The Magical Elf

The Magical Elf
Kedai Makan


__ADS_3

mereka yang terus berjalan akhirnya menemukan kedai makan untuk sekedar mampir dan makan di sana tapi melihat menu makanan di sana yang benar dan berbeda dengan apa yang dibayangkan oleh mereka akhirnya pun mereka memutuskan untuk menggunakan makanan mereka sendiri karena jelas Hal itu membuat Vira dan kita juga tidak bisa memakan makanan itu.


Jadi dengan susah payah dan dengan tenaga yang benar-benar sudah terkuras habis untuk melakukan perjalanan, akhirnya mereka pun bisa makan makanan yang dibawa oleh mereka. hanya saja makan makanan yang ada nyala buah-buahan yang dibawa oleh Pika, dan mereka tidak bisa memasak mereka berada di kedai makan karena tidak sesuai dengan saudara mereka Jadi mereka pun tidak memakan makanan di sana.


“Wah tak kusangka sambutan mereka sangat baik,” kata Leon yang masih saja terus memuji Apa yang dilakukan oleh ratu dan hal itu jelas membuat Retra dan yang lainnya juga tidak bisa berkata apa-apa.


Padahal sedari awal rata sudah bilang untuk berhati-hati, dan sudah bilang kepada Leon Jika segala sesuatu yang ia lakukan harus dalam perhitungannya. Tapi tetap saja Leon mengira Jika semua itu adalah hal yang sangat luar biasa karena dia disambut di sana.


“Iya, jadi kita tidak perlu khawatir?" tanya Pika yang saat itu terus memperhatikan Leon yang sepertinya memang benar-benar suka dengan tempat itu.


Mendengar Leon yang begitu tenang dan tidak mengkhawatirkan apapun jelas membuat retra berpikir jika dirinya tidak perlu khawatir tapi ternyata hal itu berbeda dengan apa yang dipikirkan oleh Retra.


Karena dari awal dia benar-benar merasa tidak nyaman dan mengkhawatirkan keselamatan teman-temannya, hal ini pun sama dia masih melewatirkan teman-temannya apalagi Leon semakin bicara melantur dan semakin membicarakan hal-hal yang tentunya membuat Retra sendiri merasa semakin tidak nyaman.


Kali ini Pika sepertinya malah membela Leon, dia pun menanyakan hal tersebut kepada Retra hingga membuat retra pun harus menjelaskan kepada Pika situasinya.


“Tidak juga, ini lah yang membuat kita lengah,” jelas Retra membuat kita mengerti apa yang maksudnya yang dikatakan oleh retra bahwa kondisi tersebut malah membuat mereka lengah Dan makin tidak tahu apa maksud dan tujuan dari Ratu kupu-kupu.


Pika mengerti apa yang dikhawatirkan oleh retra, melihat Leon yang tampaknya tidak setuju akan hal itu pun masih tetap sama dengan pendiriannya bahwa apa yang dilakukan oleh Ratu kupu-kupu adalah hal yang memang luar biasa, karena mereka disambut di sana jadi Hal itu membuat Leon pun merasa betah dan tidak ingin pergi dari sana. Kapan lagi mereka bisa mendapatkan perlakuan baru baik dari sebuah kerajaan besar seperti kerajaan kupu-kupu.


“Kau bilang apa, Ratu bahkan mengizinkan kita,” kata Leon menyangkal apa yang dikatakan oleh retra, seperti apa yang dikatakan oleh retra Sebelumnya dia selalu saja untuk membuat teman-temannya selalu waspada.


Tapi tidak dengan hewan yang seperti yang memiliki pemikiran sendiri kali ini ia benar-benar terus mengatakan apa yang dikatakan oleh Ratu dan mengatakan. Jika dia bisa tinggal kapanpun di sana padahal hal-hal itu adalah hal yang sangat membuat rata semakin merasa takut jika sampai Leon terpisah dari mereka.


Maka akan sangat sulit untuk bisa membawa Leon kembali apalagi sampai tinggal di sana adalah hal yang sangat membuat khawatir perjalanan mereka akan semakin berat jika hanya bertiga saja dan perjalanan mereka juga masih sangat jauh mereka juga belum sampai.


Rintangan yang mereka hadapi dan sekarang kalau semakin mempersulit dengan adanya perbedaan pendapat di antara kelompok mereka hal ini retra mendengar harus bisa menghadapi Leon. Tapi tetap saja apa yang dikatakan Leon tidak merubah apapun dan dia tetap masih membicarakan tentang kebaikan Ratu sambutan yang begitu luar biasa dan tempat yang begitu menyenangkan hingga tidak ingin pergi dari sana.


“Tapi ini terlihat sangat aneh dan di luar bisa bayangkan Bagaimana sambutan mereka yang berlebihan bukan hal itu merupakan sambutan yang membuatku juga merasa bingung, kenapa kita yang tidak kenal sama sekali bisa sedekat Itu dengan mereka padahal seharusnya tidak demikian,” kata retra yang menjelaskan kembali kepada Leon bawah ada hal yang aneh dalam sambutan Ratu.

