
"Kau tidak perlu memanggil ku begitu, panggil seperti biasa," kata Retra yang lebih nyaman dipanggil seperti biasa karena mereka juga biasanya memanggil dengan nama.
"Retra saja sudah cukup kok, dia akan senang pasti," ucap Leon sambil mengambil makanan yang di sajikan untuk orang-orang di sana
"Jangan ambil itu, kau ini. Ini kami masak untuk mereka."
Fira mencoba menghentikan Leon, untuk tidak mengambil makanan tersebut. Karena itu diperuntukkan untuk orang-orang yang ada di sana, banyak orang yang kelaparan yang membutuhkan makanan lebih dari mereka berempat.
Jadi hal itu membuat Fira menghentikan lawan sebelum memakannya, dan hal itu jelas membuat Leon merasa kesal, karena apa yang dilakukan olehnya dilarang oleh Fira.
Hal itu membuat lawan tidak menghentikan aksinya dan tetap saja mengambil makanan itu dan juga memakannya hanya satu dan tidak banyak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh viral karena itu bukan buat mereka.
"Cuman satu kau perhitungan sekali," ucap Leon sambil memakan makanan tersebut karena dia merasa lapar.
Setelah seharian kerja dengan Fira, Ia pun banyak membantu Fira dan berusaha sebisa mungkin agar membuat Fira benar-benar bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Waktu yang diberikan oleh Retra tidaklah cukup banyak.
Hingga membuat mereka harus bisa menyelesaikan tugasnya karena banyak sekali orang-orang yang terjangkit penyakit, hingga membuat mereka tidak bisa melakukan apa-apa dan berusaha sebisa mungkin untuk bisa menyembuhkan mereka dengan alat seadanya.
Walaupun mereka tidak bisa menjamin kesembuhan orang-orang yang ada di sana, tapi setidaknya setelah diberikan obat itupun bereaksi cepat hingga membuat orang-orang pun lebih cepat sembuh.
"Baiknya kalian bantu membagikan makanan ini untuk mereka saja," kata Pika yang menyuruh mereka berdua untuk membantunya membagikan makanan kepada orang-orang yang sudah datang di sana.
Tentunya agar tugas kita lebih cepat selesai dan mereka semua bisa cepat selesai beristirahat, karena hari juga sudah semakin malam. Hal itu membuat Pika juga bergerak cepat agar orang-orang secepatnya mendapatkan bagian makanannya, sesuai dengan apa yang sudah direncanakan oleh Pika.
Karena dia mendapatkan bahan makanan itu tidak terlalu banyak, sehingga membaginya sedikit demi sedikit yang penting mereka semua ke bagian jatah makanan untuk malam hari itu.
"Aku benar lebih cepat lebih baik cepat bagikan makanan ini agar mereka tidak kelaparan," kata Retra lagi menyuruh Fira dan juga Leon untuk secepatnya bergabung dengan mereka untuk membagikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan di sana.
Padahal Fira dan juga relawan baru selesaikan tugas mereka, untuk mengobati orang-orang yang ada di sana dan hal tersebut membuat mereka pun secepatnya bergerak untuk bisa menyelesaikan tugasnya dan dengan makanan tersebut tentunya sangat membantu kesehatan mereka.
Hal itu membuat mereka tidak lagi kelaparan dan berusaha untuk meminimalisir orang-orang yang sakit karena kekurangan gizi makanan.
Dari mereka berempat bergerak cepat, untuk secepatnya mencari bahan makanan dan juga cara pengolahan makanan tersebut, agar bisa dikonsumsi oleh mereka semua dan bisa menanggulangi kelaparan setidaknya mereka tahu bagaimana caranya.
"Tadi kalian hanya bicara dan mau ngobrol sepertinya kalian berdua tidak bekerja," kata Leon yang mulai menyindir Retra dan juga peka mendengar apa yang dikatakan oleh Retra, yang menyuruh mereka berdua yang baru sampai.
__ADS_1
Padahal Leon setelah bekerja seharian tapi mendapatkan perintah tersebut semakin membuatnya kesal dan dia pun menyindir apa yang dilakukan oleh Retra dan juga Pika yang terlihat masih segar dan baik-baik saja.
Tidak ada kegiatan apapun yang dilakukan oleh mereka berdua dan terlihat sangat santai, hingga membuat lemon pun mengatakan hal tersebut karena melihat tugas mereka sepertinya tidak imbang dan terlihat begitu santai tidak seperti dirinya yang begitu kelelahan setelah mengobati banyak orang.
"Enak saja memberikan tujuan palsu Aku bekerja dan sudah menyelesaikan pekerjaanku lebih cepat daripada kamu," kata Retra yang tidak mau mendengar apa yang dikatakan oleh Leon.
Karena dari awal mereka juga bekerja dengan bekerja dan mereka benar-benar mencari sumber air sesuai dengan apa yang menjadi tugas mereka masing-masing.
