
Akhirnya Retra pun menghentikan Pika agar tidak jalan terlalu jauh karena dia mau berlatih, pasalnya jika terlalu jauh dan melewati perbatasan takutnya aku udah sesuatu hal yang akan membahayakan nyawa Pika maka dari itu Retra pun menyuruh Pika untuk berhenti.
"Sebenarnya kau mau ngajak aku ke mana? kita sudah berjalan cukup jauh. Apa kau mau pergi dari tempat lain?" tanya Retra yang mengikuti Pika terlalu jauh.
Sebenarnya Pika juga tidak tahu akan pergi ke mana karena benar-benar merasa ingin keluar dari tempat itu, tapi jelas kembali ke danau dia tidak tahu jalan menuju ke danau, jadi dia asal menuju tempat
"Membawa ke tempat latihan di sini karena aku ingin latihan di sini," jawab Pika yang akhirnya pun mencari tempat latihannya.
Hal itu membuat kereta tidak curiga sama sekali padahal Pika juga tidak terlalu ingin berada di tempat seperti itu tapi karena apa yang dikatakan oleh Faras dengan menggunakan kekuatan sihirnya dia bisa kembali.
Maka dari itu dia pun harus terpaksa mencari batu sihir yang mana ia tidak tahu di mana keberadaannya.
"Baiklah kalau begitu mari kita mulai latihan," kata Retra yang mengambil pemanasan terlebih dahulu.
Hal itu membuat Pika mengikutinya gerakan yang benar-benar membosankan padahal Ia sendiri bisa taekwondo. Walaupun hanya sedikit dan hal itu pun membuat kita benar-benar merasa kesal karena tidak ada kegiatan lain.
"Coba sini kau hadapi aku kalau seperti ini terus aku merasa bosan." Pika saat itu menantang retral itu membuat Retra.
Retra jelas kaget tapi pun mengiyakan apa permintaannua juga ingin mengetahui seberapa hebatnya Pika.
__ADS_1
"Baiklah, ayo kita mulai," kata Retra saat itu menantang pikiran akhirnya perkalian pun terjadi hal itu membuat Pika benar-benar melawan Retra dengan kekuatan yang ia miliki.
Dan dengan apa yang sudah ia lakukan tekad percaya kali ini benar-benar membuat mereka berdua bertarung mengalahkan satu sama lain.
"Kau benar-benar memiliki kekuatan, tapi kena pokok terlihat begitu lemah dan kau tidak bisa berenang sama sekali harusnya orang yang memiliki kekuatan itu bisa berenang dan bisa dengan mudah menghadapi rintangan?"" tanya Retra yang baru sadar juga bisa melawan gerakan-gerakannya dan setidaknya Dia memiliki ilmu dasar kekuatan hal itupun membuat mereka tidak terlalu kesulitan untuk melatihnya.
"Aku hanya bisa sedikit beberapa beladiri, jadi hal itu adalah hal yang sangat mudah jika kau ingin mengajariku kau bisa mengajarinya ke tingkat yang lebih tinggi lagi daripada aku terus berada di tingkat itu yang benar tidak bisa naik sama sekali," kata Pika yang sudah pernah belajar bela diri.
Hal itu membuat rata-rata pun tidak keberatan akan hal itu dan membuat Dia memberikan pelatihan untuk tingkah selanjutnya, yang mana tahu jika kita sudah menguasai dasar-dasar berdiri akan lebih mudah untuk bisa melanjutkan ke tingkat lanjutan.
Di yang mana Hal itu membuat Retra, mulai untuk menunjukkan gerakan-gerakan bela diri yang seterusnya diikuti oleh Pika.
"Ini benar-benar sangat melelahkan memangnya tidak ada lagi bela diri yang lain," kata Pika saat itu pun merasa kesal dan juga lelah dengan apa yang ia lakukan besarnya apa yang dia kerjakan kali ini benar-benar membuat dia tidak mengerti dan tidak bisa juga menolaknya.
Maka dari itu Pika melakukan hal tersebut dengan keadaan yang tidak benar-benar mengikuti apa yang dikatakan oleh Retra saja karena memang semua ini bukan kemauan Pika.
"Aku harus keluar dari sini maka dari itu menggunakan kekuatanku kembali," kata Pika yang mengatakan semuanya kepada Hal itu membuat retra pun mengerti bagaimana dia menyembunyikan kekuatannya dan tidak menunjukkan kepada orang lain.
Hal itu juga membuat mereka tidak menyalahkan kita karena memang dia sudah terbiasa dengan tubuhnya tersebut dan melakukan kegiatan-kegiatan seperti manusia pada umumnya hanya saja dia yang terjebak di dunia pria harus tidak bisa melihat mereka.
__ADS_1
Padahal dia bisa melihat orang-orang yang ada di dunia itu hal itu jelas membuat Retra juga merasa bersedih dengan perbedaan yang ada.
Seperti Pika tidak suka ada di sana, tapi dia ada hal itulah yang membuat Retra benar-benar tak mengerti dengan Pika. Padahal dia pun bisa ditanya tapi ada yang bertanya sama sekali dan hal itu jelas membuat Pika juga merasa sedih dengan apa yang terjadi dan berusaha sebisa mungkin untuk menahan diri walaupun kesal, tapi mau bagaimana lagi kenyataannya memang seperti itu.
Pika yang benar-benar merasa kesal di sana pasalnya dia tidak tahu apapun di sana, Dan tidak bisa pergi kemanapun sihir memang benar-benar membuatnya kebingungan.
Apalagi harus melawan orang-orang yang tidak dia kenal dan dia berusaha sebisa mungkin untuk menjadi yang terbaik dan yang dan bisa membantu Retra saat itu.
Walaupun dia benar-benar tidal bisa melawan Peri dan dia pun bisa menggunakan kekuatannya untuk melindungi dirinya setidaknya dia bisa membebaskan diri dari orang-orang yang tidak mau melakukan apauyn.
Maka dari itu mereka mulai gerakannya dan mulai menggunakan kekuatannya tersebut untuk mengalahkan orang-orang yang ada di depannya kali ini hampir sekarang juga sebagaimana hal ini apa yang dia tujuh mereka berdua dengan menunjukkan kehebatannya tersebut.
"Kalau kau sudah bisa menggunakan ilmu bela dirimu kenapa kau pura-pura tidak tahu dan membuatku mengajari ilmu-ilmu berdiri lagi?" Tanya Retra yang baru mengetahui jika Pika menggunakan kekuatan bela diri dan besar dengan mudah menangis serangan-serangannya hal itu jelas membuat nya dengan apa yang dilakukan oleh yang ada di luar.
"Aku baru belum kemarin aku menggunakan waktu SD, untuk latihan di rumah, hal itu tidak mudah dulu waktu sekolah aku juga berarti seperti itu Jadi bisa dengan mudah untuk menguasai gerakan," kaya Pika bercerita pengalaman belajar beladiri.
Tapi jika Pika salah Retra akan membantunya, hari itu karena peraturan sering diundurkan Berapa kali dan harus dipahami karena hari itulah yang harus dilakukan oleh mereka semua, untuk tidak mengabaikan apa yang harus mereka lakukan.
Hal itu juga membuat Pika benar-benar serius dengan apa yang harus dilakukan dan juga ketika yang masih saja meratapi nasib untuk menarik untuk membuatnya pun bingung mau mengerjakan apa dan jelas membuat Ia pun tidak bisa mengatakan apapun kecuali bisa menyelesaikan semua itu demi keberhasilan masing-masing.
__ADS_1