__ADS_1


Apalagi melihat orang-orang yang di sana juga yang biasa saja melihat mereka tidak seperti orang yang bisa menyambut mereka dengan sambutan dari salat tersebut. dan juga lokasi di sana yang memang benar apa yang dikatakan oleh rayuan pun sangat nyaman bahkan bisa dipikir jika tidak netral tidak memikirkan tugas-tugasnya.


Ada yang ingin berhenti di sana dan menetap saja di sana karena itu memang merupakan tempat yang benar-benar membuatnya ingin terus beristirahat dengan suasana angin yang tidak terlalu kencang dan suasana yang tidak panas bahkan tidak terasa dingin sama sekali hal itu membuat peraturan benar-benar berada di alam lain sehingga membuatnya juga tidak ingin pergi dari sana.


Tapi memikirkan kembali tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang ketua dan juga dia harus menemukan batu permata sihir dan memikirkan jika itu bermaksud dalam zona merah membuat Retra ingin cepat-cepat pergi dari sana, membuang rasa ingin tinggal di sana Dan juga mengutamakan tugas utamanya, yang melakukan perjalanan sesuai dengan apa yang dikatakan olehnya kepada Ratu.


Yang mana meminta izin untuk melakukan perjalanan Karena kerajaan kupu-kupu termasuk dalam rute perjalanan mereka. Maka dari itu netral berusaha sebisa mungkin untuk menyadarkan Leon bahwa mereka di sana hanya sebagai tamu dan hanya menumpang saja bukan untuk tinggal.


“Jangan berfikir buruk,” ucap Leon yang benar-benar tidak mau mendengarkan apa yang dijelaskan oleh retra walaupun retra sudah menjelaskan panjang lebar tentang sikap Ratu.


Walaupun melihat sikap Ratu yang begitu baik suasana yang begitu mendukung serta orang-orang yang tidak pernah mencampuri urusan orang lain hal tersebut membuat semua orang juga ingin tinggal di sana tapi mereka memiliki tugas yang lebih penting dimana Hal itu membuat rata terus mencoba untuk menyadarkan Leon bahwa mereka harus cepat keluar dari kerajaan itu sebelum melawan Belanda tidak ingin pergi dari sana.


Apalagi setiap ucapan dan kata-katanya yang terus mengunggulkan kerajaan itu dan terus mengulang-ulang jika ingin tinggal lebih lama. Hal itu jelas membuat retra pun makin merasa ketakutan dengan apa yang dikatakan Leon dia takut kehilangan temannya, dan juga ia takut jika akan ada pertengkaran diantara mereka karena sekarang sudah terlihat jelas adanya perbedaan pendapat diantara dia dan juga Leon.


“Tapi kita harus tetap waspada,” kata Retra menekankan lagi hal tersebut kepada Leon agar dia sadar dia tidak bisa tinggal di sana karena itu bukan merupakan tempat dan juga kekuasaan miliknya. sebagaimanapun mereka hanyalah lewat dan tidak boleh menetap lama.


Maka dari itu apapun yang dikatakan oleh Leon itu benar-benar salah dan tidak seharusnya lewat terus mengatakan hal tersebut karena dia juga harus segera menyelesaikan misinya entah apa yang ada dipikiran dan mungkin dia juga sudah lupa dengan misi yang sesungguhnya bahwa mereka harus segera menemukan batu permata sihir biru mereka hanya memiliki waktu dua hari di sana.


Walaupun sambutan mereka baik dan juga perkataan mereka benar-benar baik. Tapi tetap saja mereka hanya orang luar yang hanya lewat dan tidak seharusnya tinggal.


Hal itu sering digunakan oleh retro untuk bisa menyadarkan lawan dengan tujuan awalnya. Tapi tetap saja sepertinya Leon sulit sekali untuk bisa mengerti dan mencerna apa yang dikatakan oleh.


Itu juga hamil saja membuat Retra pun emosi tapi mengingat jika lewat memiliki keputusannya sendiri seperti itu, maka Retra pun harus lebih bersabar Dia sudah terbiasa untuk menghadapi lawan dan kali ini pun sama.


“Aku tidak tahu, tapi perasaan ku tidak enak,” kata Retra yang tahu ada sesuatu hal yang membuat dia merasa tidak nyaman dan tidak enak dengan apa yang dilakukan olehnya sekarang.


Ia tidak mencurigai Ratu sama sekali hanya saja sambutan yang berlebihan itu membuat return undang-undang merasa tidak nyaman, apalagi dia jadi ingin terus tinggal di kerajaan tersebut.


Padahal dia memiliki tugas untuk melakukan perjalanan mencari batu permata biru tentunya sebagai ketua tim dia tidak boleh sampai berpikir untuk meninggalkan teman-temannya.

__ADS_1


Tapi setelah dia datang di kerajaan tersebut dia bahkan sampai berpikir untuk meninggalkan teman-temannya dan ingin tinggal menetap di sana entah apa yang merasuki pikirannya membuat ia semakin tidak ingin meninggalkan kerajaan itu. Tapi dia berusaha untuk melawan pemikiran-pikiran buruk yang ada di kepalanya tersebut dan berusaha sebisa mungkin untuk tempat pergi dari sana.


