersebut.


“Ckck...orang kaya mah bebas...dalam pesawat aja ada kamarnya.. mewah lagi” ucap Luna berdecak pelan saat melihat interior kamar tersebut.


“Pasti orang lain bilang beruntung banget jadi gue karena menjadi menantu keluarga Miliarder...tapi kok gue merasa gak tenang ya, pasti bakal banyak masalah berdatangan... apalagi kalo si Friska bangsat itu tau pasti bakalan mandang gue makin sinis...” Luna terus berceloteh panjang lebar.


“Hehehe...tapi dengan begini gue juga bisa dong balas perbuatan si Friska songong itu...liat aja pas ketemu bakal gue buat bertekuk lutut” Luna menyeringai licik membayangkan reaksi Friska.


“Njiir...gue kok jadi songong gini sih... malu-maluin” ringisnya kemudian.


“Udah ah... mending gue bobok cantik dah” Luna segara menjatuhkan tubuhnya di king size empuk nan lembut beda sekali dengan tempat tidur di rumahnya tidak terlalu empuk.


Membuat Luna tidur semakin nyaman. Baru aja mau tidur sudah terganggu oleh suara Atha.


“Lun...nanti sekalian Honeymoon kita ya” kata Atha yang baru saja memasuki kamar.


Luna tentu saja terkejut, “Apa? Lo bilang apa, Honeymoon...ogah ah” tolak Luna mentah-mentah, ayolah ia belum siap begituan.


Muka Atha yang awalnya cerah langsung muram mendengar penolakan Luna, benar-benar istri durhaka.


“tega banget Lo sih...nolak terus...dosa Lun nolak permintaan suami... apalagi itu sudah kewajiban Lo sebagai istri...emang Lo mau gitu di cap istri durhaka...gak kasihan Lo ama gue” Atha terlihat sangat menyedihkan sekali, bukannya iba Luna malah jijik melihatnya.


“Udah deh...gak usah bahas itu dulu...gue mau tidur”


Atha mendegus, Luna benar-benar istri tegaan, dengan dongkol Atha berbalik keluar.


 


BERSAMBUNG...

__ADS_1


LIKE >> KOMEN >> VOTE >> FAVORIT


__ADS_2