
Fitri yang tengah asik duduk di taman belakang rumah orangtuanya di hampiri oleh Fajar dan ikut duduk di samping istrinya lalu menyenderkan kepalanya di pundak istrinya.
"Mas ini tiap hari malah tambah manja" ucap Fitri.
"Sayang, kita ke kamar yuk" ajak Fajar pada istrinya.
"Mau ngapain mas? ini kan masih sore, gerah tahu" tolak istrinya.
"Udah lama sayang, udah pengen berduaan sama kamu" manja suaminya.
"Mas juga tangannya masih sakit kan!!" ucap Fitri melihat tangan suaminya masih di gif.
"Yang sakit kan tangan mas bukan 'itu'nya mas" sambil menunjuk ke bawahnya. Fitri mencubit perut suaminya hingga membuat Fajar lesakitan.
__ADS_1
Fajar menarik tangan Fitri dengan tangan kirinya yang tak terluka, menuntunnya menuju ke dalam kamarnya. Setelah sampai, Fitri dan Fajar duduk di tepi tempat tidurnya.
"Ini beneran mas, mau sekarang?" ragu Fitri.
"Iya sayang" Fajar mencium bibir istrinya lalu ke pipinya, lalu kelehernya dengan tangan kirinya meremas buah dada Fitri bergantian. Fajar meminta Fitri membuka baju atas beserta branya, karena memang Fajar tidak bisa melakukan itu karena hanya sebelah tangannya.
Fitri menuruti perintah suaminya dan sekalian membuka kemeja yang di pakai suaminya. Farar mendekatkan bibirnya ke buah dada Fitri dan dia mulai mempermainkannya silih berganti dengan bibir dan lidahnya, di menyedot di beberapa bagian hingga menimbulkan bercak kemerahan. Fajar saya sudah tidak sabar, dia mengangkat rok Fitri sampai perutnya dan menarik lepas celana dalam istrinya, Fitri berbaring di tempat tidurnya. Fajarpun segera menurunkan celana pendeknya hingga sampai di lututnya.
Fajar mengarahkan miliknya yang sudah sangat keras ke arah milik istrinya, di dorong perlahan hingga terdengar suara lenguhan dari iatrinya. Dia membenamkannya sebentar karena dia pun menikmati sensasinya.
Fajar beranjak dari tempatnya dan berbaring di samping Fitri, mengecup kening istrinya yang berkeringat.
"Terimakasih sayang, Mas harap bisa cepat menghamilimu" harap Fajar dengan nafas yang masih terengah-engah.
__ADS_1
"Iya mas, semoga aku cepat hamil. Aku sudah sangat berharap memiliki anak" Fitri penuh harap.
"Mas janji, mulai sekarang mas akan mengajakmu lebih sering melakukannya, gak akan mas anggurin lagi" senyum genit Fajar sambil menatap iatrinya.
Fitri mencubit perut suaminya gemas dengan wajah merona karena di goda oleh suaminya.
Tangan kiri Fajar mulai merayap kembali ke dada istrinya, Fitri menatap suaminya dengan penuh tanya.
"Mas, Lagi???" tanya Fitri. Fajar pun mengangguk dan mencium bibir istrinya dengan tangan kirinya tetap di dada Fitri. "Fit, sekarang kamu yang ambil alih" bisik Fajar agar Fitri yang memimpin sekarang.
Fitri pun menuruti perintah suaminya dan melakukan apapun yang di arahkan suaminya. Hingga Fajar melenguh kenikmatan dengan setiap kegiatan yang di lakukan istrinya. Fajar mengatahkan istrinya untuk memainkan miliknya dengan bibir istrinya, Fitri menolak karena tidak mau melakukannya.
Namun Fajar memelas menginginkannya, Fitri pun mencoba menciuminya, Fajar tambah belingsatan karena dia memang baru Sekarang miliknya dekat bibir istrinya. Sudah tidak tahan, Fajar menyuruh istrinya untuk ke intinya dengan posisi Fitri di atas. Mereka melakukannya sampai 30 menit hingga mencapai puncaknya.
__ADS_1
Sore ini mereka mandi keringat yang sangat banyak, mengarungi kenikmatan dan melepaskan semua hasrat yang mereka pendam selama beberapa hari. Mereka pun tidur terlelap karena kelelahan.