The Magical Elf

The Magical Elf
Berkumpul Sebelum Berangkat


__ADS_3

Akhirnya Pika sampai di perbatasan bersama sesuai Faras. Melihat tiga orang yang sudah berada di sana. Membuat Pika tersenyum.


"Sebelum aku perkenalkan dia Pika," kata Pika memperkenalkan diri pada Fira.


Karena orang yang paling dekat dengannya adalah Fira maka dia bercabang dengan Fira terlebih dahulu sebelum dengan yang lainnya.


Melihat mereka yang begitu tenang dan juga terlihat baik dari wajahnya. Hal itu membuat kita benar-benar merasa tenang bisa melakukan perjalanan dengan mereka.


Fira dan Leon terlihat seperti orang baik, karena dari wajahnya saja yang begitu kalem dan tidak membuat Pika merasa curiga. karena jelas Hal itu membuat dia malah merasa tenang dan juga senang mendapatkan kawan untuk perjalanan.


Bahkan sebelumnya ia sempat merasa khawatir jika melakukan perjalanan hanya berdua dengan retra dan kali ini Pika pun benar-benar terjadi lebih tenang.


"Halo salam kenal."


Fira dan Leon jawab sapaan Fika bersamaan karena melihat Fika yang begitu sopan hingga membuat keduanya pun senang.


apalagi sebelumnya juga sudah banyak rumor yang beredar tentang Fika, dan hal itu jelas membuat Fira dan juga Leon tahu siapa Pka sebenarnya. Maka dari itu mereka tidak merasa curiga sama sekali dengan Pika dan malah merasa salut keberanian Pika, yang mau mencari batu sihir biru demi bangsa elf yang tidak ia kenal.


"Aku, Fira. Semoga kita bisa bekerjasama." Fira menjabat tangan kita sambil tersenyum dan mereka benar-benar merasa cocok satu sama lain.

__ADS_1


Fira juga tidak menyangka jika yang ada di hadapannya adalah orang yang begitu baik, dengan postur tubuh yang lebih kecil darinya Dan juga dengan tetapan yang begitu bersemangat tak menyangka jika memang orangnya seperti itu maka dari itupun Fira, merasa senang bisa ikut perjalanan mereka apalagi terlihat jika kita begitu menyenangkan hingga membuat selera juga menjadi bersemangat.


Sebelum mereka tidak pernah bertemu sama sekali, dan Baru kali ini bertemu hal itu juga mendadak karena usulan dari ketua yang langsung memanggil keduanya. Dan mereka langsung diberikan tugas perjalanan untuk menemani Retra batu sihir biru.


"Aku Leon, aku sudah tahu banyak tentang kamu dari Retra," kata Leon yang sudah tahu banyak tentang Pika dari cerita orang-orang yang beredar.


Apalagi yang sering berjalan-jalan dan membantu orang di perkebunan, hingga membuat semua orang juga hampir tahu dan paham tentang Fika. maka dari itu Leon juga mendengar cerita tersebut. Ia tidak mendengarkan cerita tentang piket dari retra. Karena selama ini Retra, sibuk di perbatasan untuk melatih anggota baru dan mungkin. Karena Leon juga baru pertama kali bertemu dengan Pika, jadi dia pun tidak mungkin mengatakan hal yang sebenarnya pada piket aku jika pikat tersinggung dia pun Mencari alasan jika dia mendengar semua cerita tentang Pika dari Retra.


"Yang benar saja, kapan aku bercerita padamu?" tanya Retra yang merasa tidak bercerita apapun tentang kita kepada Leon.


Apalagi dia tidak begitu dekat dengan lawan, tapi setidaknya mereka pernah satu pasukan jadi membuat rakyat pun tahu bagaimana sifat Leon. Mengetahui jika Leon yang akan menjadi teman dalam perjalanannya Ia pun tidak menolak sama sekali, keputusan dari kakaknya tersebut.


"Pura-pura saja begitu kenapa," kata Leon yang tidak mau memiliki penilaian buruk di hadapan Pika.


Apalagi mereka baru pertama kali bertemu melihat Pika yang begitu baik dan juga sangat terkenal di kalangan para elf, membuat Leon juga benar-benar merasa senang bisa bersama dengan mereka dan dia pun ingin lebih akrab lagi dengan Pika.


Walaupun mereka baru pertama kali bertemu dia berkata demikian, agar hubungan mereka tidak sanggup dalam perjalanan Nanti, tapi sayang retra mengacaukannya hingga membuat berkata demikian.


"Sudah kalian berdua tidak perlu berdebat, bagaimana dengan persiapan nya?" kata Fanas mengakhiri perdebatan mereka dan menanyakan persiapan untuk perjalanan mereka sudah disiapkan dengan benar atau belum.

__ADS_1


Karena itu adalah perjalanan yang cukup panjang dan banyak sekali rintangan yang akan menghadang mereka Maka dari itu pun mereka berempat harus benar-benar serius dalam perjalanan ini, jika nyawa mereka tidak ingin melayang.


Hal itu pun terciptakan oleh Faras dengan memberikan latihan khusus kepada Pika, mengetahui jika pita belum menguasai semua jurus berbeda dengan Retra, yang sudah terbiasa di perbatasan dan juga Leon yang sudah terbiasa melawan musuh.


Apalagi Fira yang juga sudah terbiasa membuat bahan obat-obatan tersebut pun membuat mereka memiliki tugas masing-masing, dimana Hal itu membuat paras juga memikirkan apa yang harus dilakukan oleh mereka berempat untuk bisa mendapatkan batu permata sihir tersebut.


"Sepertinya sudah siap aku yang akan memimpin perjalanan ini jadi kakak tidak perlu khawatir," kata Retra yang akan memimpin perjalanan tersebut dia juga sudah siap dengan persiapannya saudari awal.


Bahkan dia sebelum keberangkatannya juga sudah jauh-jauh hari akan memprediksi keberangkatan mereka tapi kali ini dia jadi lebih tenang lagi karena mereka berempat.


"Baiklah kau bertanggung jawab dengan sumber keselamatan anggotamu Aku harap kalian kembali dengan selamat," kata Faras menyetujui keberangkatan mereka dan benar-benar memberikan harapan besar pada mereka, agar mereka bisa pulang dengan selamat.


Hal itu juga menjadi harapan barat yang ada di sana dengan keberangkatan itu merupakan awal dari perjalanan Pika yang mana hal itu membuat karya juga mendukung gambarnya untuk saling bekerja sama satu sama lain, dalam perjalanan dan hal itulah yang dibutuhkan untuk bisa saling kompak dan Faras juga berharap keempatnya bisa pulang dengan selamat.


"Baik kak kami berangkat," kata Retra yang menjadi pemimpin regu tersebut dia pun mengumandang semuanya untuk bergegas berangkat bersama dengan dirinya dia yang berada di barisan.


Retra yang depan pohon diikuti oleh Pika dan juga Fira yang ada di urutan kedua yang paling akhir Leon yang ada di belakang sambil mengecek situasi yang ada di belakang, karena hal itu pun membuat mereka benar-benar berjalan bersama untuk bisa sampai ke tujuan yang akan mereka tuju.


Saat salam perpisahan terakhir diucapkan hal itulah yang membuat Pika dan juga yang lainnya berpamitan pada Faras. Akhirnya. mereka pun berangkat untuk melakukan misi rahasia mencari batu permata sihir biru.

__ADS_1


__ADS_2