Karena hal itu akan mempengaruhi perjalanannya waktu yang mereka butuhkan tidaklah lama dan pastinya orang-orang akan menunggu kedatangan mereka dan juga keberhasilan mereka.


Semakin Retra mengurung waktu lama semakin lama membuat orang yang mempercayakan tugas tersebut akan menunggunya maka dari itupun dia tidak ingin lelah dan berusaha sebisa mungkin untuk menyelesaikan misi sesuai dengan apa yang ada di sana peta dan buku juga sudah menunjukkan jalan.


Juga bagaimana cara untuk menghadapi itu semua hal itu juga membuat mereka tidak mau goncang dengan tujuan awalnya Tapi tetap saja dia harus menyadarkan Leon yang selama ini sulit sekali untuk bisa mengerti ucapannya dan untuk bisa memahami situasi dan kondisinya.


“Bagaimana Bisa kau bilang begitu,” kata Leon yang kali ini benar-benar marah kepada retra padahal retra berusaha untuk bisa menyadarkannya tapi sepertinya semua itu tidak berlaku dan tidak berhasil yang mana malah Leon menyalakan Apa yang dilakukan oleh retra.


Leon menyalakan Retra karena dia benar-benar tidak percaya pada Ratu, karena sudah memberikan sambutan yang terbaik untuknya dan mereka pun yang hanya numpang lewat saja Bahkan ditunjukkan jalan untuk keluar dari sana, karena memang hanya jalan yang mereka lewati cukup jauh hingga membuat mereka pun harus menginap dan hal itu juga disetujui oleh ratu di saat rata juga ingin menginap di sana jelas sekali.


Jika Ratu menunjukkan kebaikan kepada mereka tapi entah kenapa sepertinya retra tidak suka dengan ratu dan malam mencurigainya dan terus mengatakan jika ada sesuatu yang aneh hal tersebut jelas membuat Leon benar-benar tidak mengerti dengan retra dan membuatnya makin sumpah dan kesal dengan apa yang dikatakan oleh Retra.


“Kau lebih percaya leluhur kita atau meraka,” kata Retra yang ini sepertinya emosi karena dibanting oleh Leon yang menyalakan dirinya pun membuat Retra tidak mau disalahkan.


Retra kini membuatnya pun berusaha untuk menyadarkan Leon dengan menggunakan apa yang dikatakan oleh luhur untuk bisa mengikuti apa yang tertulis di buku tersebut menguatkan tekad adalah yang tertulis di sana hal itu juga membuat retra menguatkan tekadnya untuk bisa keluar dari sana.


Tapi sepertinya tidak dengan daun yang malas semakin betah dan malah tidak mau pergi dari sana ingin mengulur waktu lebih lama lagi adalah hal yang sangat salah yang membuat retra juga tidak ingin dengan mengatakan hal tersebut dan tidak ingin membuat Leon pun benar-benar tersesat dalam ilusi apalagi dia tidak mau keluar dari kerajaan tersebut.


“Leluhur bagaimana, mereka itu baik, kau saja yang terlalu berlebihan,” kata Leon yang lagi-lagi terus membela kerajaan kupu-kupu, dan makan diet pun tidak mendengarkan kata-kata dari retra apalagi menggunakan kata-kata leluhur Mereka pun tidak membuat Leon goyah karena sekali dia merasa betah dia akan tetap mempertahankan apa yang menurutnya baik.


Mereka adalah orang-orang yang sangat luar biasa jelas membuat Leon juga menghormatinya dan ingin tetap tinggal di sana, karena sambutan mereka yang baik dan melihat orang-orang yang di sana sepertinya tidak terlalu menghiraukan dirinya dan menganggap jika mereka hanya lewat saja membuat hewan pun makin merasa betah titik seperti mendapatkan tempat yang nyaman untuknya.


Maka dari itupun Ia tetap tidak ingin pergi terlalu cepat karena perjalanan itu masih bisa dilanjutkan lain hari dan lain waktu, kapan lagi mereka bisa sampai di kerajaan mewah dan megah seperti itu dengan suasan yang mendukung dan tempat yang benar-benar terlihat luar biasa.


Bagaimana mungkin teman-teman nya tidak ada yang tertarik sama sekali untuk tinggal. Leon benar-benar sudah terpesona dengan tempat itu dan tidak ingin pergi dari sana.


“Ah terserah padamu, kita sebaiknya lanjutkan perjalanan ini dengan cepat,” kata Retra yang kali ini tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Leon ia ingin segera menyelesaikan misinya dengan sabar dan ingin meninggalkan tempat itu dengan cepat pula.

__ADS_1


Apalagi dia hanya meminta izin dua hari yang tentunya tidak mau semakin lama dan semakin betah di sana hal itu akan sangat berbahaya untuk misi mereka jika sampai menundanya lagi.


“Apa kau bilang aku tidak setuju,” kata Fira yang benar-benar juga menyalakan Apa yang dilakukan oleh Leon walaupun mereka dekat tapi dengan melihat hal seperti itu jelas membuat Fira merasa kecewa.


__ADS_2