
Pagi ini Fitri bangun lebih cepat, walau sebenarnya dia ingin berbaring lebih lama tak rela masa cutinya telah usai.
Dia menyiapkan seluruh kebutuhan suaminya, menyiapkan pakaian, dasi, sepatu dan Jam tangan yang akan di kenakan suaminya. Kemudian Fitri membangunkan suaminya. Fajar pun membuka matanya.
"Jam berapa Fit?" tanya Fajar sambil menguap dan mengucek matanya.
"Jam 7 mas, cepetan mandi biar gak terlambat kerja. Sekarang kan mas jadi pak direktur" ucap Fitri agar Fajar segera mandi.
"Siap bu direktur" ucap Fajar pada istrinya.
Fajar segera masuk ke kamar mandi sedangkan Fitri bersiap membuat sarapan. Tak berapa lama Fajar pun menuruni tangga menuju ruang makan dan telah berpakaian rapi.
Fitri membuatkan nasi goreng untuk suami dan dirinya sendiri, lalu menyantapnya bersama. Setelah itu mereka berangkat kerja bersama.
*Dikantor
Ternyata sahabatnya sudah pada datang dan Fitri langsung duduk di meja kerjanya.
"Pagi pengantin baru, cerah banget sih hari ini" sapa Ria.
"Pastinya sudah punya barang baru" tambah Syifa.
__ADS_1
"Pagi juga sahabat-sahabat ku yang julid" balas Fitri.
Rekan-rekan nya di kantor udah gak asing lagi dengan tingkah mereka bertiga. Tapi tetep aja pada bengong lihatin sapaan pagi mereka yang aneh. Namun ketiganya tidak perduli dengan tatapan heran dari rekan-rekannya.
"Oh iya Fit, bagaimana hadiahku kamu suka kan?" ucap Ria sambil cengengesan.
"Lo tuh yah, ngasih kado sama temen yang bener dong kaya Syifa tuh ngasil kosmetik, lah kamu malah ngasih baju kayak jaring gitu" ucap Fitri sedikit jengkel pada Ria yang julid.
"Maksud kamu kayak jaring gimana" tanya Syifa bingung.
"Itu loh lingeri yang tembus pandang" bisik Ria pada Syifa dan mereka langsung cengengesan.
"Eh kamu beneran pake itu Fit?" tanya Syifa.
Tak lama pak Andi mengumumkan kepada seluruh karyawan yang ada di perusahaan Tama Advertising untuk kumpul di Aula perusahaan karena ada pemberitahuan yang sangat penting.
Seluruh karyawan sudah berkumpul di Aula perusahaan. Lalu pak Wisnu menaiki panggung yang tersedia di ikuti Fajar dari belakang.
"Maaf kepada semua karyawan karena mengganggu waktu kerja semua, saya berdiri disini di tugaskan untuk memperkenalkan direktur baru perusahaan Tama Advertising, perkenalkan ini bapak Fajar Wisnutama putra pertama bapak CEO Wisnutama" ucap pak Andi.
Semua yang hadir bertepuk tangan dengan ramai. Serta mengumumkan beberapa karyawan yang mendapatkan promosi jabatan.
__ADS_1
Di divisi Perencanaan, Fitri dipromosikan menjadi manager, Ria menjadi ketua tim dan pak Andi jadi sekertaris Direktur.
Semua yang dipromosikan sangat bersuka cita, lalu semuanya membubarkan diri dan lembali ke ruangannya masing-masing.
Fitri sekarang berada di ruangan manager yang sebelumnya di tempati suaminya. Fitri duduk bersender di kursinya sambil tersenyum. Tak berapa lama Fajar masuk keruangannya Fitri, seketika itu Fitri langsung berdiri menghampiri suaminya.
Fajar langsung memeluk istrinya, mengangkatnya sedikit dan memutar tubuhnya sebentar, lalu mengecup bibir istrinya sekilas.
"Selamat yah sayang, kamu sekarang jadi manager, istriku yang cantik aku gak akan melarang kamu berkarir yang penting kamu tidak lupa dengan kewajiban mu sebagai seorang istri" ucap Fajar mendukung istrinya.
"Terimakasih suamiku sayang, Selamat juga telah menjadi Seorang Direktur" ucap Fitri senang.
Fajar menurunkan istrinya dan melepas pelukannya, lalu menggenggam kedua tangan istrinya.
"Jangan cuma ucapan aja dong, harus kasih hadiah juga" ucap Fajar berharap dapat lebih dari sekedar ucapan.
"Ok nanti aku kasih hadiah spesial buat suamiku ini" ucap Fitri
"Kok nanti sih, emang sekarang gak bisa" ucap Fajar merengek manja.
"Hadiah spesialnya harus aku kasih di rumah kalau disini jelas gak bisa, tau kan maksudku" bisik Fitri dengan nada menggoda.
__ADS_1
Fajar hanya tersenyum bahagia pada istrinya.
"Janji yah" ucap Fajar meyakinkan sambil keluar dari ruangan Fitri dan Fitri hanya mengangguk sambil tersenyum melihat tingkah kekanak-kanakan suaminya.