
Faras menatap Pika yang sepertinya mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi, hingga membuat Faras juga merasa Pika hanya tidak percaya diri saja. Padahal ia sudah begitu hebat.
Faras benar-benar mengakui kekuatan yang dimiliki oleh Pika, pasalnya selama ini dia sudah berusaha untuk melatih banyak orang dan Baru kali ini menemukan orang yang benar-benar hebat. Jelas itu membuat varas benar-benar mengagumi kehebatan Pika dan dia berusaha untuk membimbing Pika agar lebih hebat lagi karena banyak hal yang harus ia selesaikan.
"Jangan takut, gunanya latihan kan untuk melawan musuh," kata Faras yang tahu jika Pika memiliki kemampuan yang luar biasa, ia tidak akan kalah melawan musuh titik apalagi gerakannya yang begitu cepat serta latihannya yang benar-benar sudah sampai di tahap tujuh, membuat paras juga mengagumi kehebatan mengingat yang dimiliki oleh Pika dan hal itu jelas membuat paras pun tahu sejauh mana pick up Bisa berlatih dan juga belajar serta bisa mengendalikan jurus yang ia miliki.
"Iya aku hanya khawatir saja," jawab Pika yang masih diliputi rasa khawatir karena ia selama ini belum pernah melawan peri, apalagi melawan orang yang lebih besar daripada dirinya. hal itu jelas membuat Pika benar-benar merasa takut jika kekuatannya tidak sehebat yang dimiliki oleh bangsa perih dan bahkan membuatnya kalah jelas Hal itu membuat Pika pun tidak ingin menjadi budak dan itu pasti akan sangat membuatnya menderita.
Maka jelas Pika selalu merasa khawatir melihat apa yang terjadi dengan para Elf membuat Pika juga belajar banyak hal, tentunya adalah membela diri dan juga dalam melindungi diri sendiri mengetahui kekuatan musuh lebih besar.
Apalagi hari ini Pika yang benar-benar ikut dengan paras pun tahu dan sadar Bagaimana bara Elf berusaha untuk bertahan hidup, dia tidak menyerah sama sekali hal itu juga membuat mereka belajar banyak dari mereka yang mana masih berusaha dan bersusah payah untuk bisa mempertahankan hidup. Walaupun tahu setiap hari pasti ada dalam ancaman bangsa peri yang selalu saja membuat mereka ketakutan.
__ADS_1
"Tenanag semua masalah pasti bisa di atas dengan usaha kau pasti bisa kembali," kata Faras yang benar-benar mencoba untuk menenangkan Pika agar memiliki rasa percaya diri yang tinggi, ia tidak ingin membuat mereka merasa bersedih hati dan dia pun berusaha sebisa makan untuk menunjukkan banyak hal yang harus mereka lakukan.
Terutama latihan dia yang harus banyak latihan untuk bisa menambah kekuatannya tersebut memang iya cepat sekali menyesuaikan diri dengan latihannya, tapi banyak jurus yang masih belum dicontohkan oleh faras untuknya, maka dari itu paras yang baru setengah hari latihan dengan pick up pun masih ingin memberikan banyak jurus raja agar dia biasa benar-benar hebat dan bisa melindungi dirinya.
"Iya, ternyata aku sudah merindu rumah," kata Fika yang benar-benar merasa teringat rumah kembali, pasalnya dia sudah berada terlalu lama di dunia lain. dan itu semua belum dimulai untuk mencari batu tersebut, padahal dengan batu itu dia bisa pulang.
Tapi jika dia belum memulainya sama sekali jelas hal itu menjadi kendala terbesar untuk dirinya dan juga keluarganya ia tidak bisa melakukan apa-apa, yang menjadi beban untuknya, berusaha sebisa mungkin untuk menunjukkan kebaikannya tersebut tidak mengalahkan apapun yang menjadi kesulitannya dan berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik untuk para elf.
karena kadang Pika selalu saja lupa dengan tujuan awalnya, dan membuat dia pun hanya bermain-main di sana Dan tidak melakukan tugasnya. Padahal selama ini Farah selalu saja mengajarkan kepada retra untuk tempat waktu dan tidak mengabaikan waktu, dia tentunya selalu bisa melakukan apa yang disuruh oleh Faras tapi melihat Pika Yang sepertinya tidak pernah mengingat sama sekali apa yang harus dia lakukan Dia yang terus terpengaruh dengan kondisi luar pun membuat pada Pika sering sekali mengingatkan ketika untuk serius dan konsentrasi dengan tujuan awal.
"Ita Kak, aku pasti akan bersemangat," kata Pika yang kali ini benar-benar bersemangat lagi dan juga mengabaikan rasa kesalnya tersebut Walaupun dia belum bisa menemukan batu sihir biru itu tapi setidaknya Dia memiliki keluarga baru yang Bahkan menunggu mendukungnya dan sayang kepadanya.
__ADS_1
"Pertahankan itu, jangan merasa bersedih," kata Faras yang membuat tikar semakin legah lagi berusaha sebisa mungkin menerima kondisi dan keadaannya kali ini, dia pun tidak boleh Banyak mengeluh dan berusaha sebesar mungkin menerima kondisi dan keadaan yang ada di sana.
Mana lagi kalau bukan tempat bangsa elf, di mana dia bisa tinggal di sana Dan juga bisa bercengkrama dengan orang-orang di sana, karena mereka semua terlihat ramah, hanya saja bekal selalu saja disibukkan dengan pekerjaan yang harus ia selesaikan yaitu latihan yang selama ini menjadi tugasnya.
Saat dia ingin membantu para elf yang lainnya pun dilarang oleh paras karena memang bukan bagiannya, bukannya nanti membantu dia malah akan memperlambat maka dari itu. Pika pun tidak berani menentang paras karena dia merupakan ketua para elf, yang mana sangat dihormati di sana dan ketika akhirnya pun menuruti apa yang dikatakan oleh Faras.
"Baiklah, sebelum nya apa tidak orang dari dunia lain, seperti?" hanya Fika karena dia takut jika dia baru orang pertama yang datang ke dunia f dia juga takut tidak bisa kembali lagi ke dunianya maka dari itu ya menanyakan
Hal tersebut kepada paras siapa tahu jika ada orang sebelum dirinya yang datang ke dunia tersebut dan bahkan bisa kembali, hingga membuat Pika juga memiliki harapan besar untuk bisa kembali lagi ke dunianya. Mengetahui kekuatan sihir hebat yang dimiliki oleh elf tentunya Pika berharap, jika dia benar-benar bisa kembali nanti dan tidak terus terpuruk berada di sana banyak hal yang harus ia selesaikan.
Padahal dia yang juga masih kuliah dan belum menyelesaikan tugas akhirnya akan menjadi hambatan besar jika dia sampai tidak kembali dan jelas orang tuanya akan menunggu Pika.
__ADS_1
Bagaimana kabar dirinya di dunia manusia juga membuat kita merasa penasaran selama ini dia tidak bisa melakukan apa-apa handphone pun tidak punya.