The Magical Elf

The Magical Elf
Rasa Penasaran Pika Yang Belum Terjawab


__ADS_3

Pika makin kesal dengan Retra yang bahkan tidak mau bercerita. Membuat ia benar-benar kesal karena selalu saja hasilnya sama jika meminta retro untuk bercerita.


Padahal dia ingin sekali mendengar cerita tentang bangsa elf dan juga ingin mendapatkan izin agar bisa mengenal para Elf, tapi dia juga tidak memberikan tanggapan tentang hal itu dan yang kedua dia juga ingin mengetahui. Kenapa bangsa Peri bisa berbeda seperti itu dan ingin mengetahui ceritanya juga.


Tapi tetap saja rata-rata tak mau bercerita dan banyak memberikan alasan yang membuat Pika benar-benar merasa kesal dengannya.


"Sudah jangan menyiram ku lagi," kata Retra yang minta tolong pada Pika agar tidak menyiram dia dengan air sadar memang dari tadi dia berusaha untuk menolak siapa yang dikatakan oleh Pika, dan malas untuk menjelaskannya karena di situ ada Faras yang memiliki hak untuk bisa menjelaskan semuanya pada Pika.


Sedangkan dirinya tidak berhak untuk menjelaskan semua itu, dia hanya seorang prajurit dan juga penjaga perbatasan dan bukan pemimpin bangsa elf yang tidak memiliki hak dan kewenangan.


Retra berharap juga agar Pika paham dengan posisinya tersebut, yang tidak bisa sembarangan menceritakan apa yang bukan kewajibannya.


"Karena aku merasa kesal denganmu," kata Pika menghentikan Apa yang sedang ia lakukan dan tidak lagi menyiram Retra dengan air.


Pika asal lebih tenang sekarang setelah melewati hal yang menegangkan tadi, menghilangkan semua rasa penasarannya. Karena jawaban dari retro yang tidak memuaskan. Berusaha menenangkan diri karena rasa kesalnya tersebut dan ia benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa, saat Retra sendiri juga tidak mau bercerita tentang apapun mengenai peri dan juga alasan kenapa mereka bisa sejahat itu.


Meski awalnya Pika sudah mengetahui musuhnya adalah bangsa perih, dan mengetahui dari Farah jika sudah bertahun-tahun lamanya bangsa elf menjadi bulan bulanan bangsa peri.

__ADS_1


Tapi Pika yang baru pertama kali bertemu dengan bangsa peri, kali ini sadar apa yang dilakukan oleh bangsa peri dan perbuatannya tersebut. Hingga dia pun merasa aneh dengan perbedaan bangsa peri, yang tidak sesuai dengan pemikirannya pertama kali.


Hal itu terlihat jelas dari penampilan bangsa peri yang sepertinya ada yang aneh maka dari itu Pika ingin mengetahui sejarah antara bangsa elf dan bangsa peri sebenarnya dia pernah melihat buku sejarah bangsa elf dari Faras.


Tapi karena Pika sendiri tidak bisa membaca buku tersebut dan tidak mengetahui bahasa yang tertulis di sana, hingga membuat Pika pun meminta paras untuk menceritakannya hanya ada beberapa cerita tentang bangsa peri, yang membuat Pika pun akhirnya memutuskan untuk membantu bangsa elf, tapi ternyata dia sadar jika bangsa peri juga ada hal yang sangat aneh dengan penampilannya yang begitu berbeda.


Semua itu ingin dia tanyakan kepada Retra, tapi sayang reta tak mau menjelaskan apapun kepada dirinya, hingga membuat dia pun harus menutup semua rasa penasarannya dan menunggu sampai di rumah Untuk ditanyakan langsung pada Faras.


Apalagi mengetahui jika paras memiliki kekuatan yang begitu hebat bahkan kehebatannya melebihi retra pun membuat Pika benar-benar merasa penasaran akan itu semua diizinkan untuk bisa bertarung dengan Faras mereka juga memiliki cita-cita untuk mengetahui seberapa hebatnya paras.