Mereka juga tidak bersantai-santai dan setelah itu masih bisa mencari bahan makanan dan juga masakan untuk orang-orang yang ada di sana, jelas hal itu membuat cerita menunjukkan jika selama ini ia bekerja dan tidak hanya bersantai-santai di kediaman tersebut Ia juga berusaha sebesar mungkin, untuk bisa membantu warga yang ada di sana sesuai dengan apa yang dikatakan olehnya ingin membantu warga desa bambu agar bisa kembali normal.
"Iya karena pekerjaanmu tidak terlalu sulit coba lihat, aku membantu Fira yang banyak pasien, coba sekali-kali kau berada di sana," kata Leon yang muncul retra untuk mencoba sekali-kali dia berada di bagian dirinya.
Di mana ia membantu Fira yang melakukan pengobatan Dia berjalan ke sana ke sana mari, menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan oleh Fira dan bahkan membantu Fira untuk memberikan obat-obatan kepada orang-orang yang ada di sana bukan hanya satu dua orang.
Tapi puluhan orang yang datang, hal itu jelas membuat mereka kewalahan dan menjadi kelelahan seperti apa yang dirasakan oleh Leon. Maka dari itu pun dia protes dengan apa yang terjadi di hadapannya melihat sama sekali dan bahkan masih bisa masak untuk banyak orang, yang jelas hal itu membuat hewan dan ingin bertukar tempat dia ingin segera secepatnya untuk beristirahat.
"Itu tidak akan baik karena kita memiliki tugas kita masing-masing," kata Retra yang menjelaskan kepada Leon.
Bahwa mereka memiliki tugas masing-masing dan tidak boleh iri satu sama lain. seperti perjanjian pada waktu pertama mereka bertemu bahwa mereka harus menyelesaikan tugas tersebut dalam waktu tiga hari tentunya mereka tidak bisa berlama-lama di desa tersebut.
"Kalau kau masih memiliki tugas Kenapa kok pulang lebih cepat?" tanya Leon yang masih tidak percaya melihat retre yang bisa pulang begitu cepat tidak seperti dunianya yang pulang lebih telat hal itu jelas membuat Leon benar-benar merasa kesal.
Karena merasa dirinya yang memiliki tugas paling berat Padahal mereka berempat sama-sama melakukan perjalanan dan sama-sama melakukan tugas, tapi kenapa tugas yang diberikan berbeda-beda dan malah dia yang terlihat begitu capek dan juga kelelahan melihat Fira juga tidak begitu kelelahan.
Apalagi Retra dan juga Pika yang baik-baik saja dan bahkan bisa memasak untuk orang-orang yang ada di sana, tentunya membuat hewan merasa jika dirinyalah yang melakukan tugas berat sendirian.
"Karena pembangunan tidak bisa dilakukan pada malam hari jadi selagi kita masih siang kita pun pulang dan akan melanjutkannya besok," jelas Retra yang menjelaskan kepada Leon bahwa pembangunan saluran air tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru ataupun tergesa-gesa mereka membutuhkan banyak orang untuk melakukan itu semua.
Agar mereka bisa bekerja sama membangun saluran air tersebut setelah mereka menemukan sumber airnya tentunya untuk membangun saluran air harus ada sumber air terlebih dahulu, jika tidak ada sumber air maka percuma saja mereka membangun saluran air dan hal itulah yang telah dilakukan oleh Retra dengan segala sesuatu yang dia miliki dan juga keterampilannya Ia pun melakukan yang terbaik untuk desa bambu.
"Secepat itukah kalian sudah membuat saluran air?" tanya Leon yang merasa penasaran apakah saya saluran air tersebut sudah selesai dibuat oleh Retra dan juga Pika.
Melihat keduanya yang sudah pulang lebih awal, tentunya ia masih merasa penasaran dan juga merasa iri dengan keduanya yang tidak terlihat lelah sama sekali dan mengira jika keduanya tidak melakukan kerja dengan baik.
Karena keduanya terlihat begitu bersantai dan bahkan bisa melakukan apa yang seharusnya tidak bisa ia lakukan, tapi mereka bisa memasak dan menyiapkan makanan untuk orang banyak yang tentunya jika tugas mereka tidak begitu berat.
__ADS_1
"Tentu saja kami belum membuatnya, karena kami membutuhkan orang-orang lebih banyak, agar bisa lebih cepat untuk menyelesaikan pembuatan saluran air tersebut," kata Retra yang menjelaskan kepada Leon mereka akan membuatnya tapi tidak hari itu karena mereka juga membutuhkan saluran air tersebut.
Tapi mereka juga membutuhkan orang-orang yang banyak untuk bisa menyelesaikan saluran air itu dan tidak bisa sembarangan untuk bisa membuat Leon, harus membutuhkan konsentrasi dan juga membutuhkan tata letak yang tepat agar tidak terjadi kesalahan.
