Terpikat Pesona Janda Kembang

Terpikat Pesona Janda Kembang
Malu


__ADS_3

Farah telah bangun dari tidurnya, sudah siap untuk pulang. Lalu dia beranjak ke kamar kakaknya hendak pamit, dia mengetuk pintunya namun tidak ada jawaban. Kemudian mencoba memegang hendel pintu dan menariknya perlahan, pintu terbuka sedikit. Farah mengintip ke dalam siapa tahu mereka sudah bangun, namun setelah itu dia segera menutupnya kembali.


Wajah Farah terlihat bersemu merah karena sekilas dia melihat kakanya yang masih tertidur dengan suaminya. Yang di lihat Farah memang mereka memakai selimut, Fajar terlentang tertutup selimut sampai perut begitupun Fitri namun dengan posisi memeluk Fajar. Walaupun begitu, Farah tahu kalau mereka tak menggunakan apa-apa di balik selimut nya.


"Dasar teteh, kalau mau tidur harusnya pintu di kunci, kejadiannya kan gak bakalan kayak gini" batin Farah yang salah tingkah..


Farah segera turun dan menitip pesan pada bi Minah kalau dia akan pulang, soalnya tadi dia mencoba pamit ke kakaknya tapi masih pada tidur. Bi Minah pun meng iyakan.


Fitri terbangun, dia melihat jam sudah pukul 10 pagi. Dia teriak kaget, karena sangat terlambat untuk bekerja. Karena mendengar teriakan Fitri, Fajarpun ikut terbangun.


"Kenapa sayang?" tanya suaminya.


"Lihat tuh mas sekarang sudah jam 10 pagi, kita telat ke kantor. Semua salah kamu sih, tengah malam minta jatah" ucap Fitri mengeluh pada suaminya.


"Yah gimana lagi sayang, kalau lagi pengen yah harus terlaksana" ucap Fajar tersenyum.

__ADS_1


"Tapi kan kita jadi telat ke kantor" keluh Fitri.


"Yaudah biar gak tambah telat, kita mandi barengan" ajak Fajar.


"Bener yah cuma mandi aja, janji" ucap Fitri meyakinkan, Fajar tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Merekapun mandi sebentar lalu keluar dan langsung berpakaian. Mereka segera berangkat untuk bekerja.


Mereka sampai kantor hampir jam sebelas siang. Fajar segera ke ruangannya begitupun Fitri langsung memasuki ruangannya. Melihat Fitri sudah datang, Ria dan Syifa segera menuju ruangan Fitri, selain ingin menyerahkan dokumen tapi mereka juga penasaran kenapa Fitri bisa datang sangat terlambat.


Masuklah Ria dan Syifa keruangan nya.


"Ini Fit, dokumen-dokumen yang minggu lalu kamu minta revisi semuanya sudah beres" ucap Ria sambil menyerahkannya pada Fitri.


"Ini juga dokumen yang harus di tandatangani" ucap Syifa dan langsung Fitri tandatangani.

__ADS_1


Ria dan Syifa malah langsung duduk di kursi yang ada, Fitri yang melihatnya ikut duduk di sana, dia tahu dengan tatapan kedua temannya yang penasaran.


"Aku tahu, kalian mau tanya kenapa aku datang telat kan" tebak Fitri yang ternyata benar.


"Iya, gak seperti biasa soalnya" ucap Syifa.


"Kamu sendiri tahu kan kalau kita selalu kepo" ucap Ria cengengesan.


"Aku tuh telat bangun, karena tugas tengah malam. Puas kan kalian, udah sana keluar" ucap Fitri langsung mengusir kedua sahabatnya dengan tersenyum bercanda.


"Siap nona, kami pergi dulu karena informasi sudah memenuhi hasrat kekepoan kami" ucap Ria cengengesan bersama Syifa lalu keluar dari ruangan Fitri.


"Dasar mereka, keponya udah mendarah daging" batin Fitri sambil menggelengkan kepalanya.


Fitri kembali fokus pada pekerjaan nya karena memang harusnya di kerjakan dari pagi baru di kerjakan sekarang. Jadi banyak laporan yang tertunda.

__ADS_1


Di ruangan Fajar pun sama, dia sangat sibuk mengerjakan pekerjaan nya yang menumpuk di atas meja. Sampai terlalu fokus dia tidak bisa keluar ruangan hingga dia memesan makan siang pada sekertaris nya dan mengirim pesan pada Fitri untuk makan siang dengan teman-teman nya saja.


__ADS_2