Terpikat Pesona Janda Kembang

Terpikat Pesona Janda Kembang
Episode 23 : Rumah Fajar


__ADS_3

Bima dan Irwan berangkat ke rumah Fajar karena sebelumnya Fajar telah menelpon mereka. Memang sih sudah lama mereka tidak pernah main lagi kesana, kebetulan saja ada ajakan dari Fajar sekalian saja reunian lagi.


Di tempat lain


Ria dan Syifa menunggu di depan rumah Fitri karena Fitri mengajak mereka untuk ikut kumpul di rumah Fajar. Tambah banyak orang tambah seru, karena gak enak juga kalo Fitri dan Fajar di rumah berdua, katanya yang ketiganya adalah setan. Lalu mereka bertiga langsung pergi ke rumah Fajar menggunakan mobil Fitri.


Sampailah mereka di rumah Fajar, mereka pun masuk setelah Fajar membuka pintu rumahnya. Disana sudah ada Bima dan Irwan yang tersenyum ke arah mereka. Lalu mereka ikutan duduk lesehan di atas karpet depan TV. Di depannya telah tersedia banyak cemilan dan minuman softdrink kemasan kaleng.


Mereka mulai mengobrol dengan sangat akrab, mereka bermain permainan truth or dare. Botol pun mulai di putar. Kemudian botolnya berhenti tepat di depan Syifa. Truth or dare, Syifa memilih truth.


"Ok aku yang ngasih pertanyaan, Apakah ada orang yang kamu suka di sini?" tanya Irwan.


"Ada" jawab Syifa tersenyum.


"Siapa?" lanjut Irwan.


"Rahasia" jawab Syifa tertawa ringan. Semuanya kecewa karena penasaran.


Botol pun di putar kembali dan berhenti di depan Fitri. Truth or Dare. Fitri memilih Dare.


"Cium orang yang kamu sayangi" ucap Ria.


cium...cium...cium..cium...cium...cium...

__ADS_1


Akhirnya Fitri mencium pipi Fajar sekilas.


"Yaaahhh kok cuma pipi sih" jawab mereka serentak mengeluh. Fitri tersipu malu berbeda dengan Fajar yang malah berharap lebih.


Semakin lama permainan semakin seru dan akhirnya babak terakhir Botolpun di putar. Dan berhentilah di depan Bima. Truth or Dare. Bima pun memilih Dare.


"Ok, tembak seseorang yang ada di sini jika ada yang kamu sukai!!!" ucap Fajar menantang Bima.


Perlahan Bima menghampiri Ria lalu menggenggam kedua tangannya. Ria pun tersentak kaget.


"Ria, sejak pertama kali kita bertemu. Aku langsung tertarik padamu. Makanya, waktu itu aku langsung menghampirimu. Dan sekarang aku akan jujur kalau aku menyukai mu, jadi maukah kamu jadi pacarku?" ucap Bima dengan sepenuh hati menatap mata Ria.


Terima.. terima... terima... terima... terima... semuanya bersorak memberi semangat sambil bertepuk tangan serentak.


Bima pun langsung memeluk Ria dengan penuh rasa bahagia. Semua orang bersorak lebih kencang sambil bertepuk tangan.


wwaahhhh... suit .. suit.. suit... prikitiw.. prikitiw...


Semuanya merasa senang karena Jones telah berkurang 1 ... hahahahah


Waktu sudah petang, akhirnya mereka beranjak untuk pulang. Fajar tak rela membiarkan Fitri pulang. Dia terus menggenggam tangan Fitri dangan tampang memelas pada Fitri. Namun Fitri tetap ingin pulang karena dia juga harus pulang bareng Syifa, dengan terpaksa Fajar melepaskan tangan Fitri dengan terpaksa.


"Nanti aku telpon" bisik Fitri pada telinga Fajar.

__ADS_1


Fitri pergi dengan Syifa, Ria yang sekarang sudah jadian di antar sama Bima dan Irwan pergi sendiri.


Sampai rumah Fitri, Syifa langsung pamit pada Fitri dan melajukan mobilnya yang tadi di simpan di depan rumah Fitri.


Fitri langsung menghubungi Fajar.


"Halo mas, aku udah nyampe rumah nih" ucap Fitri.


"Alhamdulillah sayang, oh iya kenapa tadi di suruh cium malah cium pipi sih gak bibir aja" keluh fajar di sebrang telpon.


"Aku malu mas, masa di depan mereka ciuman sih" ucap Fitri.


"Aku gemas banget tahu, udah pengen banget nikahin kamu" ucap Fajar gak sabar.


"Makanya cepetan kenalin aku sama orangtua kamu, biar kamu bisa nikahin aku" tantang Fitri.


"iya..iya sayang. Secepatnya pasti aku bawa kamu ke rumah orangtua aku. Nanti aku cari waktu yang tepat." ucap Fajar meyakinkan.


"janji yah, jangan lama-lama" ucap Fitri.


"iya aku janji sayang" ucap Fajar tegas.


"Yaudah mas, udah dulu yah, aku mau mandi udah gerah banget" ucap Fitri lalu menutup telponnya setelah terlebih dahulu mendapat jawaban dari kelasihnya. Dan Fitri pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2