
Pika yang benar-benar berada dalam situasi yang bingung tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut dan dia benar-benar tidak mengerti apa yang dikatakan oleh orang-orang yang ada di sana Padahal dia tidak tahu apapun.
“Karena itu sudah jadi tradisi. Tinggal di rumah kerabat calon suami," kata seseorang memberitahu ika embalut Pika benar-benar bingung eny menjelaskan apa masalah]nya ia tidak tahu sama sekali jika ada peraturan yang seperti itu padahal ia baru di dunia itu.
Mendengar hal tersebut jelas membuat Pika terkejut, bagaimana bisa ia tidak diberitahu oleh Faras dan Retra yang ada ia malah di larang untuk tidak menyukai Retra, lalu mene yang benar, hal itu benar-benar membuat Kita bingung dan tidak tahu harus menjawab apa, jelas hal itu membuat ia benar-benar mencoba untuk mencari jawaban yang pas
"Waduh, bagaimana aku menjelaskan pada mereka kalau aku dari dimensi lain," batin Pika yang bingung harus menjawab apa
Pika yang kesulitan menjawab pertanyaan mereka membuat ia bingung harus mencari alasan yang tepat. Ia yang diam untuk beberapa saat karena tidak bisa menjawab dan memberikan alasan yang tepat jela membuatnya takut jika ia salah bicara akan membuat yang lain curiga dengan dirinya yang benar-benar buka elf.
“Em, anu itu,” kata Pika yang jelas tidak bisa menjelaskan dengan benar apa yang sebenarnya terjadi.
Apalagi melihat semua orang yang jelas sedang memperhatikan Kita, makin membuatnya tidak tenang kenapa bisa demikian padahal ia tidak berniat sedikitpun untuk membuat mereka bingung, tapi mau bagaimana lagi ia tak punya alasan yang tepat untuk menjawab rasa ingin tahu merek yang benar-benar sudah membuat Kita merasa tidak nyaman.
"Apa yang sedang kalian bicarakan?" tanya Faras yang tiba-tiba datang melihat Pika yang sepertinya kebingungan.
Kedatangan Faras seperti angin segar untuk Pika, seketika semua kebingungan hilang dan ia serahkan sepenuhnya pada Faras, selaku ketua dan juga orang yang mengajaknya untuk tinggal bersama dan kali ini.
__ADS_1
“Begini kami mengira jika akan menikah dengan Rerata, tapi Pia sedniri menolak dan menyangkalnya, padahal ia sudah tinggal di rumah ketua,” kata mereka pada Faras karena memang mereka mengira hal tersebut dan berusaha sebisa mungkin untuk memberikan penjelasan yang benar karena pada ketua Mereka pun mereka tidak boleh asal tebak
“Oh masalah itu aku yang meminta untuk tinggal di rumah aran ia akan melakukan perjalan, untuk mencari batu biru." Faras yang benar-benar menjelaskan hal tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman hingga membuat mereka semakin memiliki prasangka lain dan hal itu jelas membuat ia sendiri merasa tidak enak pada Pika.
“Apa itu tidak bahaya untuk nya?" Tanya seseorang tersebut merasa jika Pika masih belum memiliki kekuatan yang bisa membantu mereka hingga membuat mereka jelas merasa khawatir terhadap keselamatan Pika.
“Tidak ada. Retra bersamanya,” jelas waras yang tahu bagaimana kekuatan retra pasti bisa melindungi Pika.
Maka dari itu dia memberitahukan semua agar orang-orang yang ada di sana tidak merasa khawatir kepada keselamatan Pika yang akan bertugas untuk mencari batu permata biru.
“Kalau begitu tolong bantu kami," kata seseorang membuat kita makin merasa tidak kena pasalnya dia juga masih belajar dan juga belum memiliki kekuatan yang seimbang semua seperti yang dimiliki oleh Faras.
Dasar itu membuat Kita merasa terbebani dan tidak enak hati jika sewaktu-waktu dia gagal dan tidak bisa memberikan yang terbaik untuk mereka Jadi ia berusaha sukses mengenal untuk menunjukkan sikapnya tersebut dan tidak membuat mereka merasa khawatir.
“Merak memiliki harapan besar padamu,” bisik Faras semakin membuat Kita terbebani.
“Aku akan berusaha,” kata Pika yang akhirnya pun tidak ingin membuat mereka semua yang ada di sana merasa khawatir pada dirinya dan berusaha sebisa mungkin untuk menunjukkan keseriusannya.
__ADS_1
“Terima kasih,” kata orang yang ada di sana benar-benar mendukung Pika, Ia pun membuat tikar merasa senang merasa diterima oleh mereka semua.
“Kalau sudah selesai, kapan kalian akan melanjutkan pekerjaan lagi,” kata Faras yang memperingati mereka untuk melanjutkan pekerjaan karena mereka sedang bekerja dan hal itu jelas menghambat pekerjaan yang sedang dilakukan oleh orang-orang yang ada di sana.
Maka dari itu Faras pun memperingati mereka semua Dia pun langsung bekerja saat Saras berkata demikian maka dari itu, Faras pun tidak mengabaikan apapun yang menjadi tujuannya dan setelah memerintahkan hal tersebut para segera kembali dalam melanjutkan pekerjaannya atau kita sudah diterima di sana.
Hal itu membuat ia benar-benar tidak ingin melakukan apapun yang menjadi beban maka dari itu berusaha bersama mungkin untuk membuat mereka merasa tenang dan juga senang dia merasa nyaman agar tidak menjadi hal yang membuatnya merasa benar-benar terbebani maka dari itu para respon tidak memaksakan kehendak Pika.
Akhirnya mereka membubarkan diri dan kembali bekerja sesuai dengan apa yang dikatakan faras, yang jelas merupakan ketua mera dan benar-benar membuat mereka semakin bersemangat lagi untuk bisa menyelesaikan semua.
apalagi dengan adanya Pika, mereka memiliki harapan baru untuk bisa mendapatkan kembali kekuatan asli merek, dan kini sekarang mereka semua jelas mengetahui siapa Chika sebenarnya dan alasan kenapa ia begitu dekat dengan Uretra dan Faras.
Tenyata tebaka mereak salah, yang mengira ada hubungan lain antara Pika dan Retra. Pika sendiri menjadi lebih lega dan bisa senang melanjutkan kegiatan untuk membantu di kebun sesuai dengan apa yang seharusnya ia lakukan bersama mereka.
Setelah satu hari penuh membantu para elf di kebun akhirnya bisa selesai dan Pika bisa lebih lega saat hari uga sudah semakin sore. Jelas ia memutuskan untuk pulang dan kembali ke rumah Faras. Karena setelah memberikan penjelasan Faras langsung pergi.
KArena sebagai ketua kelas ia akan sangat sibuk untuk mengurus amanu hal yang ada di tempat itu, dan Pika yang baru datang pun tidak bisa terus bergantung pada orang lain, yang mana hal itu tidak benar dan membuat Pika semakin tidak bisa mandiri adi ia berusaha keras untuk berlatih dan berbaur.
__ADS_1
Pika yang sedang jalan menuju rumah sendirian, sebenarnya baru kali ini ia pulang sendiri biasanya selalu ada Faras dan Uretra yang meneaminya, tapi seakarang ia sendiri jelas membuat Kita merasa tidak tenang. Dari arah belakang tiba-tiba ada yang memegang pundaknya. Jelas membuat Pikat kacer.
.