Terpikat Pesona Janda Kembang

Terpikat Pesona Janda Kembang
Bertemu Kembali


__ADS_3

Fitri dan Fajar bersiap menuju rumah sakit, mereka ingin memeriksakan diri tentang kesuburan mereka. Sudah setahun mereka menikah maka mereka ingin sekali memiliki keturunan.


Setibanya di rumah sakit, Fajar sudah mendaftar terlebih dahulu via telpon sehingga mereka tidak perlu menunggu lebih lama. Tak menunggu lama giliran mereka di panggil.


Di ruang dokter mereka melakukan berbagai tes menyangkut tingkat kesuburan baik itu Fitri ataupun Fajar. Mereka pun selesai melakukan test dan keluar dari ruang dokter, mereka pun harus menunggu hasil tes keluar.


Karena memilih rumah sakit terbaik, peralatan di sana sangat lengkap sehingga tak perlu menunggu waktu terlalu lama untuk dapat melihat hasilnya hari itu juga.


Fitri dan Fajar pun kembali di panggil ke ruang dokter. Dokter menjelaskan bahwa mereka dalam keadaan baik-baik saja, kesuburan mereka tak perlu ada yang perludi khawatirkan, mungkin masalah waktu saja dan tuhan belum memberikan amanahnya.


Lalu dokter memberikan beberapa vitamin penunjang dan menyarankan beberapa makanan yang baik untuk meningkatkan kesuburan serta memberitahukan waktu yang tepat dalam melakukan hubungan suami-istri agar cepat hamil yaitu pada masa subur seorang perempuan biasanya 15 hari setelah hari terakhir menstruasi.


Mereka pun merasa bersyukur tak ada khambatan apapun yang harus mereka lakukan hanya bersabar dan terus berdoa serta berusaha untuk segera mendapatkan keturunan.


Fajar dan Fitri menyusuri lorong rumah sakit dengan bergandengan tangan.


"Alhamdulillah Fit, gak ada yang perlu di khawatirkan" ucap Fajar tersenyum pada istrinya.

__ADS_1


"Iya mas, aku tadi sempat khawatir kalau aku tidak bisa hamil. Karena dulu juga kan aku sempat menikah 3 tahun tak memiliki keturunan" ucap Fitri teringat masa lalunya.


"Udah sayang sangan bahas masa lalu, sekarang tugasku jadi bertambah nih, di kantor sudah pasti dan sekarang di rumah juga harus lebih giat. Apa aku minum obat yang di kasih Bima aja yah? Setahuku belum kadaluarsa." ucap Fajar menggoda istrinya. Fitri mencubit perut suaminya karena paham maksud suaminya dan ingat kalau obat yang di maksud adalah obat kuat untuk pria.


Fajar semakin asik menggoda istrinya sambil terus berjalan menuju keluar rumah sakit. Karena mereka tak fokus dengan langkahnya, mereka tak sengaja menabrak seseorang hingga jatuh.


bbrruuukkkk


"Aduh maaf pak maaf, saya tidak sengaja" ucap Fajar tulus.


Fitri yang di sampingnya hanya terdiam terpaku menatap orang yang tertabrak suaminya.


Fitri masih diam mematung tak percaya siapa yang dia lihat. Fajar yang melihatnya bingung kenapa istrinya tetap terdiam tak bergeming sama sekali. Fajar pun mencoba memanggil nama istrinya beberapa kali hingga Fitri tersadar dari keterkejutan nya.


"Maaf pak, anda kenal dengan istri saya?" tanya Fajar pada Pria itu.


"Saya sangat kenal, dia...." perkataan pria itu terhenti karena Fitri memotong perkataan nya.

__ADS_1


"Dia mas Hary, mantan suamiku" ucap Fitri memotong perkataan Hary dengan wajah datar.


"Oh jadi kamu, pria yang mencampakan Fitri" ucap Fajar meninggikan suaranya.


"Ini siapa Fit?" tanya Hary penasaran.


"Dia suami aku" balas Fitri datar.


"Ayo mas, kita pulang" ucap Fitri mengajak Fajar dengan menarik lengan Fajar untuk segera pergi dari hadapan Hary.


Mata Fitri berkaca-kaca bukan karena merasa sedih namun dia menahan emosinya terhadap mantan suaminya. Walau semuanya telah berlalu namun rasa sakit akan pengkhianatan Hary masih terasa di hatinya.


Setibanya di mobil, Fajar menenangkan istrinya. Memeluk tubuh istrinya agar emosinya cepat mereda, dia tidak ingin masa lalu istrinya dapat mengganggu kebahagiaan rimah tangganya.


"Udah sayang, tenangkan dirimu. Tak usah mengingat masa lalu, sekarang kan udah ada aku yang akan selalu mencintai dan menyayangi mu" ucap Fajar menenangkan istrinya.


"Maaf mas, aku cuma terbawa emosi." balas Fitri lalu melepaskan pelukan suaminya. Fajar yang melihat tetesan air mata di pipi istrinya mengusapnya dengan ibu jarinya.

__ADS_1


Fajarpun segera melajukan mobilnya menuju ke rumahnya.


__ADS_2