
"Oh iya kalian ngobrol apa! kelihatan nya seru banget" tanya Bima.
"Ah. Biasa obrolan cewek, cowok gak perlu tahu" sahut Syifa.
"BTW kalian habis pulang kerja!!!" tanya irwan.
"Iya, habis jam pulang langsung ke sini buat refreshing aja karna udah seharian kerja" jawab Fitri.
"Kalian kerja dimana?" tanya Bima.
"Kami kerja di perusahaan Tama Advertising" jawab Ria.
"Eh, kami juga kan punya temen yang kerja di situ juga" seru Irwan.
"iya namanya...." ucap Bima, teeputus karna ada yang memanggil mereka dari jauh.
"Hai kalian, lagi pada ngapain nih?" ucap Fajar sambil jalan mendekat ketempat duduk mereka.
"Hai Bro, What's up!!" Irwan, Bima dan Fajar salaman persahabatan Khas mereka bertiga.
"Sini gabung bro" ajak Bima.
"Ok siap" ucap Fajar langsung duduk di samping Fitri.
"Eh bapak, silahkan pak" seru Fitri.
__ADS_1
Fitri, Syifa dan Ria menyapa dengan sopan Bos di depannya.
Suasana sedikit canggung, karena ada atasan di depannya jadi mereka gak merasa sebebas tadi.
"Hei kenapa jadi sepi gini sih!! ini kan di luar kantor bisa santai aja, bro Fajar gak apa kan mereka suruh santai aja?" tanya Irwan.
"Iya santai saja, di luar kantor gak usah formal-formal" ucap Fajar sambil tersenyum.
"Oh iya, apa kalian masih single??" celetuk Bima.
"Iya kami masih single dan dia baru single" ucap ria sambil menunjuk Fitri.
"Maksudnya?" tanya irwan.
"Emzz.. Dia baru aja berpisah dengan suaminya" ucap Syifa.
"Yah apa Fit, toh jadi janda bukan kesalahan. Mungkin suatu saat kamu bisa mendapatkan jodoh yang lebih baik" ucap Irwan.
"Betul banget" setuju Bima.
Fajar hanya diam saja, sambil sesekali melirik ke arah Fitri yang berada di sampingnya yang terlihat agak kurang nyaman dengan isi obrolan mereka.
"Syukurlah walau dia seorang janda yang penting dia single jadi masih ada kesempatan buatku untuk memiliki nya, aku harus pelan-pelan mendekatinya. Semoga bisa meraihnya" Batin Fajar.
Lama kelamaan mereka jadi asik mengobrol tanpa ada batasan antara atasan dan bawahan. Tanpa mereka sadari waktu sudah menunjukkan jam 8 malam.
__ADS_1
"Udah malam nih, kami harus cepat pulang" ucap Ria sambil melihat jam di tangannya.
Mereka hendak beranjak dari duduknya.
"Eh tunggu Fit" ujar Fajar.
"Iya pak" jawab fitri sambil menoleh.
"Besok meeting dengan Kliennya jam 10 pagi, kamu siapkan berkasnya langsung nanti keruangan saya" ucap Fajar.
"Baik pak" jawab Fitri. Kemudian Fitri, Syifa dan Ria meninggalkan ketiga pria tersebut yang masih duduk-duduk di tempatnya.
"BTW gue perhatiin dari tadi, Loe curi-curi pandang terus sama Fitri. Loe naksir yah!!" ucap Irwan ke Fajar.
"Apaan sih Loe, prasaan gue biasa aja" sanggah Fajar.
"Halah jangan bohong loe, gue aja tadi lihat jua Loe merhatiin Fitri sampe segitunya" sambung Bima.
Fajar hanya mencoba menyanggah perkataan Irwan dan Bima, sambil bibirnya mengembangkan senyum.
***
Akhirnya Fajar nyampe rumahnya, dia langsung masuk ke kamarnya. Menjatuhkan dirinya di kasur, matanya menatap langit-langit rumahnya.
"Fitri... Fitri... Fitri... kenapa aku terpikat olehmu? aku melihat mu begitu sempurna. Aku tak peduli dengan statusmu. Yang terpenting buatku, kamu bukan milik siapapun. Ada apa dengan prasaan ini!!! Apa aku jatuh cinta pada pandangan pertama??" Batin Fajar, dengan bibirnya yang terus menyunggingkan senyum.
__ADS_1
****
Bagaimana kelanjutan ceritanya?? terus nantikan up nya yah. Jangan Lupa Like dan Komentarnya. Saran ataupun Kritiknya. 💕