
Pika perjalanannya bersama dengan kereta menuju tempat Faras, karena ada hal penting yang akan parah sampaikan kepada dirinya. hal itu jelas membuat mereka tidak tahu kenapa dia memanggilnya tiba-tiba dan membuat Pika pun merasa penasaran.
"Kau datang dulu nanti juga tahu," jawab Retra tidak memberikan jawaban yang ia inginkan hal itu masih membuat Pika juga merasa bingung kenapa Faras memanggilnya.
"Ada hubungannya dengan ku?" tanya Pika yang jelas merasa ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Tapi mendengar jawaban dari Retra, membuat Pika paham bahwa retra pun tidak tahu apa yang akan disampaikan oleh Faras. atau bisa saja retra tidak ingin memberitahu hal tersebut kepada dirinya maka dari itupun ketika. Hanya bisa pasrah dan tidak mendapatkan jawaban apapun dari Retra.
Hanya saja Ia masih terus berusaha untuk menebak nebak dalam hati, kalau tidak ada kaitannya dengan dirinya pasti ada berkaitan dengan bangsa peri karena selama ini yang membuat kekacauan di sana adalah bangsa peri
"Seperti begitu, jadi bagaimana dengan yang kau katakan tadi apa itu benar?" tanya Retra Yang sepertinya mengalihkan pembicaraan membuat Pika tidak bisa melanjutkan rasa ingin tahunya tersebut, malah menanyakan hal lain.
"Benar apa?" Pika yang balik bertanya karena tidak tahu apa maksud dari retra ia sendiri juga sedang bingung menebak-nebak Sebenarnya apa yang akan disampaikan oleh Faras karena ia sendiri juga merasa penasaran.
Sebenarnya Pika juga tidak begitu tahu masalah bangsa elf kalau tidak Faras yang memberitahunya sendiri, maka dari itu jika Faras memanggilnya jadi ada sesuatu yang berkaitan dengan bangsa biasanya pun begitu, maka tidak heran jika paras ingin memberitahu informasi itu secara tertutup maka terlihat jelas memang retra tidak langsung memberitahukan alasan harus memanggilnya.
"Sudahlah tidak penting," kata Retra yang makin tidak jelas Padahal kita benar-benar bertanya karena tidak tahu tapi dia malas makin menjadi dengan jawaban seperti itu membuat kita makin tak mengerti.
Sebenarnya ke mana arah percakapan mereka. Baru kali ini Pika benar-benar miskomunikasi dengan Retra, padahal biasanya dia tidak bisa tidak separah ini. Tapi karena mungkin mereka tidak menjelaskan apa yang ingin dia ketahui dan memberikan pertanyaan lain. Hingga membuat Pika pun tidak fokus arah dan tujuan dari pertanyaan yang telah sampaikan kepadanya hingga membuat kita benar-benar merasa bingung.
__ADS_1
"Hei, selesaikan dulu pertanyaan mu jangan setengah-setengah," kata Pika mencoba untuk memahami retra dan menanyakan kembali apa yang ingin ditanyakan oleh letra pasalnya dia tidak paham sama sekali Apa maksud dari Retra.
"Aku tidak setengah-setengah," jawab Retra yang makin membuat cerita tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi kepada temannya tersebut yang tiba-tiba semakin aneh saja.
Padahal tinggal menjawabnya dengan benar pasti semua itu selesai, tapi ia sepertinya tidak akan menjawab dengan begitu karena terlihat jelas Ada suatu hal yang ia tutupi, tapi entah itu apa.
"Jangab becanda," kata Pika yang sudah terlanjur merasa penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh retra walaupun Retra tidak mau langsung menyampaikannya.
Retra benar-benar membuat Pika merasa pusing kali ini, di samping mereka tidak sinkron dalam menjawab pertanyaan dan juga memberi penjelasan yang benar-benar kurang dipahami oleh Pika.
Di saat Pika memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dengan memberikan pertanyaan kepada Retra. Tapi rata sebenarnya tidak fokus dengan pertanyaan yang sedang disampaikan olehnya, hingga memberikan pertanyaan lain kepada dirinya yang tidak ia ketahui dan kali ini malah retre yang seakan-akan kesal kepadanya.
"Faras sudah menunggu jadi kita harus cepat," kata Retra yang malam mengalihkan pembicaraan.
Disini Pika benar-benar merasa kesal, hingga ia menjewer telinga Retra saking kesalnya dari tadi mereka benar-benar tidak sinkron satu sama lain dan hal itu jelas membuat kita tidak mengerti kenapa Retra menghindari pertanyaannya tersebut.
"Auw sakit, kau ini kenapa?" tanya Retra memangi telinga nya.
Entah kenapa Pika yang saat itu kesal begitu saja menarik telinga Retra, memang telinganya panjang dan menarik untuk bisa ditarik. Hal itu membuat Pika juga kesal, karena pertanyaannya tidak dijawab dengan benar dan malah dia menghindar terus.
__ADS_1
Dengan berkata untuk cepat bertemu dengan Faras, ia juga tahu tujuannya pergi bersama Retra, karena Ia dipanggil oleh Faras dan tidak perlu mengatakannya berulang kali tapi seperti menghindari sesuatu dan tidak ingin menjawab pertanyaan dari Pika.
Hal itu membuat Pika tidak mengerti kenapa Retra, bisa bersikap demikian. Padahal biasanya dia selalu menjawab pertanyaan dengan tegas dan selalu memberikan penjelasan, hingga Pika benar-benar mengerti.
Tapi kali ini mereka dibuatnya tidak mengerti sama sekali dan malah menghindari pertanyaan yang diberikan oleh Pika dan bahkan tidak menjelaskan apa maksud dan tujuan dari pertanyaan yang telah diucapkan tersebut.
Hingga membuat Pika juga tidak bisa memahaminya dan makin membuatnya kesal, karena rasa ingin tahunya juga tidak terjawab sama sekali karena retra juga menghindari pertanyaan yang di lontarkan oleh Pika.
"Jangan alihkan pembicaraan kita," kata Pika Yang benar-benar kesel saat itu berjalan mendahului retra setelah meluapkan semua rasa kesalnya pada retret meninggalkan retra berjalan di belakangnya.
"Aku tidak mengalihkan pembicaraan," yang memang tidak mengalihkan pembicaraan tapi dia juga merasa malu saat harus mengulangi pertanyaannya tersebut dan hal itu ia rasa tidak perlu diulangi lagi karena bukan hal yang penting.
Retra yang hanya ingin memastikan jika apa yang dikatakan Pika itu benar dengan berkata jika Retra benar-benar baik. Hal itu pun ingin dia tanyakan lagi kepada Pika, tapi karena Pika tidak sedang tidak konsentrasi dengan apa yang ditanyakan oleh Retra.
Hingga membuat mereka tidak memahaminya dan bertanya langsung kepada Retra pun tidak bisa menjelaskan apa-apa, karena hal itu juga membuat Ia baru dipuji oleh Pika dan hal itu menjadikan mereka miskomunikasi hingga membuat Pika benar-benar kesal pada.
Kali ini tidak ada yang bisa Retra lakukan selain mengikuti Pika di belakangnya, untuk pergi ke tempat Farah karena memang tujuan mereka adalah bertemu dengan Faras.
"Sebel deh, bikin kesal saja," kata Pika yang benar-benar meninggalkan Retra dan mempercepat jalannya karena tidak mau memperdebat terus dengan retra.
__ADS_1
Tentu saja retra tidak meninggalkan Pika begitu jauh rumah, ia terus mengikuti di belakang Pika dan terus bersama dengan Pika.