The Magical Elf

The Magical Elf
Larangan Bangsa Elf


__ADS_3

Faras yang masih berada diluar jelas rasa penasaran dengan keterlambatan mereka berdua hingga membuatnya ingin tahu sendiri dari Retra,  sebenar apa yang membuat mereka berdua terlambat, padahal Retra buka orang yang suka terlambat seperti itu dan hari ini ia terlihat benar-benar berbeda.


“Jelaskan?” tanya Faras yang membuat Retra tahu apa yang sedang dimaksud kakaknya itu dia tahu jika perbuatannya salah, karena ia pulang telat membuat Faras merasa khawatir sekaligus penasaran melihat keduanya yang kompak saling melindungi dengan jawaban yang mereka sampaikan pada Faras.


Jadi jelas hal itu menimbulkan kecurigaan bagi  Faras melihat sikap aneh adiknya, walau Pika pasti akan berkata dengan jujur, tapi beda dengan Retra yang hampir tidak pernah telat dan selalu tepat waktu dan kali ini ia pulang telat.


Melihat gelagat adik yang berbeda jelas membuat Faras tahu ada sesuatu yang terjadi. dia ia merasa penasaran dengan sikap baik Retra yang jarang di tunjukan, dia selalu tepat waktu dan mengikut aura yang ada tapi kali ini berbeda seperti ada sesuatu yang sedang disembunyikan yang jelas membuat Faras Langsung merasa curiga.

__ADS_1


“Aku main dulu ke air terjun,” awab Retra mengatakan yang sebenar jika setelah latihan dia pergi ke air terjun bersama dengan Pika.


“Kau, tak seperti biasanya. Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Faras yang makin curiga ada sesuatu yang sedang Retra tutupi, sebagai seorang kakak tentunya ia hafal sifat an dsikap adiknya yang berubah dan beda dari biasanya.


“Tidak ada, tadinya aku ingin mengantarkan Pika pulang dulu, tapi dia ingin ikut, jadi aku mengajaknya,” jelas Rera yang mengatakan sebenarnya, ia tidak pernah diajarkan untuk berbohong adi walau tahu anaknya pasti akan marah , tetap saja Retra mengatakan yang sebenarnya area itu penting.


“Kau suka padanya?” tanya Faras yang sudah bisa menebak apa yang dilakukan anaknya yang biasanya acuh tak mungkin tiba-tiba langsung perhatian dengan seseorang yang elas hal itu bisa dengan mudah di tebak oleh Faras.

__ADS_1


Retra tak bisa menyangkal hal itu dan hanya bisa menundukan kepala, dia juga tidak bisa melawan kakaknya danau peraturan yang ada di bangsa Elf. Jadi jelas ia tidak bisa menjawab apapun.


“Aku tau resikonya jika kau jatuh cinta pada manusia? sadarlah kau bisa milikinya kau kan tahu dia dari dunia lain, kau tidak boleh egois dan memikirkan keselamatannya juga,” kata Faras menasehati Retra agar tidak terbawa perasaan dan tahu batasannya apalah Pika yang berasal dari bangsa manusia jelas ada larangan tersendiri bagi bangsa Elf untuk tidak menyukai orang yang berbeda golongan dan bahan dari dunia lain.


Faras berharap ika adiknya tidak melakukan kesalahan apapun, apalagi peraturan di bangsa elf sudah begitu jelas, dan semua orang juga sudah memahaminya, jadi Faras tidak ingin sampai adiknya melakukan sesuatu yang menentang peraturan yang ada.


“Iya Kak, aku mengerti aku aku menahan perasaanku dan aku janji aku akan melindunginya dan tidak akan menolaknya,” kata Retra yang tahu dia tidak boleh menyukai Pika walau perasaan tidak bisa dibohongi harus mengubur perasaan suka itu.

__ADS_1


Mendengar hal itu membuat Faras percaya dengan apa yang dikatakan oleh Retra tahu jika adiknya pasti akan menepati janjinya dan tidak akan mengecewakannya. Walau tadi juga sudah jelas Retra melakukan kesalahan, yang membuat Faras menunggu lama mengkhawatirkan keduannya.


__ADS_2