The Magical Elf

The Magical Elf
Mencoba Menjadi Dekat


__ADS_3

Retra arti tenda tidak terlihat Fira dan juga Leon hingga membuatnya pun bertanya kepada perginya kedua orang temannya itu. Padahal biasanya mereka selalu ada bersama.


"Lalu kemana Fira dan Leon?" tanya Retra yang tidak melihat kedua orang temannya itu. Sedangkan Pika ada di sana bersama dengan dirinya.


”Sedang mencari bahan obat," jawab Pika sambil menyipitkan makanan untuk Retra, karena tahu sudah dari kemarin Retra belum makan.


Jadi jelas membuat Pika menyiapkan semua itu, agar Retra cepat pulih, ia tidak ingin melihat Retra sakit, apalagi melihat ia yang seharian terbaring membuat Pika jelas merasa bersedih.


Retra yang memperhatikan itu membuat nya terseyum tipis melihat orang yang ia suka menyiapkan semua, terlihat jelas jika Pika begitu khawatir pada dirinya. Ia tahu jika Pika orang baik yang lembut.


Retra merasa senang memiliki seorang yang perhatian dan baik pada dirinya seperti Pika, latihan selama ini membuat mereka bisa dekat satu sama lain. Tak menyangka perhatian Pika membuat Retra makin menyukainya.


"Dilahat dari manapun, Pika benar-benar baik hati," batin Retra yang masih memperhatikan Pika yang saat itu sedang menyiapkan makan siang untuk Retra yang baru sadarkan diri, setelah tekena racun.


Pika yang sudah menyiapkan makanan pun segera mengatarkanya ke hadapan Retra, agar bisa langsung di makan. Melihat Retra yang lah dan sepertinya menahan rasa sakit, Pika juga membantu nya menata posisi yang nyaman untuk bisa makan.


"Terima kasih," ucap Retra yang senang melihat Pika melakukan itu semua untuk nya.


Pika duduk disampingnya Retra sambil menunggui nya makan, karena tugasnya untuk menjaga Retra dan membantu Retra agar bisa pulih kembali. Sudah banyak hal yang ia lakukan, membuat Pika makin tenang melihat kesembuhan Retra.

__ADS_1


"khawatir dengan Vira dan Leon apa mereka akan baik-baik saja?" tanya retra yang mengkhawatirkan kedua orang temannya tersebut yang sedang pergi mencari bahan obat-obatan titik selain dia berada di tempat lain dan juga di hutan, maka tidak mungkin juga akan ada halangan karena ia juga tidak tahu tempat yang mereka pijak walaupun mereka percaya pada tulisan di peta, tapi tetap saja mereka harus waspada.


"Tentu saja kau tidak perlu khawatir ada Leon yang menjaganya," jawab Pika yang percaya jika Leon bisa menjaga Fira.


Apalagi jelas Leon selama ini selalu waspada meskipun berada di belakang mereka, tapi dia juga memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. hingga tidak perlu membuat retra khawatir dengan Fira karena sudah ada yang menjaganya.


Yang perlu dikhawatirkan sekarang malah retra yang masih belum pulih total, Mereka pun harus menghentikan perjalanannya untuk menunggu sampai retret benar-benar pulih.


"Iya kau benar, lagi pula kita ada di zona aman," kata Retra yang memang benar tidak perlu khawatir karena Leon juga merupakan pasukan prajurit yang hebat.


Leon juga bisa dipercaya, selama ini juga dia melaksanakan tugas dengan benar dan tidak perlu merasa khawatir. Tapi tetap saja membuat Rita juga tidak senang jika ada hal yang menghalang mereka di mana Retra tidak ada, tentunya dia pun khawatir dengan keselamatan teman-temannya.


Pada akhirnya dia sakit dan menjadi beban hingga mereka semua harus menghentikan perjalanan karena ulahnya, tapi Retra tidak menyalahkan idenya atas hal itu karena melihat teman-temannya masih bisa selamat.


"Apa perjalanan kita masih jauh?" tanya Fika yang boleh khawatir dengan perjalanan mereka, mereka belum mencapai apapun dan baru berjalan belum jauh.


Pika rasa saat melawan Raja ular Hal itu benar-benar merupakan sesuatu yang baru baginya, Ia pun merasa jika berjalan itu perlu bahaya. maka dari itu tidak salah jika paras mempersiapkannya lebih dari satu bulan, Ia pun tidak menyalahkan mereka semua yang jelas kita tahu konsekuensi yang akan dihadapi sebelumnya.


Pika pernah menghadapi bahaya satu kali saat melawan peri dan kali ini ia pun harus menghadapi bahaya yang bukan hanya satu kali saja, masih banyak halangan di depan sana hewan yang membuat mereka juga kadang sedikit merasa khawatir.

__ADS_1


"Tentu saja ini baru awal permulaan, masih banyak rintangan yang harus kita hadapi," jawab Retra yang tidak mau berbohong kepada Pika yang mana perjalanan mereka memang masih sangat.


Apalagi dilihat dari peta itu baru beberapa meter saja, Padahal mereka harus benar-benar sampai di tempat tujuan agar bisa mengambil batu permata sihir itu. dan mereka juga belum tahu halangan aptoiring tangan di depan mereka. Karena sebelumnya mereka juga belum pernah melewati jalan itu hanya ada sumber informasi dari peta tersebut dan beberapa buku catatan yang menjadi acuan bagi perjalanan mereka.


"Aku takut kehilanganmu," ucap Pika yang benar-benar merasa bersedih saat melihat retra terbaring sakit.


Pika Bahkan tak bisa kehilangan retra, sebagai orang yang pernah menyelamatkannya dan sebagai orang yang pernah melatihnya. jelas satu itu membuat kedekatan antara keduanya hingga membuat bika juga tidak ingin kehilangan Retra.


Melihat Retra yang sakit juga sudah benar-benar membuat Pika pun merasa khawatir, Iya terus berusaha untuk menjaga retra agar bisa secepatnya sembuh dan saat Retra sembuh jelas itu merupakan sebuah anugerah karena pita sudah berpikir negatif dia takut kehilangan Retra.


Padahal sebelumnya ia belum pernah memiliki perasaan sedemikian itu, dan di dunia nyata pun tidak ada orang yang pernah sedekat Itu dengan Pika.


"Kau ini bicara apa, aku akan baik-baik saja." Retra yang tersenyum dan mengusap rambut pita dengan lembut dia tidak menyangka jika kita Sampai sebegitunya memikirkan diri nya.


Padahal Retra rasa baik-baik saja dan tidak apa-apa setelah melalui mendapatkan perawatan tentunya dia akan sehat kembali ke rumah tapi dia melihat kita yang melewatirkan dirinya membuat Retra makin sayang pada Pika.


"Aku tahu kau kuat. Makanya jangan melakukan hal bodoh lagi untuk melindungi ku," kata Pika lagi yang tahu tindakan retra saat itu semata-mata untuk melindungi mereka semua tanpa memikirkan keselamatannya.


Hal itu jelas membuat bikapan semakin khawatir melihat retra yang saat itu melawan ular itu sendirian, dan sampai terluka demi melindungi teman-temannya. apalagi jika yang sadar saat itu bersikeras ingin membantu dan pada akhirnya dia tidak melakukan apa-apa.

__ADS_1


Apa yang dipikirkan oleh retreh hingga dia mampu melawan ular itu sendirian, meskipun pada akhirnya ia harus terluka, tapi hal itu jelas membuat pita juga merasa tersentuh dengan keberanian yang dimiliki oleh Retra.


__ADS_2