
Pika juga merasakan suasana yang berbeda, ia yang tetap waspada juga berusaha tenang seperti yang lain, mungkin ini juga perjalanan yang sangat berarti sekaligus pengalam pertama bisa berada di dunia lain, bagai seorang pengembara yang mencari sebuah kebenaran dan berusaha untuk mendapatkannya.
Pika sadar semakin jauh akan semakin berbahaya, apalagi di hutan yang belum pernah diketahui sebelumnya, dulu ia sempat berfikir kalau perjalanannya tidak akan sulit. Tapi sekarang ia menyadari sesuatu jika perjalanan penuh dengan perjuangan. ia benar-benar tidak bisa mengabaikan semua musuh yang menghalanginya dan harus melawannya.
"Iya kau benar, sepertinya kita sudah memasuki hutan dalam," kata Leon dan juga dia tidak ingin ada serangan dari musuh, Maka dari itu dia sebesar mungkin untuk waspada.
Lagi dia mendapatkan tugas untuk menjaga bagian belakang yang membuatnya juga selalu bisa menyelesaikan tugas dengan baik, dia juga tidak ingin teman-temannya merasa kesulitan ataupun terluka lagi maka dari itu pun Leon juga bertanggung jawab dengan apa yang sudah ditugaskan oleh Retra.
Pika juga sadar jika memang suasananya sudah mulai berbeda, semakin terlihat begitu rimbun pepohonan di sana. Apalagi minumnya pencairan materi yang masuk Membuat hutan itu sedikit menyeramkan tapi masih bisa melihat, walaupun kebohongannya begitu tinggi dan rimbun hal itu juga membuat Pika benar-benar memperhatikan sekitar dan terus waspada.
"Sebaiknya kita waspada, karena sepertinya ini tidak aman," kata Retra yang juga merasakan hal yang sama dan tidak ingin teman-temannya terluka titik dia yang berada di barisan paling debat namanya tahu situasi dan kondisi yang ada di depan sana, maka dari itu pun ia menyuruh semua teman-temannya untuk waspada karena mungkin akan ada berhadapan dengan musuh.
Sesuai dengan yang ada di peta jika mereka ada di hutan dalam dan hal itu pasif membuat mereka akan merasa kesulitan karena tidak terbiasa dengan hal tersebut dan hal itu juga membuat Retra pun harus bersiap jika ada musuh mendadak, ia yang berada di barisan paling depan tentunya bertanggung jawab untuk keselamatan teman-temannya.
"Baik, kami selalu siap dan waspada," kata Vira yang juga mempersiapkan untuk menghadapi musuh dia juga merasakan hal yang sama di mana hal itu juga membuat tidak tahu jika ada musuh.
__ADS_1
Mereka tetap harus waspada jika suasananya sudah terlihat tidak menyenangkan musuh akan menyerang. padahal itu membuat mereka harus waspada di mana mereka juga tidak ingin teman-teman yang terluka dan harus melindungi satu sama lain sesuai dengan perjanjian dari awal Mereka ada di sana untuk saling melindungi.
Karena itu mereka semua juga tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh letter sebelumnya, dan kali ini pun mereka juga menginginkan yang terbaik dan berharap jika Retra mampu memimpin pasukan dengan benar. Itulah yang diharapkan oleh teman-temannya Di mana mereka juga ingin saling melindungi satu sama lain.
Apalagi suasananya juga semakin mencekam dan dia pun memahami jika Retra, menyuruh mereka untuk waspada berarti ada sesuatu yang akan mereka hadapi dan hal itu jelas membuat Fira dan juga menyadarinya dan berusaha untuk sebisa mungkin agar bersiap jika suatu waktu ada serangan mendadak.
Karena mereka berada dalam perjalanan dan di luar wilayah mereka sendiri bukan tidak mungkin akan ada serangan mendadak, hingga membuat mereka juga harus pada dan juga bersiap-siap dengan serangan.
"Aku di belakang kalian, juga selalu mengawasi," kata Leon selalu siap berada di belakang mereka untuk menenangkan Pika dan juga Fira yang juga perlu dilindungi.
Karena itu merupakan daerah di luar kendali mereka Jadi mereka pun harus tetap waspada apalagi yang paling depan tentunya menjadi pemimpin pasukan tersebut pun lebih waspada daripada yang lain dia yang berada di tempat Bandung bisa membentuk situasi dan India yang malah terus strategi penyerangan.
Walaupun saat pertama kali mengatur semua itu dia benar-benar mengalami kesulitan tapi hal ini dia tidak ingin mengecewakan teman-temannya dan berusaha untuk adil agar teman-temannya pun bisa saling membantu satu sama lain.
Agar bisa mengatasi masalah yang selama ini diadakan oleh mereka dan mereka pun benar-benar bisa menyelesaikan semua itu dengan baik karena berada di tempat orang asing itu adalah hal yang sangat menyeramkan apalagi sampai membuat mereka pasti akan kesulitan.
__ADS_1
Hal ini mereka menghadapi musuh yang sebenarnya aku mah Jadi tidak boleh lengah sama sekali dan reta juga sudah bersiap Sudah dari tadi dan waspada jika sewaktu-waktu ada akan ada yang datang menyerang. maka dari itu retra pun benar-benar terlihat begitu serius.
"Ah, baru saja pulih sudah dapat yang begini," kata Retra yang berada paling depan sudah berhadapan dengan musuh.
Hal itu membuat mereka semua berhenti, saat segerombolan monyet menghadang mereka, padahal ia tidak tahu jika sudah memasuki kawasan berbahaya akan berhadapan dengan hal-hal yang tidak terduga.
“Kita bersiap, lawan mereka sambil membuka jalan untuk terus maju, jadi kita tidak perlu membunuh semua tujuan kita jalan yang ada di depan jadi kita harus berusaha sampai didepan sana, setelah itu kita bisa lari meninggalkan mereka,” kata Retra membuat semuanya mengerti dan langsung bersiap dengan senjata yang mereka miliki.
Pika langsung bersiap dengan pedang di tangannya, ia juga tidak mau kalah dan berusaha sampai di depan sana, jelas ia juga tidak ingin lagi membuat Retra mengkhawatirkannya. Lagi pula itu hanya sekelompok monyet hutan, tapi melihat dari ekspresi marahnya sepertinya akan sangat berbahaya.
“Kami siap,” mereka semua juga baru siap menghadapi musuh tersebut tahu jika retret juga bersiap untuk mengalahkan nyamuk padahal itupun dengan apa yang disampaikan oleh Retra, membuat mereka pun bersiap-siap sesuai dengan instruksi.
Kali ini mereka puas dengan apa yang disampaikan oleh pemimpin mereka yang tidak mementingkan kepentingannya sendiri tapi bisa menyerangnya bersama-sama itulah yang diinginkan oleh semuanya untuk bisa saling melindungi satu sama lain.
“Baiklah, kita serang bersama, maju.”
__ADS_1
Retra mengomando semua dan mereka berempat maju bersama, suasana kembali mejadi ramai dan mereka terus berusa unutk menang bisa menyerang halangan yang ada di depannya, cukup membuka jalan saja, hal itu terus membuat mereka berusaha sebisa mungkin untuk menang da melawan mereka.