Karena Farah sendiri tidak terlihat kuat sama sekali dari penampilannya yang begitu anggun dan juga lemah lembut membuat pikapon tidak menyadarinya bahwa kekuatannya begitu hebat hingga dia bisa menjadi ketua bangsa Elf.


"Aku tahu kau kesal denganku. Tapi kan aku sudah menjelaskan kepadamu, bahwa kau bisa bertanya semua itu pada Faras," kata Retra lagi Bukan Tanpa alasan dia menolak untuk menjelaskannya pada Pika, tapi dia tidak memiliki wewenang untuk bisa menjelaskan hal itu semua takut malah akan menjadi sebuah kesalahpahaman.


"Jangan diulangi lagi. Aku sudah mendengar hal itu dua kali dan aku tidak mau mendengarnya lagi," kata Pika yang sadar dan tahu tentang alasan retra tersebut dan tidak ingin mendengar itu lagi karena jelas ia tidak akan mendapatkan penjelasan dari.


Jadi Pika cukup tahu saja bahwa dia harus bertanya pada Faras langsung, daripada menunggu Retra yang tidak mau bicara.

__ADS_1


"Iya, memang kenyataannya demikian mau bagaimana lagi, bukan hak untuk bisa menjelaskannya padamu ku harap kau mengerti," kata Retra yang tahu jika dirinya dan ulahnya membuat Pika marah kepadanya padahal Ia tidak ingin hal itu terjadi tapi dia juga tak memiliki wewenang jadi Retra juga tak dapat berbuat banyak.


"Baiklah aku mengerti dan aku akan menanyakannya pada Faras kau puas," kata Pika yang benar-benar kesal Hal itu membuat kereta pun tersenyum dengan tenang karena dia tidak akan terus menjaganya untuk bercerita.


"Jelas, aku sangat puas karena kau tidak merepotkanku kali ini. Bagaimana kakimu pasti merasa lebih baik kan dana ini memang bagus untuk penyembuhan," kata Retra yang saat itu ingin bercanda dengan Fika dan ingin membuat bika pun tersenyum agar tidak terus kesal seperti itu dan Bahkan dia tidak tersenyum sama sekali.


"Hah benarkah? bukan ini danau pertama kali aku jatuh?" tanya Pika yang mengingat tempat itu pertama kali dia sadar saat tenggelam dan berpindah dimensi.


Ternyata danau itu penuh dengan misteri hingga membuat Pika benar-benar kaget dengan penjelasan dari Retra.


"Iya, kah benar dan air ini sangat mempan jika kau sedang terluka untuk disembuhkan lihat saja rasa lelah pun bisa hilang karena kita bisa jadi lebih tenang air danau ini," kata Retra memberitahukan hal itu pada Pika membuat Pika juga merasakan hal yang sama dengan apa yang dikatakan Retra, dia jadi lebih tenang kali ini dan rasa lelah seakan menghilang rasa sakit di kakinya setelah berlari pun juga menghilang.


"Wah, pantas saja. Lelahku cepat menghilang Padahal tadi benar-benar hampir saja aku kehabisan nafas," kata Pika kagum dengan kehebatan Danau yang baru saja ia ketahui.


"Benarkan Aku tidak bohong kalau begitu ayo kita cepat kembali, karena kita juga tidak bisa berlama-lama di sini kita harus melaporkan kejadian tadi pada Faras," kata Retra ya mengajak Pika Untuk segera menyelesaikan kegiatannya dan kembali ke rumah untuk melaporkan apa yang terjadi tadi.


Karena memang nyawa mereka berdua hampir saja terancam dengan kecerobohan Pika dan juga retra mencurigai ada sesuatu yang sedang dicari oleh bangsa peri.

__ADS_1


"Haruskah?" tanya Pika yang lebih memilih untuk tidak mengatakannya pada Faras Karena itu adalah kecerobohannya.


"Iya, jelas. Karena bangsa Peri sudah mulai berjaga dan terlihat di perbatasan yang berarti ada hal yang sedang mereka cari," jelas Retra yang merasa khawatir mengetahui bangsa peri ada di perbatasan, karena biasanya mereka jarang sekali muncul di perbatasan jika tidak ada tujuan.


__ADS_2