Itupun harus dilakukan bersama-sama dan tidak bisa sembarangan maka dari itu pun mereka harus membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan juga tidak terlalu cepat untuk bisa menyelesaikan permasalahan, maka hal itu membuat mereka harus benar-benar membuat saluran air yang sempurna karena sedikit demi sedikit mereka akan bisa menyelesaikan semua itu dengan baik, daripada tergesa-gesa dan terburu-buru hingga akhirnya tidak baik sama sekali itu sama saja tidak benar
"Aku selalu dengan kalian berdua tidak terlihat bekerja, tapi sudah membereskan banyak hal," kata Leon yang masih terus menyindir keduanya karena keduanya tidak terlihat bekerja sama sekali tapi mereka keduanya terlihat sudah menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.
Hal itu benar-benar di luar dugaan hingga membuat lawan terus protes dengan keduanya walaupun mereka berdua mencoba untuk membuat Leon diam. Tapi Pika dan juga retra tidak bisa melakukan apa-apa karena banyak orang di sana dan hal tersebut membuat keduanya ingin membuat dan benar-benar mengerti apa yang sedang dilakukan olehnya.
Posisi mereka memang sangat berbeda dan tidak semudah itu untuk bisa melakukan apa yang bisa ia lakukan ia berusaha sebisa mungkin untuk belajar dan tidak mengabaikan apapun yang menjadi kesalahannya, maka dari itupun mereka selalu tahu apa yang harus ia lakukan sesuai dengan apa yang menjadi instruksi selanjutnya karena sesuai dengan buku yang ditulis.
Ia pun akan melakukan itu semua demi keamanan teman-temannya tersebut ia berusaha sebesar mengenal untuk menunjukkan kemampuannya tersebut dihadapan mencuri, agar mereka paham siapa dia yang sebenarnya dan tidak sedang main-main berada di desa tersebut dengan keberadaannya itu jelas memang mereka sedang melakukan perjalanan untuk mencari bentuk permata biru dengan Hal itu membuat Pika benar-benar berusaha.
Agar semua orang bisa mengerti apa yang sedang ia lakukan walaupun mereka tidak mengerti sejarahnya bisa memahami jika mereka sedang melakukan perjalanan.
"Kenapa kau sangat berisik dan sangat memprotes semua apa yang aku lakukan. Padahal aku melakukan semua itu dengan benar," kata Retra yang masih terus membela dirinya sendiri dan tidak ingin dianggap tidak melakukan apapun.
Padahal dia sudah dari tadi sudah melakukan pekerjaan dan juga kegiatan yang sudah ia bisa untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di desa bambu.
"Aku hanya tidak percaya saja jika kau sudah menyelesaikan semua dengan waktu sesingkat itu, waktunya sekarang ini juga masih belum terselesaikan olehmu," kata Leon yang saat itu masih terus saja menggoda dan masih terus saja memprotes apa yang dilakukan oleh rata-rata padahal sudah di awal ia sudah bekerja dengan keras dan juga sudah bekerja dengan teliti.
Menanyai semua orang-orang yang terlibat tentunya hal itu juga membutuhkan penyelidikan jika memang, karena apa yang sedang terjadi tidak ada sebabnya sama sekali itu akan bisa dianggap maklum. Tapi karena memang sebelumnya sudah ada yang dilakukan oleh orang-orang tersebut, hingga membuat mereka pun harus melakukan penyelidikan.
"Iya aku tahu kau sangat bekerja keras sehingga membuat semua pekerjaan dengan mudah selesai," kata Leon yang selalu memuji kehebatan retra yang memiliki kecepatan begitu tinggi hingga membuat.
Ia pun lebih cepat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di sana dan berusaha sebesar mungkin, untuk tidak mengabaikan apapun yang menjadi tugas dan kewajibannya selama itu ia berusaha untuk bisa menunjukkan kemampuannya tersebut.
Agar orang lain tahu dan paham jika melakukan sesuatu itu membutuhkan perjuangan dan tidak mudah maka dari itupun mereka selalu saja berusaha untuk bisa sukses dan sebisa mungkin mengantarkan teman-temannya, kepada hal yang menjadi tujuannya selama ini maka dari itu ia tidak pernah meninggalkan teman-temannya walaupun mereka berbeda pendapat.
"kau juga sudah bekerja keras sehingga membuat pekerjaanmu sudah selesai sampai sore ini aku juga benar-benar salut kepada kalian berdua atas kerja kerasnya," kata Retra saat itu Mama minta maaf dan berterima kasih kepada Leon dan juga Fira yang selama ini sudah membantunya.
Tidak terjadi permusuhan begitu lama walaupun mereka sempat berdebat tapi tetap pada akhirnya mereka pun bisa saling berjabat tangan dan bersama-sama, untuk melanjutkan perjalanan yang masih cukup jauh hal itu juga membuat perlengkapan mereka harus cukup dan juga kekuatan yang cukup kehidupan.
Maka dari itupun mereka semua ada di kapal hanya untuk satu agar bisa menarai cita-cita yang membingungkan, walaupun banyak perjuangan yang akan sulit tapi terus dia semua akan menjadi impian
__ADS_1