
“Aku hanya berbohong,” kata Fira yang membuat semua kesal, dia bilang melihat sesuatu tapi pada akhirnya ia hanya mau memenuhi semuanya yang sedang santai entah apa tujuannya tapi jelas membuat soalnya juga sudah teralihkan pandangannya tapi Tak melihat apapun.
Fira hanya ingin mencairkan suasana agar mereka semua tidak tegang, maka dari itu pun ia bicara seperti demikian itu karena tidak ingin membuat teman-temannya terus merasa tegang ataupun merasa kesulitan.
Tahu Bagaimana rintangan yang sudah mereka lewati, jelas hal itu menguras energi dan di mana sekarang mereka sedang beristirahat viral pun ingin hanya membuat lelucon saja.
Tak disangka respon mereka benar-benar sangat luar biasa dan langsung penasaran dengan apa yang dilihat oleh Vira, walaupun semua itu hanya sebuah lelucon tapi mereka benar-benar sudah tegang.
“Kau benar-benar sangat keterlaluan,” kata Leon Kesal apa yang dikatakan oleh Vira karena dia jelas menganggapnya serius.
Leon pernah menganggap wirausaha jadi jelas dia tidak tahu jika apa yang dikatakan oleh Fira itu hanya sebuah candaan karena Leon mengira jika Fira benar-benar melihat Semua.
Maka dari itu dia yang sedang beristirahat pun langsung kaget dan melihat sekitarnya tidak ada musuh yang mendekat karena apa yang dilakukan Fira juga sangat lembutnya kaget Setelah dia bilang seperti itu tapi pada kenyataannya tidak ada apa-apa jelas.
Hal itu membuat tidak mengerti kenapa Fira bisa melakukan hal seperti itu padahal seharusnya mereka sedang mengikuti jahat dan tidak perlu berbohong.
Pika yang tadinya sedang beristirahat dan kaget, benar-benar langsung bersiap mengira jika itu adalah musuh.
Apalagi setelah perkalian yang murah tenaga dan emosi maka dari itupun mereka tidak bisa tinggal diam jika terjadi sesuatu kepada temannya, Sama halnya dengan mereka semua juga berpikiran yang sama ingin membuat mereka pun langsung bersiap. Ingin menghadapi musuh tersebut dan langsung menghabisinya. Karena mendengar apa yang dikatakan oleh Fira.
"Aku juga sudah bersiap-siap tadi, karena tak ingin melihat musuh yang sampai menghadang kita lagi," kata Pika Suga merasakan ketegangan yang sama. Ia juga tidak ingin melihat teman-temannya terluka, maka dari itupun saat sila memberikan informasi yang salah dengan luka yang tegar memakai juga ikut tegang. itu hanya sebuah candaan tetap saja apika juga tidak boleh lengah Sama halnya dengan yang lain dia malah mereka tidak ingin kalah.
Cukup sekali mereka menderita kekalahan karena ulah dari Retra, meskipun itu semua sebuah kemenangan. Tapi tetap saja jika ada teman yang terluka itu merupakan kekalahan sebagai seorang teman yang dalam satu perjalanan jelaskan ingin melihat temannya terluka.
Mereka yang datang bersama-sama pun harus pulang bersama, itulah yang sudah menjadi motto persahabatan mereka. Jadi mereka tidak mau mengagendakan jika menyerang sendiri-sendiri, yang mereka inginkan adalah menyerang bersama untuk mendapatkan kemenangan bersama dan bisa kembali dengan harapan sebuah kemenangan.
__ADS_1
Mungkin juga Fira tidak mau melihat teman-temannya begitu tegang, Padahal mereka sudah melewati kedengaran tersebut titik tapi kewaspadaan mereka rupanya tidak menurun sama sekali.
"Iya kau benar, musuh kita banyak," kata Retra yang juga tegang karena ulah Fira, Rendra juga sudah berusia melindungi teman-temannya mengetahui jika teman-temannya juga sudah lelah setelah mengalahkan para musuh titik tak ingin melihat mereka terluka lagi.
Maka tadi juga dia akan melakukan hal yang sama seperti kemarin korbankan dirinya untuk bisa melindungi yang lain tapi ternyata informasi yang dikatakan oleh Fira itu hanya sebuah candaan hingga membuat Retra, pun bisa lebih lega dan juga tenang mereka bisa melanjutkan lagi istirahat karena perjalanannya mereka melewati akan sangat jauh jadi waktu yang mereka gunakan benar-benar sangat berharga.
Mereka bahkan melupakan latihan Fika yang mana selama ini harus seharusnya dia harus tetap berlatih, tapi kondisi tubuh retra yang baru saja pulih tidak memungkinkan kita untuk berlatih. di situlah afika sadar diri dan berusaha untuk menunggu sampai retra benar-benar pulih.
Karena latihan mereka yang kemarin juga membuat jadwal keberangkatan mereka mundur maka dari itupun mereka benar-benar mencari waktu yang tepat dan juga dengan kondisi tubuh yang sehat kritik maka dari itu selama beberapa hari mereka tidak latihan bersama.
"Iya, maka dari itu kau jangan lagi seperti tadi," kata Leon yang mencoba untuk menasehati viral juga hampir kaget karena dia tidak tahu bagaimana jika mereka menghadapi musuh yang baru di saat kondisi kekuatan mereka benar-benar melemah.
Hal itulah yang membuat lawan juga merasa kaget dengan apa yang dikatakan oleh Fira lepas dari tadi dia mencoba untuk menasehati bendera, apalagi Apa yang dilakukan olehnya benar-benar sudah sangat keterlaluan membuat teman-teman yang sedang bergerak.
Padahal mereka butuh istirahat yang namanya nyaman setelah melakukan pertarungan yang benar-benar di luar lebih jauh. Bagaimana mungkin ada monyet sebanyak itu menghadang mereka yang sedang berjalan, walaupun perantara merupakan benda yang sangat luar biasa di mana mereka bisa melewati wilayah itu secara bersama-sama.
Tapi tidak bisa kamu itu benar-benar memiliki kemampuan yang sangat luar biasa kesulitan dan mereka juga tidak bisa sembarangan meninggalkan satu sama lain.
Hingga menunggu yang tertinggal maka dari itulah mereka , saling menghargai waktu yang ada dan berusaha untuk bisa saling melindungi.
itulah yang mereka inginkan sejak awal saling bekerja sama satu sama lain maka dari itupun sesulit apapun rintangan yang mereka hadapi akan terasa sangat mudah. Lawan juga tidak menyalakan Pika yang berada di paling belakang tapi dia malah salut dengan keberanian dan juga kehebatan Pika yang mau berjuang.
“Mau bagaimana lagi muka kalian tegang," kata Vira yang tidak melihat ketegangan dan muka teman-temannya tersebut titik jadi dia memang merencanakan itu semua agar membuat teman-temannya lebih rileks dan tidak terlalu tegang.
Padahal badai sudah berlalu dan mereka bisa beristirahat dengan tenang tak seharusnya mereka merasa tegang setelah melewati banyak hal. dan mereka bisa menikmati istirahat dengan tenang tapi ternyata mereka masih dalam diliputi ketegangan.
__ADS_1
Hingga membuat Fira pun melakukan candaan agar mereka tidak terlalu tegang dan bisa lebih rileks daripada sebelumnya. Tapi sepertinya waktu yang tidak tepat yang mana mereka semua masih mengira jika ada musuh, yang melalui itu juga membuat Fira benar-benar meminta maaf atas kesalahannya tersebut.
Sudah membuat lelucon yang membuat teman-temannya jadi merasa tidak nyaman, yang seharusnya istirahat saat itu menjadi lebih nyaman tapi ternyata kecil tapi teman-temannya pun dengan mudah memaafkan Apa yang dilakukan oleh Fira.
“Sudah kita istirahat dulu, agar semua tegang ini hilang," kata Retra yang tidak ingin melihat teman-temannya begitu tegang dan bisa rileks beberapa saat.
Karena mereka juga akan melanjutkan perjalanan titik tapi karena perjalanan di depan sepertinya masih sangat jauh, jadi Retra memutuskan untuk mencari tempat istirahat di sana
Yang terlihat juga sudah masuk sulaman, walaupun tidak terlihat di titik tengah, tapi setidaknya masih berada di pinggir senaman itu juga sudah merupakan hal yang luar biasa untuk bisa mengambil inisiatif untuk beristirahat.
Karena semakin diteruskan akan semakin sulit ke depannya nanti, maka dari itupun mereka memutuskan untuk beristirahat di sana saja gimana tempat itu benar-benar strategi Solo beristirahat.
"Sebaiknya kita mendirikan tenda di sini," kata Leon yang mendengar di kereta menyuruh untuk beristirahat maka dari itu pun dia langsung mencari tempat untuk mendirikan tenda, tentunya tempat yang bisa dengan mudah didirikan tenda dan juga bisa kuat untuk menahan mereka.
Yang mana mereka juga membutuhkan tempat yang menendang aman apalagi mereka yang baru saja menghadapi hal yang luar bias, itu pun membutuhkan banyak tenaga untuk bisa terkumpulnya tenaga mereka membutuhkan istirahat total.
Agar mereka bisa mengumpulkan kekuatan untuk bisa melanjutkan perjalanan kembali karena perjalanan mereka juga masih sangat jauh, jadi mereka harus tetap waspada untuk tidak terbawa suasana, walaupun mereka sedang istirahat tapi mereka tetap siaga, agar tidak kecolongan.
"Baiklah, kalau kita lebih jauh lagi, aku takut tenaga kita tidak cukup," kata Retra yang menyampaikan alasan kenapa mereka harus istirahat di sana, walaupun sesuai dengan peta tempat istirahat mereka tidak terlalu jauh dari tempat masalah yang mereka hadapi.
Tapi tetap saja tempat itu bisa untuk beristirahat. Hal itu merupakan keputusan yang tepat bagi Retra, karena mereka tidak mungkin bisa melanjutkan perjalanan dalam kondisi yang benar-benar kelelahan. Dimana dia juga mempertimbangkan suasana cuaca dan juga suasana yang benar-benar tidak mendukung, jika melanjutkan perjalanan.
Maka akan sangat sulit untuk mereka dan lebih baik mendirikan tenda untuk beristirahat memberikan kembali kekuatan yang mereka hilangkan, saat melawan para musuh dan sekarang mereka juga harus bersiap untuk mendirikan tenda.
"Benar, aku juga sudah benar-benar lelah setelah petarung melawan banyak monyet," kata lewat yang juga merasa kelelahan selama lawan banyak monyet bahkan ada puluhan monyet yang menghalangi jalan mereka mungkin jika dihitung hingga teliti bisa sampai seribu monyet,
__ADS_1
Hanya saja mereka tidak sempat menghitung sama sekali yang mereka utamakan adalah keselamatan mereka sendiri, jelaskan ini mereka harus lebih tenang lagi menghadapi musuh dan memulihkan tenaga yang sudah habis terkuras untuk menghadapi mereka.
Maka dari itu sekarang mereka saatnya beristirahat dan memulihkan kembali kekuatan sebelum melanjutkan perjalanan lagi. Hal itu pun retra memperidukan tempat istirahat mereka karena memang melihat kondisi teman-temannya yang butuh istirahat.